Kompas.com - 17/07/2018, 20:53 WIB
Jalan layang Jalan Pesanggrahan, Kembangan, Jakarta Barat menjadi lokasi pelemparan batu yang dilakukan MR (40) terhadap pengguna jalan tol Jorr pada Senin (16/7/2018). KOMPAS.com/ RIMA WAHYUNINGRUMJalan layang Jalan Pesanggrahan, Kembangan, Jakarta Barat menjadi lokasi pelemparan batu yang dilakukan MR (40) terhadap pengguna jalan tol Jorr pada Senin (16/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus pelemparan batu menimpa mobil Toyota Fortuner berpelat nomor B 274 TJ di kilometer 4 Tol Jakarta-Tangerang, Senin (16/7/2018).

Peristiwa bermula saat mobil yang disopiri Jumingan itu melintasi tol tersebut Senin sekitar pukul 10.20 WIB. 

Mobil masuk ke tol itu melalui Gerbang Tol Puri Indah dengan tujuan Perumahan Sunrise Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Saat melaju di tol itu di dekat kolong jalan layang Pesanggrahan, Kembangan, Jakarta Barat, tiba-tiba terdengar bunyi keras dan kaca mobil mengalami keretakan. Mobil terkena hantaman batu.

Baca juga: Pelaku Pelemparan Batu di Tol Kembangan Diduga Punya Gangguan Jiwa

"Diketahui kerusakan yang dialami mobil korban terdapat di bagian wiper kaca depan bekas pecahan batu marmer," kata Kapolsek Kembangan Kompol Supriadi, di Mapolsek Kembangan, Selasa (17/7/2018). 

Jumingan yang baru selesai menjemput anak majikannya di Sekolah Taman Kanak-kanak di Apartemen Puri Gardenia itu langsung mengecek kondisi anak majikannya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Anak majikannya tidak mengalami luka, kemudian korban melanjutkan perjalanan pulang ke rumah dan membuat laporan ke Polsek Kembangan," kata Supriadi. 

Mendapat laporan tersebut, polisi melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi. Pelaku yang belakangan diketahui berinisial MR (40), akhirnya dapat ditangkap. 

"Berdasarkan keterangan saksi itu lah kami melakukan pencarian dan berhasil menemukan pelaku di sekitar kolong flyover Pesanggrahan," kata dia. 

Polisi mengamankan empat buah barang bukti berupa tiga batu pecahan seukuran kepal tangan orang dewasa dan sebilah pisau dapur. Barang-barang tersebut disimpan di sebuah karung yang diketahui kerap dibawa MR sehari-hari.

Baca juga: Hampir Sebulan, Pelaku Pelemparan Batu di Tol Cikampek Belum Terungkap 

Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku diketahui telah tiga kali melakukan pelemparan batu ke arah jalan tol. Namun, hasil pemeriksaan menunjukan pelaku mengalami gangguan jiwa.

Pelaku rencananya akan diperiksa di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. 

Dari kejadian ini, pelaku dikenakan Pasal 2 (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Jo 406 KUHP tentang dugaan membawa, menyimpan, dan memiliki senjata tajam serta pengerusakan terhadap barang. Pelaku terancam pidana paling lama 10 tahun penjara. 



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Heboh Kabar Pasien Covid-19 di Depok Gelar Hajatan Saat Isolasi Mandiri

Duduk Perkara Heboh Kabar Pasien Covid-19 di Depok Gelar Hajatan Saat Isolasi Mandiri

Megapolitan
Sepertiga Pasien Covid-19 di Depok Warga Sukmajaya, Cimanggis, dan Tapos

Sepertiga Pasien Covid-19 di Depok Warga Sukmajaya, Cimanggis, dan Tapos

Megapolitan
Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Kini 1.911 Orang

Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Kini 1.911 Orang

Megapolitan
Sebagian Jabodetabek Diprakirakan Hujan Ringan Hari Ini

Sebagian Jabodetabek Diprakirakan Hujan Ringan Hari Ini

Megapolitan
Damkar Tebet Evakuasi Jenazah di Sungai Ciliwung

Damkar Tebet Evakuasi Jenazah di Sungai Ciliwung

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Fraksi PSI Minta Pemprov DKI Larang Anak Masuk Tempat Umum

Kasus Covid-19 Melonjak, Fraksi PSI Minta Pemprov DKI Larang Anak Masuk Tempat Umum

Megapolitan
Polisi Upayakan Mediasi pada Kasus Roy Suryo dan Lucky Alamsyah

Polisi Upayakan Mediasi pada Kasus Roy Suryo dan Lucky Alamsyah

Megapolitan
Sentra Vaksinasi Covid-19 Smesco Naikkan Target Peserta Jadi 5.000 Orang Per Hari

Sentra Vaksinasi Covid-19 Smesco Naikkan Target Peserta Jadi 5.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Ibu Korban Penembakan di Taman Sari Berharap Pelaku Ditangkap dan Dipenjara

Ibu Korban Penembakan di Taman Sari Berharap Pelaku Ditangkap dan Dipenjara

Megapolitan
Anggaran Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi Rp 175 M, Sisanya Tinggal Rp 16 Miliar

Anggaran Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi Rp 175 M, Sisanya Tinggal Rp 16 Miliar

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Pemuda di Taman Sari

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Pemuda di Taman Sari

Megapolitan
Ratusan Polisi Tidur Tak Sesuai Aturan di Jakbar Akan Dibongkar jika Tak Diperbaiki

Ratusan Polisi Tidur Tak Sesuai Aturan di Jakbar Akan Dibongkar jika Tak Diperbaiki

Megapolitan
120 Orang Ikut Tes Swab Antigen di Stasiun KRL, 6 Reaktif Covid-19

120 Orang Ikut Tes Swab Antigen di Stasiun KRL, 6 Reaktif Covid-19

Megapolitan
25 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Jombang Tangsel Hari Ini, Terbanyak Selama Pandemi

25 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Jombang Tangsel Hari Ini, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Pasien Covid-19 Makin Banyak, Epidemiolog Sarankan Pemda Buka Selter Isolasi

Pasien Covid-19 Makin Banyak, Epidemiolog Sarankan Pemda Buka Selter Isolasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X