Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/07/2018, 11:05 WIB

Dari target itu, Dinas Kehutanan DKI sudah membebaskan 611,59 hektar lahan hingga akhir 2017. Berarti ada 183,24 hektar yang belum dibebaskan.

Baca juga: Kini, Warga Jakarta Bisa Cek Lahan Makam secara Online

Dari 611,59 hektar lahan makam yang sudah dibebaskan, 60 persen di antaranya atau 365,13 hektar sudah dipakai.

Sementara itu, lahan yang siap pakai seluas 38,3 hektar dan sisanya, 208,16 hektar, belum siap pakai.

Dengan data tersebut, Ricky mengamini ucapan Nirwono. Dia mengakui, lahan makam seluas 38,3 hektar bisa habis pada 2019, mengingat kebutuhan sekitar 100 petak makam setiap harinya.

"Memang kalau ketersediaan seperti itu, bisa bertahan sampai 2019 yang 38,3 hektarnya itu, kalau benar-benar dipakai," kata Ricky, Jumat (29/6/2018).

Baca juga: Warga Keluhkan Patungan Uang untuk Lahan Makam Saat Ramadhan

Ricky mengatakan, lahan yang siap pakai itu rata-rata berada di pinggiran Jakarta, seperti di TPU Pondok Ranggon, TPU Tegal Alur, dan TPU Kampung Kandang.

Namun, kebanyakan warga hanya berminat menguburkan kerabat mereka yang meninggal dunia di TPU yang lokasinya strategis, seperti di TPU Karet Bivak, TPU Menteng Pulo, TPU Pondok Kelapa, dan TPU Utan Kayu.

"Di pinggir-pinggir (Jakarta), Pondok Ranggon, Tegal Alur, itu masih ada lahan-lahan tersedia untuk (jenazah) dikuburkan, tapi kan mereka mikirnya kejauhan," ucap Ricky.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ogah Ditilang di Simpang Plumpang, Pemuda yang Pukul Polantas Sempat Ajak Duel

Ogah Ditilang di Simpang Plumpang, Pemuda yang Pukul Polantas Sempat Ajak Duel

Megapolitan
Bantah Mario Dandy Marahi Satpam Kompleks, Kuasa Hukum: Dia Panik, Bukan Marah

Bantah Mario Dandy Marahi Satpam Kompleks, Kuasa Hukum: Dia Panik, Bukan Marah

Megapolitan
Ibunda Pria yang Tewas Dilindas Tetangga di Cakung Minta Keadilan, Korban Tinggalkan 4 Anak

Ibunda Pria yang Tewas Dilindas Tetangga di Cakung Minta Keadilan, Korban Tinggalkan 4 Anak

Megapolitan
Putranya Tewas Ditabrak Mobil di Cakung, Sang Ibu: 4 Anaknya Masih Kecil...

Putranya Tewas Ditabrak Mobil di Cakung, Sang Ibu: 4 Anaknya Masih Kecil...

Megapolitan
Pemotor Dikejar dan Dilindas Mobil hingga Tewas di Cakung, Keluarga Korban Tak Kenal Pelaku

Pemotor Dikejar dan Dilindas Mobil hingga Tewas di Cakung, Keluarga Korban Tak Kenal Pelaku

Megapolitan
Polisi Tangkap Enam Penjual Perhiasan Emas Palsu di Tangsel

Polisi Tangkap Enam Penjual Perhiasan Emas Palsu di Tangsel

Megapolitan
Belum Terima Laporan dari Jakpro, BP BUMD Tak Bisa Pastikan Untung Rugi Formula E

Belum Terima Laporan dari Jakpro, BP BUMD Tak Bisa Pastikan Untung Rugi Formula E

Megapolitan
Parkir Liar di Margonda Raya, 15 Pengemudi Kendaraan Bermotor Ditilang

Parkir Liar di Margonda Raya, 15 Pengemudi Kendaraan Bermotor Ditilang

Megapolitan
Parkir Liar di Trotoar Margonda Raya, 38 Motor Digembosi dan 5 Mobil Digembok

Parkir Liar di Trotoar Margonda Raya, 38 Motor Digembosi dan 5 Mobil Digembok

Megapolitan
Fakta-fakta Pengendara Motor yang Tewas Usai Dilindas Tetangga: Sempat Kejar-kejaran, Tinggalkan 4 Anak Kecil

Fakta-fakta Pengendara Motor yang Tewas Usai Dilindas Tetangga: Sempat Kejar-kejaran, Tinggalkan 4 Anak Kecil

Megapolitan
Kebakaran di Rawa Badak Utara, Warga: Sempat Ada Ledakan 2 Kali

Kebakaran di Rawa Badak Utara, Warga: Sempat Ada Ledakan 2 Kali

Megapolitan
Keluh dan Syukur Pedagang Kerak Telor di Jakarta Fair 2023: Bayar Sewa Lapak Rp 17 Juta, tapi Tetap Bisa Untung

Keluh dan Syukur Pedagang Kerak Telor di Jakarta Fair 2023: Bayar Sewa Lapak Rp 17 Juta, tapi Tetap Bisa Untung

Megapolitan
Gunungan Sampah di Kali Baru Margonda Depok Telah Diangkut

Gunungan Sampah di Kali Baru Margonda Depok Telah Diangkut

Megapolitan
Ditagih Restitusi Rp 100 Miliar, Pengacara Mario Dandy: Kalau Mau Incar Harta Ayahnya, Bukan Lewat Sini

Ditagih Restitusi Rp 100 Miliar, Pengacara Mario Dandy: Kalau Mau Incar Harta Ayahnya, Bukan Lewat Sini

Megapolitan
Mario Dandy Bantah Marahi Satpam Kompleks usai Aniaya D: Saya Saat Itu Bingung, Yang Mulia

Mario Dandy Bantah Marahi Satpam Kompleks usai Aniaya D: Saya Saat Itu Bingung, Yang Mulia

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com