Soal Cawapres Prabowo, Sandiaga Bilang Enggak Mau "Kayak Toko Sebelah" - Kompas.com

Soal Cawapres Prabowo, Sandiaga Bilang Enggak Mau "Kayak Toko Sebelah"

Kompas.com - 11/07/2018, 22:13 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Jalan Salemba Tengah Raya, Jakarta Pusat, Kamis (31/5/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Jalan Salemba Tengah Raya, Jakarta Pusat, Kamis (31/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Pemenangan Pemilu Partai Gerindra Sandiaga Uno mengatakan pihaknya dan partai koalisi masih membahas kandidat nama calon wakil presiden (cawapres) untuk Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Ia memastikan Gerindra terbuka dengan nama cawapres untuk memunculkan keterbukaan kepada masyarakat.

"Saya enggak mau media berspekulasi, saya sampaikan nama-nama tersebut ada di kantong Pak Prabowo. Kami enggak mau kayak toko sebelah ada (nama cawapres), tetapi enggak mau diumumin," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018).

Baca juga: Gerindra Pertimbangkan Salim Segaf dan Aher Jadi Cawapres Prabowo

Ia mengatakan, nama-nama yang tengah dibahas untuk menjadi cawapres Prabowo antara lain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, mantan Menko Perekonomian Chairul Tanjung serta sembilan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Kami nothing to hide, kami transparan," ujarnya. 

Presiden Joko Widodo sebelumnya meminta publik bersabar menanti pengumuman siapa yang akan dijadikan calon wakil presiden pendampingnya pada Pilpres 2019.

Baca juga: Jokowi: Mbok Sabaaarrr....

Menurut Jokowi, saat ini ada lima nama kandidat calon wakil presiden yang masuk pertimbangan.

Lima nama itu merupakan pengerucutan dari 10 nama yang sebelumnya masuk pertimbangan. Ia menolak menyebut kelima nama tersebut.

"Masih dalam proses penggodokan. Yang namanya digodok, ya pasti nunggu biar matang. Kalau lagi digodok belum matang, kemudian dikeluarkan, itu namanya menjadi setengah matang. Biar matang dulu. Kalau sudah matang, kami sampaikan pada saat yang tepat," ujar Jokowi. 


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X