Kompas.com - 11/07/2018, 10:53 WIB
Mal Pelayanan Publik resmi dibuka di Bekasi, Senin (12/2/2018). Berbagai keperluan pengurusan surat dapat dilakukan di sinj Kompas.com/Setyo AdiMal Pelayanan Publik resmi dibuka di Bekasi, Senin (12/2/2018). Berbagai keperluan pengurusan surat dapat dilakukan di sinj
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bekasi berinovasi dengan meluncurkan aplikasi antrean online untuk warga yang mengurus SKCK atau pelayanan kepolisian.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bekasi Lintong Diantro Putra mengatakan, dibuatnya aplikasi tersebut bertujuan untuk mengurai antrean yang kerap menumpuk di Mal Pelayanan Publik.

"Jadi kalau peluncuran aplikasi antrean online itu sudah sejak 2 minggu yang lalu lah, jadi sudah kita luncurkan aplikasi antrean online sebagai langkah untuk mengurai antrean ya," kata Lintong saat dihubungi Kompas.com, Selasa (10/07/2018).

Ia menambahkan, 4 mesin antrean yang tersedia di MPP dirasa belum cukup maksimal untuk mengurai antrean warga yang mengurus persoalan administrasi kependudukan dan kepolisian.

Baca juga: Pemkot Bogor Siapkan Program Mal Pelayanan Publik

"Kan kita kan di MPP sudah menyiapkan 2 mesin antrean khususnya untuk seluruh pelayanan perizinan namun karena antrean cukup panjang maka kita keluarkan lagi 2 mesin antrean lagi, nah 4 mesin antrean itu mungkin dirasa masih belum maksimal maka kita buat aplikasi antrean online," tambahnya.

Warga yang ingin mencoba aplikasi ini cukup dengan mengunduhnya di Playstore. Lalu mengisi kolom nama, email, serta NIK.

Baca juga: Masih Banyak Warga Belum Mengetahui Cara Mengadu di Mal Pelayanan Publik

"Nanti di-download di Playstore kemudian nanti dicari MPP mal pelayanan publik kota Bekasi. Nanti ada petunjuknya di situ antrean perizinan, masukan nama NIK gitu masukan, dan nanti muncul item-item pelayanan perizinan yang dibutuhkan apa aja. Jadi pelayanan yang ada di MPP itu kita aplikasikan di aplikasi online itu," ucapnya.

Diketahui Mal Pelayanan Publik merupakan Sistem pelayanan satu pintu itu akan melayani berbagai kebutuhan administrasi warga, mulai perpanjangan surat izin mengemudi (SIM), pembayaran pajak kendaraan, tilang, surat izin, hingga surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Aktif Covid-19 di Depok Bertambah 165, Dinkes  Depok: Berasal dari 3 Klaster

Kasus Aktif Covid-19 di Depok Bertambah 165, Dinkes Depok: Berasal dari 3 Klaster

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta: Terbukti Hadirnya Sumur Resapan Bikin Genangan Lebih Cepat Surut

Wagub DKI Jakarta: Terbukti Hadirnya Sumur Resapan Bikin Genangan Lebih Cepat Surut

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Bertambah 122 Kasus Baru Covid-19 di Tangerang, Kini Totalnya 30.330

UPDATE 22 Januari: Bertambah 122 Kasus Baru Covid-19 di Tangerang, Kini Totalnya 30.330

Megapolitan
Wagub DKI Janji Bakal Berjuang Hadapi Lonjakan Kasus Omicron di Ibu Kota

Wagub DKI Janji Bakal Berjuang Hadapi Lonjakan Kasus Omicron di Ibu Kota

Megapolitan
Detik-detik Penumpang Ojol Tewas dalam Kecelakaan di Kebon Jeruk, Motor Serempet Truk Tangki

Detik-detik Penumpang Ojol Tewas dalam Kecelakaan di Kebon Jeruk, Motor Serempet Truk Tangki

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Ada 1.313 Kasus Omicron di Jakarta

UPDATE 22 Januari: Ada 1.313 Kasus Omicron di Jakarta

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Bertambah 201 Kasus Baru Covid-19, Totalnya Kini 32.089

UPDATE 22 Januari: Bertambah 201 Kasus Baru Covid-19, Totalnya Kini 32.089

Megapolitan
Kecelakaan Ojol dengan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Saksi: Helm Utuh, Korban Tewas

Kecelakaan Ojol dengan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Saksi: Helm Utuh, Korban Tewas

Megapolitan
Laka Lantas Libatkan Motor dan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Seorang Penumpang Ojol Tewas

Laka Lantas Libatkan Motor dan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Seorang Penumpang Ojol Tewas

Megapolitan
2 Pemuda Penabrak Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya di Tanjung Priok Kedapatan Bawa Sabu

2 Pemuda Penabrak Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya di Tanjung Priok Kedapatan Bawa Sabu

Megapolitan
Beratnya Jadi Pejalan Kaki di Jakarta, Kota yang Tidak Dirancang untuk Manusia

Beratnya Jadi Pejalan Kaki di Jakarta, Kota yang Tidak Dirancang untuk Manusia

Megapolitan
Pertahakan Motor dari Rampasan Begal, Seorang Remaja di Tapos Dibacok

Pertahakan Motor dari Rampasan Begal, Seorang Remaja di Tapos Dibacok

Megapolitan
Banjir di Tegal Alur Surut, Tinggal Permukiman di Bantaran Kali Semongol Masih Tergenang

Banjir di Tegal Alur Surut, Tinggal Permukiman di Bantaran Kali Semongol Masih Tergenang

Megapolitan
Mulanya Hendak Diberhentikan, 2 Remaja Justru Tabrak Anggota Patroli Presisi Polda Metro di Tanjung Priok

Mulanya Hendak Diberhentikan, 2 Remaja Justru Tabrak Anggota Patroli Presisi Polda Metro di Tanjung Priok

Megapolitan
Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Akui Tak Sanggup Lagi Gali Lubang Tutup Lubang

Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Akui Tak Sanggup Lagi Gali Lubang Tutup Lubang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.