Ledakan di Ruko Grand Wijaya Cukup Kuat, Begini Kronologinya - Kompas.com

Ledakan di Ruko Grand Wijaya Cukup Kuat, Begini Kronologinya

Kompas.com - 12/07/2018, 15:35 WIB
Petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) atau pasukan oranye dan petugas Dinas Lingkungan Hidup membersihkan pecahan-pecahan kaca di lokasi ledakan Ruko Grand Wijaya Center, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) atau pasukan oranye dan petugas Dinas Lingkungan Hidup membersihkan pecahan-pecahan kaca di lokasi ledakan Ruko Grand Wijaya Center, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar menyampaikan, ledakan yang terjadi di Ruko Grand Wijaya Center, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018), cukup kuat.

Ledakan itu mulanya berasal dari tabung gas 12 kilogram yang bocor di lantai 1 ruko konsultan properti.

"Untuk informasi awal sudah cukup jelas bahwa memang disebabkan  tabung gas 12 kilogram yang berwarna biru mengalami kebocoran," ujar Indra di lokasi ledakan.

Baca juga: 11 Ruko di Grand Wijaya Rusak akibat Ledakan, Paling Parah di Sumber Ledakan

Indra menyampaikan, kebocoran itu diperkirakan terjadi pada Rabu (11/7/2018) malam. Karena berada di ruangan tertutup, gas itu terkonsentrasi di ruangan tersebut.

Ledakan kemudian terjadi karena ada percikan api kecil dari saklar di ruangan tersebut.

"Analisa awal ya memang gas terakumulasi karena tempat tertutup, karena sudah cukup lama, dipicu dikit langsung ledakan bisa kuat," kata Indra.

Menurut Indra, tabung gas 12 kilogram itu tetap utuh, atau tidak pecah.

Baca juga: Ledakan di Ruko Grand Wijaya Kebayoran, Polisi Periksa Penjaga Ruko hingga PKL

Akibat ledakan tersebut, 11 ruko mengalami kerusakan. Kerusakan paling parah terjadi di ruko yang jadi sumber ledakan.

Dua orang mengalami luka-luka akibat terkena pecahan kaca.


Terkini Lainnya

Hasto: Kampanye Presiden Harus Diisi dengan Hal Positif

Hasto: Kampanye Presiden Harus Diisi dengan Hal Positif

Regional
Oleh-oleh Spesial dari Mbah Jokowi untuk Jan Ethes dan Sedah Mirah...

Oleh-oleh Spesial dari Mbah Jokowi untuk Jan Ethes dan Sedah Mirah...

Nasional
Komentar Djarot soal Film 'A Man Called Ahok'

Komentar Djarot soal Film "A Man Called Ahok"

Regional
5 BERITA POPULER NUSANTARA: Berlari Saat Hamil 8 Bulan hingga 'Baju Kerja' Kang Emil Laris Manis

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Berlari Saat Hamil 8 Bulan hingga "Baju Kerja" Kang Emil Laris Manis

Regional
Berita Populer: Pewaris Takhta Spanyol hingga Zimbabwe Setelah Mugabe

Berita Populer: Pewaris Takhta Spanyol hingga Zimbabwe Setelah Mugabe

Internasional
Saat Istri Keluar Rumah, Kakek Ini Cabuli Bocah 13 Tahun Tetangganya

Saat Istri Keluar Rumah, Kakek Ini Cabuli Bocah 13 Tahun Tetangganya

Regional
Viral, Penumpang Wanita Kejar Pesawat hingga ke Landasan Pacu karena Ketinggalan

Viral, Penumpang Wanita Kejar Pesawat hingga ke Landasan Pacu karena Ketinggalan

Regional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Nasional
Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Nasional
Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Regional
'Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia'

"Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia"

Nasional
Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Nasional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Nasional
Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Internasional
Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Regional

Close Ads X