Kisruh PPDB Online Tangsel, Nama Siswa dengan Nilai USBN Tinggi Mendadak Hilang

Kompas.com - 14/07/2018, 19:54 WIB
Suasana verifikasi berkas pendaftaran PPDB Online di SMAN 1 Ungaran, Senin (13/6/2016) siang. KOMPAS.com/Syahrul MunirSuasana verifikasi berkas pendaftaran PPDB Online di SMAN 1 Ungaran, Senin (13/6/2016) siang.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten hingga kini berlangsung kisruh.

Para orangtua murid merasa heran karena pengumuman hasil seleksi PPDB online yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tangsel menunjukan sejumlah siswa dengan nilai USBN tinggi mendadak tergeser oleh siswa dengan nilai USBN yang lebih rendah.

Salah seorang orang tua murid, Lenny, mengaku kaget dengan hasil yang dikeluarkan oleh Disdikbud Tangsel.

Baca juga: Diumumkan Lulus di Situs PPDB Online, Siswa Ini Ditolak Saat Daftar Ulang di Sekolah

Anaknya yang memiliki nilai USBN 287,5 dan sempat berada di urutan pertama, namanya mendadak hilang dan digantikan oleh nama siswa lain.

"Anak saya nemnya 287,5. Saat daftar pendaftar udah keluar di pengumuman sementara online itu anak saya di urutan pertama. Tiba tiba hari Kamis sudah enggak ada daftar nama anak saya," ujar Lenny saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (14/7/2018).

Lenny sempat berpikir bahwa tidak tercantum nama anaknya karena sistem yang sedang error.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Fraksi PKB DPRD Jabar: Pelaksanaan PPDB Harus Dievaluasi Total

Pasalnya, saat melakukam pendaftaran, sistem sempat error. Namun, setelah data terakhir dikeluarkan, nama anaknya tetap tidak tercantum.

"Saya pikir mungkin error sistemnya. Sampe hari ke 3 baru normal. Eh, ternyata pas kemarin hari Jumat pagi saya lihat hasil pengumuman terakhirnya dan saya juga cek ke papan pengumuman sekolah, nama anak saya engga ada," lanjutnya.

Tak hanya Lenny, orang tua lainnya, Saptono Tarigan, mengalami kejadian yang serupa.

Baca juga: Ridwan Kamil Bakal Telusuri Penggunaan SKTM Palsu dalam PPDB

Putri Saptono, Laudry Lameila Tarigan, yang memiliki nilai USBN 264,4 malah tergeser saat pengumuman hasil seleksi akhir PPDB dengan pilihan SMP Negeri 8 Tangsel. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

Megapolitan
Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Megapolitan
DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Megapolitan
KRL Anjlok Dievakuasi, Pengendara Sudah Dapat Lewati Pelintasan Sebidang di Ciputat

KRL Anjlok Dievakuasi, Pengendara Sudah Dapat Lewati Pelintasan Sebidang di Ciputat

Megapolitan
Kadishub Depok Akui Banyak Pengemudi Mobil Belum Tahu Penerapan Ganjil Genap di Margonda

Kadishub Depok Akui Banyak Pengemudi Mobil Belum Tahu Penerapan Ganjil Genap di Margonda

Megapolitan
4 dari 10 Gerbong KRL yang Anjlok di Pelintasan Ciputat Ditarik Kereta Penolong

4 dari 10 Gerbong KRL yang Anjlok di Pelintasan Ciputat Ditarik Kereta Penolong

Megapolitan
Ada 29 Sumur Resapan Ditutup Aspal di Lebak Bulus, Semuanya Akan Dilubangi

Ada 29 Sumur Resapan Ditutup Aspal di Lebak Bulus, Semuanya Akan Dilubangi

Megapolitan
KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, KAI: Itu Kereta Cadangan, Tak Layani Penumpang

KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, KAI: Itu Kereta Cadangan, Tak Layani Penumpang

Megapolitan
Tinjau Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus yang Diaspal, Sekda DKI Tak Beri Keterangan Apa Pun ke Wartawan

Tinjau Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus yang Diaspal, Sekda DKI Tak Beri Keterangan Apa Pun ke Wartawan

Megapolitan
KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, Jadwal Perjalanan Kereta Rute Serpong-Tanah Abang Terlambat

KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, Jadwal Perjalanan Kereta Rute Serpong-Tanah Abang Terlambat

Megapolitan
Bima Arya: Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Hidupkan Kembali Warisan Pusaka dan Budaya

Bima Arya: Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Hidupkan Kembali Warisan Pusaka dan Budaya

Megapolitan
Dishub Depok Klaim Arus Lalu Lintas di Hari Kedua Ganjil Genap Lebih Lancar meski Masih Macet

Dishub Depok Klaim Arus Lalu Lintas di Hari Kedua Ganjil Genap Lebih Lancar meski Masih Macet

Megapolitan
KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, Tak Ada Penumpang di Dalam Kereta

KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, Tak Ada Penumpang di Dalam Kereta

Megapolitan
Seluruh Kegiatan Menwa UPN Veteran Jakarta Dihentikan Buntut Mahasiswi Meninggal Saat Pembaretan

Seluruh Kegiatan Menwa UPN Veteran Jakarta Dihentikan Buntut Mahasiswi Meninggal Saat Pembaretan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.