Mantan Atlet Dayung Ini Kini Menjadi Kurir Go-Send agar Bisa Jadi YouTuber

Kompas.com - 19/07/2018, 10:28 WIB
Setelah tak  lagi menjadi atlet dayung, Haamim Rizaldhi menggeluti profesi sebagai seorang YouTuber. Namun, untuk membeli seluruh peralatan nge-YouTube, Haamim menjalai profesi sebagai kurir di salah satu perusahaan ojek online. Foto diambil Selasa (18/7/2018). KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBASetelah tak lagi menjadi atlet dayung, Haamim Rizaldhi menggeluti profesi sebagai seorang YouTuber. Namun, untuk membeli seluruh peralatan nge-YouTube, Haamim menjalai profesi sebagai kurir di salah satu perusahaan ojek online. Foto diambil Selasa (18/7/2018).

Haamim mendapat medali emas pada kanoing jarak 1.000 meter, dan mendapat perunggu pada jarak 500 meter. Prestasi itu membuat Haamim kian percaya diri untuk mengikuti kompetisi-kompetisi selanjutnya.

Saat mengikuti perlombaan dragoon boat di Padang, Sumatera Barat, Haamim dan atlet dayung yang mewakili DKI Jakarta membawa pulang medali perunggu setelah mengalahkan sejumlah peserta yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Namun, pernah juga Haamim tidak mempersembahkan satupun medali saat mengikuti kompetisi.

Pada 2015, Haamim bersama seorang rekannya yang masih SMP diikutsertakan dalam kejuaraan dayung Pekan Olahraga Pelajar Nasional di Jawa Barat. Namun, Haamim dan rekannya gagal membawa pulang medali.

Sebelum perlombaan, pelatih Haamim menyampaikan bahwa siapapun yang tidak mendapat medali akan dikeluarkan dari pelatihan. Dengan sangat terpaksa Haamim keluar dari tempat pelatihan.

Tawaran menjadi atlet dayung sempat disampaikan oleh salah satu tim asal Jawa Barat. Namun, karena syarat administrasi tidak terpenuhi Haamim tak bisa melanjutkan profesi yang dicita-citakannya itu.

Haamim mengatakan saat itu merupakan masa sulit baginya. Ia merasa kecewa dan sedih atas keputusan pelatihannya.

Ibu Haamim, Hertin Mina mengatakan, saat itu Haamim sangat terpukul. Hertin dan suaminya sempat meminta penjelasan terkait dikeluarkannya Haamim dari pelatihan. Setelah mendapat penjelasan, orangtua Haamim mau tidak mau mengikuti aturan yang ada.

Hertin terus menyemangati Haamim agar tetap melanjutkan sekolah dan mencari minat lain yang Haamim suka.

"Waktu itu dia down banget, nangis. Tapi kami kan sebagai orangtua terus menguatkan biar anak ini enggak sedih terus," ujar Hertin.

Jadi kurir agar bisa jadi Youtuber

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Polisi Gadungan Peras Pemuda di Bintaro, Selipkan Bubuk Tawas Dianggap Sabu

5 Polisi Gadungan Peras Pemuda di Bintaro, Selipkan Bubuk Tawas Dianggap Sabu

Megapolitan
Taufik Dukung Penerapan New Normal Jakarta dengan Pengawasan Ketat

Taufik Dukung Penerapan New Normal Jakarta dengan Pengawasan Ketat

Megapolitan
Mobil Suzuki Swift Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim, Sopir Selamat

Mobil Suzuki Swift Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim, Sopir Selamat

Megapolitan
Calon Penumpang Harus Punya SIKM untuk Beli Tiket Kereta Api dari dan Menuju Gambir

Calon Penumpang Harus Punya SIKM untuk Beli Tiket Kereta Api dari dan Menuju Gambir

Megapolitan
Pemkot Jaksel Bangun 14 Pos untuk Periksa SIKM, Ini Daftar Lokasinya

Pemkot Jaksel Bangun 14 Pos untuk Periksa SIKM, Ini Daftar Lokasinya

Megapolitan
Menuju New Normal, Pemkot Bekasi Siapkan Aturan buat Masyarakat dan Pelaku Usaha

Menuju New Normal, Pemkot Bekasi Siapkan Aturan buat Masyarakat dan Pelaku Usaha

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Dukung New Normal, tapi Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Dukung New Normal, tapi Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Aturan Baru, Syarat Keluar Masuk Depok seperti Jakarta

Aturan Baru, Syarat Keluar Masuk Depok seperti Jakarta

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim

Penyebab Mobil Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim

Megapolitan
3 Penumpang KA Tanpa SIKM Tak Lanjutkan Isolasi di Gelanggang Remaja Gambir

3 Penumpang KA Tanpa SIKM Tak Lanjutkan Isolasi di Gelanggang Remaja Gambir

Megapolitan
Tiba di Bandara Soetta Tanpa SIKM, Siap-siap Biayai Karantina Sendiri

Tiba di Bandara Soetta Tanpa SIKM, Siap-siap Biayai Karantina Sendiri

Megapolitan
TPA Rawa Kucing Kebakaran Sepanjang 20 Meter

TPA Rawa Kucing Kebakaran Sepanjang 20 Meter

Megapolitan
Satu Penumpang KA Luar Biasa Tanpa SIKM Dipulangkan ke Yogyakarta

Satu Penumpang KA Luar Biasa Tanpa SIKM Dipulangkan ke Yogyakarta

Megapolitan
Tips Pencegahan Covid-19 bagi Warga Usai Pergi ke Luar Rumah

Tips Pencegahan Covid-19 bagi Warga Usai Pergi ke Luar Rumah

Megapolitan
BPOM Beri Panduan Menjaga Keamanan Pangan di Restoran

BPOM Beri Panduan Menjaga Keamanan Pangan di Restoran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X