Rustam Effendi: Kata Kepala Kejaksaan, Jakbar Ini Juara Masalah Narkoba - Kompas.com

Rustam Effendi: Kata Kepala Kejaksaan, Jakbar Ini Juara Masalah Narkoba

Kompas.com - 11/07/2018, 20:09 WIB
Rustam Effendi dilantik menjadi wali kota Jakarta Barat menggantikan  Anas Effendi, Kamis (5/7/2018).KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA Rustam Effendi dilantik menjadi wali kota Jakarta Barat menggantikan Anas Effendi, Kamis (5/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi mengatakan bahwa Pemkot Jakarta Barat siap memerangi kriminalitas dan narkoba.

Menurut dia, saat ini Jakarta Barat menempati urutan teratas perkara kriminalitas narkoba dibandingkan wilayah Jakarta lainnya.

"Kata kepala kejaksaan, Jakarta Barat ini juara masalah narkoba. Jadi, sudah dua hari ini saya melakukan ekspose perkara narkoba. Saya ingin memberikan pesan kepada masyarakat baik pelaku maupun masyarakat umum bahwa Jakarta Barat siap memerangi persoalan narkoba," ucap Rustam Effendi di Gedung Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Rabu (11/7/2018).

Pada Selasa (10/7/2018) kemarin, Rustam Effendi mendatangi Polres Metro Jakarta Barat untuk melakukan operasi penindakan perkara narkoba.

Baca juga: Kejari Jakarta Barat Musnahkan 7 Kg Narkoba

Sementara itu, pada hari ini, ia menghadiri acara pemusnahan enam kilogram lebih narkoba jenis ganja, heroin, kokain dari 1.029 perkara dan barang bukti kriminalitas umum lainnya di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

"Sinyal ini kita berikan kepada pelaku untuk tidak main-main di Jakarta Barat. Kita berharap ke depannya angka kriminalitas terhadap narkoba di Jakarta Barat akan menurun," ujar Rustam.

Ia juga mengimbau warga agar bahu membahu menekan peredaran narkoba.

Menurut dia, pencegahan narkoba bisa dilakukan dari hal kecil, seperti menyampaikan khotbah Jumat mengenai bahaya narkoba.

"Bagi agama lain, saya juga mengharap setiap ceramahnya disisipkan bahaya menggunakan narkoba," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Patris Yusrian Jaya bahwa jajarannya siap melakukan tindakan terpadu untuk mencegah peredaran narkoba.

"Kita harus mulai tindakan terpadu dari pencegahan, penindakan, dan rehabilitasi. Hampir setiap hari kita menangkap pengedar dan bandar narkoba. Sebanyak 90 persen dari pengguna narkoba dituntut dengan tuntutan tinggi di atas 4 tahun penjara, bahkan kita sudah menuntut mati 3 orang di tahun 2018," ujar Patris.


Terkini Lainnya

Soal Penghentian Truk Sampah, Kadishub Kota Bekasi Akan Evaluasi Kerja Sama dengan DKI

Soal Penghentian Truk Sampah, Kadishub Kota Bekasi Akan Evaluasi Kerja Sama dengan DKI

Megapolitan
Hak Tahanan dan Napi Dinilai Masih Diabaikan

Hak Tahanan dan Napi Dinilai Masih Diabaikan

Nasional
Aceh Utara Diterjang Banjir 2 Meter, 1.000 Orang Mengungsi

Aceh Utara Diterjang Banjir 2 Meter, 1.000 Orang Mengungsi

Regional
Alur Penembakan Massal di Crimea Mirip Teror Columbine pada 1999

Alur Penembakan Massal di Crimea Mirip Teror Columbine pada 1999

Internasional
Relawan #SGPsoloraya Targetkan 40 Persen Suara untuk Prabowo-Sandiaga di Solo

Relawan #SGPsoloraya Targetkan 40 Persen Suara untuk Prabowo-Sandiaga di Solo

Regional
Curi Motor Vespa Tetangga, Feri Ditembak Polisi

Curi Motor Vespa Tetangga, Feri Ditembak Polisi

Regional
Teguran Keras Presiden Jokowi untuk BPJS Kesehatan...

Teguran Keras Presiden Jokowi untuk BPJS Kesehatan...

Nasional
Tidak Ada Algojo, 81 Terpidana Mati di Zimbabwe Belum Dieksekusi

Tidak Ada Algojo, 81 Terpidana Mati di Zimbabwe Belum Dieksekusi

Internasional
Beredar Pesan Gempa Magnitudo 8,2 di Jateng Kamis Ini, BMKG Pastikan Hoaks

Beredar Pesan Gempa Magnitudo 8,2 di Jateng Kamis Ini, BMKG Pastikan Hoaks

Regional
Kasus Gubernur Aceh, KPK Kembali Panggil Mantan Model Steffy Burase

Kasus Gubernur Aceh, KPK Kembali Panggil Mantan Model Steffy Burase

Nasional
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Keributan di Depan Diskotek Bandara Kebon Jeruk

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Keributan di Depan Diskotek Bandara Kebon Jeruk

Megapolitan
Kisah Anak 9 Tahun Korban Penculikan: Jalan Kaki dari Bandung ke Sumedang, Tidur di Kuburan

Kisah Anak 9 Tahun Korban Penculikan: Jalan Kaki dari Bandung ke Sumedang, Tidur di Kuburan

Regional
Bantuan untuk Korban Gempat NTB Siap Dicairkan lewat 472 Pokmas

Bantuan untuk Korban Gempat NTB Siap Dicairkan lewat 472 Pokmas

Nasional
Benci Sekolah dan Guru, Begini Sosok Pelajar Rusia yang Menembak Brutal

Benci Sekolah dan Guru, Begini Sosok Pelajar Rusia yang Menembak Brutal

Internasional
Kasus Meikarta, KPK Geledah Rumah CEO Lippo Group James Riady

Kasus Meikarta, KPK Geledah Rumah CEO Lippo Group James Riady

Nasional
Close Ads X