Sandiaga Klaim Anies Kerja Bagus di Jakarta, sehingga Curi Hati Prabowo

Kompas.com - 07/07/2018, 11:49 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Ketua Bazis DKI Jakarta Zahrul Wildan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/6/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Ketua Bazis DKI Jakarta Zahrul Wildan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tak menampik pasangannya, Gubernur Anies Baswedan santer dibicarakan di kontestasi pilpres 2019.

Ketua Tim Pemenangan Pemilu Gerindra menilai itu wajar saja mengingat kerja Anies yang baik di Jakarta

"Beliau bisa mendapatkan realisasi dari kerja baik untuk menghadirkan solusi-solusi bagi warga Jakarta, itu bisa tepat waktu. Ini mencuri perhatian dan mencuri hati dari para tokoh politik, pemimpin elemen dari parpol termasuk Pak Prabowo," kata Sandiaga di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Sabtu (7/7/2018).

Sandiaga menyebut sederet kerja baik itu yakni penciptaan 40.000 lapangan kerja baru lewat OK OCE, pertumbuhan ekonomi 5,34 persen di atas pertumbuhan nasional, diraihnya predikat wajar tanpa pengecualian, penataan kampung kumuh, stabilisasi harga pangan saat Lebaran, juga pengelolaan SDM.

 

Baca: Waketum Gerindra: Tak Mungkin Anies Baswedan Presiden, Itu Berat...

Menurut Sandiaga, sembilan bulan Anies memimpin di Jakarta, sudah bisa melampaui harapan warga. Lalu bagaimana sikap Sandiaga terhadap melambungnya nama Anies di Pilpres 2019?

"Pak Prabowo tentunya ingin juga yang tebaik bagi Indonesia saya serahkan kepada pimpinan politik. Tapi kalau ditanya sebagai Wagub DKI disuruh milih saya maunya pak Anies tetap di Jakarta. Itu keinginan saya," ujar Sandiaga.

Namun sebagai petugas partai, Sandiaga mengaku Prabowo melirik Anies. Nama Anies bersanding dengan Agus Harimurti Yudhoyono dan Chairul Tanjung. Anies dianggap sebagai tokoh muda yang berhasil merealisasikan janji-janjinya.

"Pak Prabowo ingin memastikan ada representasi kaum muda. Nah itu pak Anies representasi kaum muda, tokoh berprestasi, pemimpin daerah yang sudah mewujudkan merealisasikan janji-janjinya," ujar Sandiaga.

Menurut Sandiaga, Anies saat ini masih berfokus menyelesaikan kerja lima tahun di Jakarta. Ia berharap momentum pilpres tak mengalihkan fokus untuk membangun Jakarta. Ia juga mengatakan Prabowo belum memutuskan Anies sebagai cawapresnya.

"Pak Prabowo pasti tidak akan bisa memutuskan. Yang memutuskan adalah semua mitra koalisinya baik Partai Demokrat, pan, PKS maupun yang lain," ujar Sandiaga.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Megapolitan
Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Megapolitan
Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Megapolitan
Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Megapolitan
Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Megapolitan
Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Megapolitan
Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Megapolitan
Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Megapolitan
Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta untuk Tangani Covid-19

Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Covid-19 Tahap 2 ke 2.800 KK

Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Covid-19 Tahap 2 ke 2.800 KK

Megapolitan
Anies: Minimal 60 Persen Warga Harus Diam di Rumah Agar Wabah Covid-19 Melandai

Anies: Minimal 60 Persen Warga Harus Diam di Rumah Agar Wabah Covid-19 Melandai

Megapolitan
Dua Balita Jadi Pasien Anak Pertama yang Isolasi di RSD Stadion Patriot

Dua Balita Jadi Pasien Anak Pertama yang Isolasi di RSD Stadion Patriot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X