Polisi Tembak Mati Seorang Pelaku Curanmor Di Tangerang - Kompas.com

Polisi Tembak Mati Seorang Pelaku Curanmor Di Tangerang

Kompas.com - 12/07/2018, 16:47 WIB
ILUSTRASISHUTTERSTOCK ILUSTRASI

TANGERANG, KOMPAS.com - Pihak kepolisian menembak mati seorang pelaku pencurian sepeda motor berinisial E (18), yang kerap melakukan aksinya di wilayah Tangerang.

Polisi juga mengamankan rekan E, Y (17) dan seorang penadah berinisial O (29).

"Awalnya kami amankan saudara E dan Y, dalam pengembangan kami amankan saudara O yang merupakan penadah. E dan Y ini pemetik (pencuri) motor," ujar Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan, melalui keterangannya, Kamis (12/7/2018).

Herry mengatakan, E terpaksa ditembak karena pelaku melakukan perlawanan saat diminta untuk menunjukan lokasi keberadaan satu orang rekannya yang kini masih buron berinisial AR.

Baca juga: Polisi Tembak Mati Pimpinan Geng Kriminal Bad Boys di Jakarta Utara

 

Perlawanan tersebut dianggap membahayakan sehingga petugas memutuskan untuk melumpuhkan E. Saat dibawa ke rumah sakit, kondisi E kritis sehingga akhirnya tidak tertolong.

Harry mengatakan, para pelaku merupakan penjahat jalanan yang melakukan aksinya dengan mengancam menggunakan senjata api. Para pelaku memilih korban yang berkendara sendirian di lokasi yang telah mereka tentukan.

"Para pelaku tidak segan melukai korbannya dengan senjata api. Korbannya juga variatif, tidak melihat siapa korbannya, mau itu perempuan atau laki-laki," ujar Harry.

Baca juga: Polisi Tembak Mati Anggota Tenda Oranye yang Jambret Pedagang Lumpia

Dia menyebut, para pelaku merupakan jaringan asal Lampung yang kerap beroperasi di wilayah Neglasari, Benteng Kota dan Jatiuwung, Tangerang. Dari tangan pelaku O, polisi menyita sembilan sepeda motor dan tujuh STNK asli.

STNK tersebut didapat pelaku karena korban meletakannya di dalam jok motor atau dikaitkan bersamaan dengan kunci motor yang dicuri.


Terkini Lainnya

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Berlari Saat Hamil 8 Bulan hingga 'Baju Kerja' Kang Emil Laris Manis

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Berlari Saat Hamil 8 Bulan hingga "Baju Kerja" Kang Emil Laris Manis

Regional
Berita Populer: Pewaris Takhta Spanyol hingga Zimbabwe Setelah Mugabe

Berita Populer: Pewaris Takhta Spanyol hingga Zimbabwe Setelah Mugabe

Internasional
Saat Istri Keluar Rumah, Kakek Ini Cabuli Bocah 13 Tahun Tetangganya

Saat Istri Keluar Rumah, Kakek Ini Cabuli Bocah 13 Tahun Tetangganya

Regional
Viral, Penumpang Wanita Kejar Pesawat hingga ke Landasan Pacu karena Ketinggalan

Viral, Penumpang Wanita Kejar Pesawat hingga ke Landasan Pacu karena Ketinggalan

Regional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Nasional
Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Nasional
Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Regional
'Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia'

"Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia"

Nasional
Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Nasional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Nasional
Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Internasional
Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Regional
KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

Nasional
Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Regional
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Regional

Close Ads X