Ditjen Pas: Ahok Belum Ajukan Pembebasan Bersyarat - Kompas.com

Ditjen Pas: Ahok Belum Ajukan Pembebasan Bersyarat

Kompas.com - 11/07/2018, 19:13 WIB
Terdakwa kasus dugaan penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengikuti sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (9/5/2017). Majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana 2 tahun penjara. Basuki Tjahaja Purnama dan kuasa hukumnya menyatakan banding. POOL/KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKRISTIANTO PURNOMO Terdakwa kasus dugaan penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengikuti sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (9/5/2017). Majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana 2 tahun penjara. Basuki Tjahaja Purnama dan kuasa hukumnya menyatakan banding. POOL/KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Adek Kusmanto mengatakan, pihaknya belum menerima pengajuan bebas bersyarat untuk mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok).

"Sampai saat ini, Lapas 1 Cipinang belum mengusulkan pembebasan bersyarat Pak Ahok baik secara online maupun manual ke Ditjen PAS," ujar Adek ketika dihubungi, Rabu (11/7/2018).

Baca juga: Keluarga Sebut Kembalinya Ahok ke Politik Tergantung Masyarakat

Menurut dia, berdasarkan prosedur, pihak Ahok bisa mengusulkan pembebasan bersyarat asalkan telah menjalani dua per tiga masa pidana.

Ahok divonis hukuman 2 tahun penjara dalam kasus penodaan agama. Dia menjalani hukumannya sejak 9 Mei 2017 dan mendapatkan remisi 15 hari pada Natal 2017.

"Iya bisa diusulkan. Dengan syarat telah menjalani dua pertiga masa pidana dan berkelakuan baik," ujar Adek.


Close Ads X