Harga Telur Capai Rp 30.000, Sandiaga Pastikan Program Pangan Murah Tak Terganggu

Kompas.com - 12/07/2018, 20:43 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Kamis (12/7/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Kamis (12/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan, kenaikan harga telur di pasaran tak mempengaruhi suplai telur bersubsidi melalui program pangan murah.

"Untuk program pangan murah tidak terganggu dengan kenaikan ini," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Berdasarkan data mengenai harga telur yang dirilis Pemprov DKI Jakarta melalui situs infopangan.jakarta.go.id, harga telur tertinggi ada pada 9 Juli dan 10 Juli 2018. 

Pada tanggal itu, di Pasar Glodok harganya mencapai Rp 30.000. Sementara itu, pada hari ini harga telur di Jakarta rata-rata Rp 27.860.

Harga tertinggi ada di Pasar Tebet, yakni mencapai Rp 30.000, sedangkan terendah di Pasar Pondok Labu seharga Rp 22.000.

Baca juga: Harga Telur di Depok Tembus Rp 30.000 Per Kilogram

Menurut Sandiaga, meroketnya harga telur ayam disebabkan naiknya dolar Amerika Serikat.

"Ada komponen dollar di telur ayam itu maupun daging ras ayam itu akhirnya mengakibatkan harganya meningkat," kata dia.

Sandiaga mengatakan, dollar AS yang hampir mencapai Rp 15.000 menimbulkan inflasi ke berbagai sektor, termasuk ke komoditas pangan yang seharusnya tak perlu terjadi.

Padahal, kata Sandiaga, pasokan telur cukup sehingga seharusnya harganya tidak melonjak. Sandiaga pun berharap, harga telur kembali turun.


Terkini Lainnya

Rusia: Pengiriman Pasukan ke Venezuela Kesepakatan sejak 2001

Rusia: Pengiriman Pasukan ke Venezuela Kesepakatan sejak 2001

Internasional
Cara Mengakses Stasiun MRT Terdekat dari Bekasi, Depok, dan Tangerang

Cara Mengakses Stasiun MRT Terdekat dari Bekasi, Depok, dan Tangerang

Megapolitan
6 Fakta Kampanye Prabowo di Bali dan NTB, Tegur Pendukungnya yang Hina Jokowi hingga Target Menang 90 Persen

6 Fakta Kampanye Prabowo di Bali dan NTB, Tegur Pendukungnya yang Hina Jokowi hingga Target Menang 90 Persen

Regional
40 Kiai di Banten Disebut Pindah Haluan Dukung Jokowi Sejak 2018

40 Kiai di Banten Disebut Pindah Haluan Dukung Jokowi Sejak 2018

Regional
Viral, Paus Fransiskus Menghindari Cincin di Tangannya Dicium

Viral, Paus Fransiskus Menghindari Cincin di Tangannya Dicium

Internasional
5 Fakta Kampanye Jokowi di Dumai dan Aceh, Jalan Kaki 1 Kilometer hingga Tunjukkan Plester di Tangan

5 Fakta Kampanye Jokowi di Dumai dan Aceh, Jalan Kaki 1 Kilometer hingga Tunjukkan Plester di Tangan

Regional
Amsterdam Segera Larang Tur Wisata ke Red Light District

Amsterdam Segera Larang Tur Wisata ke Red Light District

Internasional
Hari Keempat Kampanye Rapat Umum, Sandiaga Kunjungi Papua Barat

Hari Keempat Kampanye Rapat Umum, Sandiaga Kunjungi Papua Barat

Nasional
[POPULER NUSANTARA] Putra Wali Kota Risma Diperiksa di Polda Jatim | Belum Dilantik, Gubernur Maluku Tetap Dukung Jokowi Ma'ruf

[POPULER NUSANTARA] Putra Wali Kota Risma Diperiksa di Polda Jatim | Belum Dilantik, Gubernur Maluku Tetap Dukung Jokowi Ma'ruf

Regional
Pembunuhan Sadis Calon Pendeta di OKI, Pelaku Pakai Topeng hingga Murid Korban Selamat setelah Dikira Tewas

Pembunuhan Sadis Calon Pendeta di OKI, Pelaku Pakai Topeng hingga Murid Korban Selamat setelah Dikira Tewas

Regional
Kritik Prabowo soal Indonesia Timur dan Respons Kubu Jokowi

Kritik Prabowo soal Indonesia Timur dan Respons Kubu Jokowi

Nasional
Venezuela Mati Lampu, Maduro Salahkan 'Teroris'

Venezuela Mati Lampu, Maduro Salahkan "Teroris"

Internasional
Boeing 737 MAX Milik Southwest Airlines Mendarat Darurat di Orlando

Boeing 737 MAX Milik Southwest Airlines Mendarat Darurat di Orlando

Internasional
Lawan Korupsi, Parpol Bisa Apa?

Lawan Korupsi, Parpol Bisa Apa?

Nasional
Wagub Sumut: Ekspor Jangan Hanya Menguntungkan Eksportir

Wagub Sumut: Ekspor Jangan Hanya Menguntungkan Eksportir

Regional

Close Ads X