4 Wali Kota yang Dilantik Gubernur DKI adalah Putra Betawi

Kompas.com - 05/07/2018, 17:46 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/6/2018). KOMPAS.COM/ JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/6/2018).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sebagian besar wali kota yang baru adalah putra daerah. Mereka merupakan warga yang memang tumbuh besar di Jakarta. 


"Jadi ternyata dari lima wali kota itu, 4 adalah putra Jakarta, putra Betawi. Ini Pak Rustam asli dari Jakarta Barat Kebon Jeruk, Pak Marula itu Selatan, kemudian Pak Bayu dari Klender atau Duren Sawit ya, lalu Pak Anwar itu anak dari Kebon Kacang," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (5/7/2018).

"Jadi ini anak-anak dari Jakarta tumbuh besar di sini dan sekarang menjadi wali kota," tambah dia.

Dia berharap latar belakang itu bisa membuat wali kota yang baru ini memimpin dengan baik. Mereka diharapkan bisa lebih mengerti kondisi masyarakat. Dengan begitu, kata Anies, kehadiran mereka di masyarakat menjadi lebih bermanfaat.

"Dan saya percaya mereka mereka sudah berpengalaman dan bisa memimpin dan bisa menjalankan semua program yang baik," ujar Anies.

Sebelumnya, Anies melantik wali kota dan bupati hari ini. Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Megantara dilantik menjadi wali kota Jakarta Pusat. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Syamsudin Lologau menjadi wali kota Jakarta Utara.

Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad menjadi Bupati Kepulauan Seribu.

Mantan Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi yang pernah mundur pada pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi Wali Kota Jakarta Barat menggantikan Anas Effendi.

Wakil Wali Kota Jakarta Timur Anwar menjadi Wali Kota Jakarta Timur.  

Asisten Deputi Gubernur Bidang Pariwisata DKI Jakarta Marullah Matali diusulkan menjadi Wali Kota Jakarta Selatan menggantikan Tri Kurniadi. 

Anies mengatakan pergantian wali kota ini bukan sekadar masalah kinerja melainkan dalam rangka penyegaran. Dia berharap orang baru ini bisa bekerja lebih baik dan cepat.

"Karena hampir semua generasi baru. Pak Bayu relatif muda, Anwar relatif muda, Marulah juga relatif, Jadi kami berharap wali kota baru ini bergerak cepat," ujar Anies.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemasangan Filter di SDN 07 Cilincing Jadi Contoh bagi Sekolah Lain yang Terpapar Polusi

Pemasangan Filter di SDN 07 Cilincing Jadi Contoh bagi Sekolah Lain yang Terpapar Polusi

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bantu Tebus Ijazah Warga Tak Mampu

Pemprov DKI Akan Bantu Tebus Ijazah Warga Tak Mampu

Megapolitan
Camat Cilincing: Sebagian Pengusaha Arang Akan Pindah ke Kota Lain

Camat Cilincing: Sebagian Pengusaha Arang Akan Pindah ke Kota Lain

Megapolitan
Tidak Ada Pengendara yang Bantu Nenek Dian Saat Gendong Jenazah Cucunya di Cilincing

Tidak Ada Pengendara yang Bantu Nenek Dian Saat Gendong Jenazah Cucunya di Cilincing

Megapolitan
Jalur Sepeda di Kawasan Blok M Jadi Lahan Parkir

Jalur Sepeda di Kawasan Blok M Jadi Lahan Parkir

Megapolitan
Polisi Tangkap 10 Tersangka Penggelapan Mobil Selama 3 Bulan Terakhir

Polisi Tangkap 10 Tersangka Penggelapan Mobil Selama 3 Bulan Terakhir

Megapolitan
Tak Disetujui Kemendagri, DKI Tetap Anggarkan Iuran BPJS untuk Pemulung Bantargebang

Tak Disetujui Kemendagri, DKI Tetap Anggarkan Iuran BPJS untuk Pemulung Bantargebang

Megapolitan
Nenek yang Gendong Jenazah Cucunya di Cilincing Bingung Bayar Pemakaman

Nenek yang Gendong Jenazah Cucunya di Cilincing Bingung Bayar Pemakaman

Megapolitan
Wali Kota Jakarta Utara Sebut Pelaku Indusri Arang di Cilincing Akan Bongkar Sendiri Lapaknya

Wali Kota Jakarta Utara Sebut Pelaku Indusri Arang di Cilincing Akan Bongkar Sendiri Lapaknya

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Pembacokan Yang Dilakukan Geng Motor

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembacokan Yang Dilakukan Geng Motor

Megapolitan
Pelaku Percobaan Pencurian Taksi Online Sudah Beraksi Dua Kali

Pelaku Percobaan Pencurian Taksi Online Sudah Beraksi Dua Kali

Megapolitan
Unjuk Rasa Tolak Pimpinan Baru KPK, Massa Mengaku Dipukuli Polisi

Unjuk Rasa Tolak Pimpinan Baru KPK, Massa Mengaku Dipukuli Polisi

Megapolitan
Anak Tiri yang Bunuh Ayahnya di Bekasi kerap Terlibat Cekcok

Anak Tiri yang Bunuh Ayahnya di Bekasi kerap Terlibat Cekcok

Megapolitan
Cerita Aiptu Wayan Beri Tumpangan Mobil pada Nenek yang Gendong Jenazah Cucu

Cerita Aiptu Wayan Beri Tumpangan Mobil pada Nenek yang Gendong Jenazah Cucu

Megapolitan
Anak yang Bunuh Ayah Tiri di Bekasi Sempat Kabur Sebelum Diringkus

Anak yang Bunuh Ayah Tiri di Bekasi Sempat Kabur Sebelum Diringkus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X