Mantan Wali Kota Jakarta Utara Sebut Banyak PR yang Belum Selesai

Kompas.com - 05/07/2018, 19:15 WIB
Wali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau dan Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (5/7/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DWali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau dan Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (5/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad menyatakan, masih banyak pekerjaan rumah yang belum selesai di Jakarta Utara.

Husein menuturkan, pekerjaan rumah tersebut berasal dari berbagai bidang seperti transportasi, kebersihan, dan penghijauan.

"Wah banyak PR-nya, banyak. Kalau bicara kekurangan, banyak sekali hal yang kurang," kata Husein, di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (5/7/2018).

Baca juga: 4 Wali Kota yang Dilantik Gubernur DKI adalah Putra Betawi

Walau begitu, Husein yakin sosok penggantinya, Syamsuddin Lologau, dapat menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumah tersebut.

Sebab, ia menyebut, Syamsuddin merupakan sosok yang lebih senior dan berpengalaman daripada dirinya.

"Saya pikir nanti apa kekurangan-kekurangan saya selama ini, tentu akan beliau sempurnakan, akan beliau tingkatkan. Apa yang belum, tentu beliau akan lakukan," kata Husein.

Baca juga: Ini Pejabat-pejabat DKI yang Diusulkan Dilantik Menjadi Wali Kota

Siang tadi, Husein mesti meninggalkan jabatan lamanya setelah dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Bupati Kepulauan Seribu.

Ia digantikan oleh Syamsuddin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Millen Cyrus Tak Berkeberatan Ditahan di Sel Pria

Polisi Sebut Millen Cyrus Tak Berkeberatan Ditahan di Sel Pria

Megapolitan
Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua Ingin Diterapkan Setelah Ada Vaksin

Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua Ingin Diterapkan Setelah Ada Vaksin

Megapolitan
Nilai RAPBD DKI 2021 di Tinggkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Nilai RAPBD DKI 2021 di Tinggkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Megapolitan
6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

Megapolitan
Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Megapolitan
Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Megapolitan
Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Megapolitan
Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Megapolitan
Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Megapolitan
3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

Megapolitan
Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Megapolitan
Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Megapolitan
Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X