Sandiaga: PKS Mitra Sejati, Sahabat Sehidup Semati Bersama Gerindra... - Kompas.com

Sandiaga: PKS Mitra Sejati, Sahabat Sehidup Semati Bersama Gerindra...

Kompas.com - 12/07/2018, 06:46 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meninjau proyek di MRT dan trotoar di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat pada Minggu (8/7/2018).RIMA WAHYUNINGRUM Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meninjau proyek di MRT dan trotoar di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat pada Minggu (8/7/2018).


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menggambarkan bagaimana partainya punya hubungan sangat dekat dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Hal ini untuk menjawab ancaman PKS yang ingin pecah kongsi jika posisi cawapres tidak dipegang PKS.

"Kami melihat bahwa PKS mitra sejati, sekutu, malah dibilang sahabat sehidup semati bersama Gerindra. Kala yang lain meninggalkan Gerindra, PKS setia bersama Gerindra sebagai penyimbang oposisi pemerintah," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (11/7/2018).

Sandiaga mengatakan bahwa dalam dunia politik, semua berlangsung sangat cair dan dinamis. Tidak ada "ngotot-ngototan" dalam dunia politik. Dia pun yakin PKS juga akan bersikap seperti itu.

"Dari diskusi saya terakhir dengan PKS dan PAN juga sangat dinamis dan tidak ada yang pokok. Ya semua masih dipertimbangkan," ujar Sandiaga.

Anggota Majelis Syuro PKS, Tifatul Sembiring, menyatakan, partainya lebih memilih pecah kongsi dengan Partai Gerindra jika kadernya tak ada yang dipilih menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto.

Ia mengatakan, saat ini memang banyak partai yang menghendaki kadernya menjadi cawapres pendamping Ketua Umum Gerindra itu.

Di antaranya ialah PAN yang menyodorkan Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Demokrat yang mengusulkan Agus Harimurti Yudhoyono.

"Itu enggak bisa ditawar. Cawapres harus dari PKS. Kami enggak mau jadi penggembira saja dalam pilpres ini. Kalau kami disuruh dukung-dukung saja, mungkin enggak? Mungkin kami lebih baik jalan masing-masing saja," kata Tifatul.


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X