Hasil Rekapitulasi KPU Kota Tangerang: Arief-Sachrudin Menang 85,80 Persen Lawan Kotak Kosong

Kompas.com - 04/07/2018, 17:37 WIB
Calon Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah dan Calon Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menghadiri rapat pleno rekapitulasi Pilkada 2018 di kantor KPU Kota Tangerang, pada Rabu (4/7/2018). RIMA WAHYUNINGRUMCalon Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah dan Calon Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menghadiri rapat pleno rekapitulasi Pilkada 2018 di kantor KPU Kota Tangerang, pada Rabu (4/7/2018).

KOTA TANGERANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang mengumumkan hasil rapat pleno rekapitulasi Pilkada Tangerang 2018.

Hasilnya, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Arief Wismansyah-Sachrudin unggul atas kotak kosong

"Data keseluruhan (Arief-Sachrudin) 85,80 persen dan kotak kosong dapat 14.20 persen dari data yang kami peroleh dari (rapat) pleno hari ini," kata Ketua KPU Tangerang Sanusi Pane di Kantor KPU Kota Tangerang, Rabu (4/7/2018). 

Baca juga: KPU Kabupaten Tangerang Umumkan Hasil Rekapitulasi Pilkada Sore Ini

Namun, Sanusi belum bisa menyebutkan hasil tersebut sebagai kemenangan Arief-Sachrudin pada Pilkada Kota Tangerang 2018.

Sebab, pihaknya masih menunggu apakah ada yang melayangkan gugatan hasil ini kepada Mahkamah Konstitusi (MK). 

"Untuk penetapan, kami tunggu hasil MK yang memutuskan apakah ada gugatan atau tidak. Kami tunggu sampai jadwal penetapan itu dilayangkan MK, baru kami akan lakukan penetapan kemenangan," ujarnya.  

Baca juga: Hasil Rekapitulasi Suara KPU, Ganjar-Yasin Menang di Kota Magelang

Ia mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 1 Tahun 2007 tentang Tahapan, Program, Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2018.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Ramadhan 2021, Anies Ingatkan Warga Jakarta Selalu Taat Protokol Kesehatan

Jelang Ramadhan 2021, Anies Ingatkan Warga Jakarta Selalu Taat Protokol Kesehatan

Megapolitan
UPDATE 11 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 235 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 11 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 235 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 untuk Nakes, Lansia dan Pelayan Publik DKI Jakarta Capai 50,9 Persen

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 untuk Nakes, Lansia dan Pelayan Publik DKI Jakarta Capai 50,9 Persen

Megapolitan
UPDATE 11 April: Tambah 1.031 Kasus di Jakarta, 15 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 11 April: Tambah 1.031 Kasus di Jakarta, 15 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Pohon Tumbang di Kebayoran Lama, Dua Rute Transjakarta Dialihkan

Pohon Tumbang di Kebayoran Lama, Dua Rute Transjakarta Dialihkan

Megapolitan
Larangan Mudik, Kepala Terminal Poris: Perusahaan Otobus Lapang Dada

Larangan Mudik, Kepala Terminal Poris: Perusahaan Otobus Lapang Dada

Megapolitan
Panduan Ibadah Ramadhan 2021 di Masjid dengan Protokol Kesehatan

Panduan Ibadah Ramadhan 2021 di Masjid dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Pohon Tumbang di Jalur Rel, Perjalanan KRL dari Tanah Abang Tak Tersedia

Pohon Tumbang di Jalur Rel, Perjalanan KRL dari Tanah Abang Tak Tersedia

Megapolitan
Pohon Tumbang di Jalur Rel Kebayoran Lama, KRL Tak Bisa Melintas

Pohon Tumbang di Jalur Rel Kebayoran Lama, KRL Tak Bisa Melintas

Megapolitan
Kritik Tugu Sepeda, Anggota DPRD: Pemprov DKI Tak Peka Kebutuhan Pesepeda

Kritik Tugu Sepeda, Anggota DPRD: Pemprov DKI Tak Peka Kebutuhan Pesepeda

Megapolitan
Ajaran Lia Eden Disebut Sesat, Mulai dari Halalkan Babi hingga Izinkan Shalat Dua Bahasa

Ajaran Lia Eden Disebut Sesat, Mulai dari Halalkan Babi hingga Izinkan Shalat Dua Bahasa

Megapolitan
Jenazah Lia Eden Akan Dikremasi

Jenazah Lia Eden Akan Dikremasi

Megapolitan
Lia Eden Meninggal Dunia pada Jumat 9 April 2021

Lia Eden Meninggal Dunia pada Jumat 9 April 2021

Megapolitan
Mengenal Lia Eden yang Mengaku Dapat Wahyu dari Malaikat Jibril

Mengenal Lia Eden yang Mengaku Dapat Wahyu dari Malaikat Jibril

Megapolitan
Seorang Karyawan Curi 14 Ponsel Dari Gerai yang Dia Jaga, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta

Seorang Karyawan Curi 14 Ponsel Dari Gerai yang Dia Jaga, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X