LKPJ 2017 Belum Ditandatangani, Sandiaga Takut Program-program Tertunda

Kompas.com - 19/07/2018, 15:55 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (15/7/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (15/7/2018).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berharap pengesahan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017 tak memakan waktu lama. Dia khawatir nantinya bisa berdampak negatif terhadap masyarakat.

"Jangan sampai menunda proses pembangunan dan jangan sampai rakyat menjadi terdampak negatif," ujar Sandiaga di Jalan KS Tubun, Kamis (19/7/2018).

Sandiaga mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk menambah subsidi pangan. Khususnya untuk dua komoditas yang harganya sedang melonjak, yaitu ayam dan telur.

Rencananya penambahan subsidi pangan itu akan dimasukan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2018. Namun APBD-P 2018 tidak bisa disahkan jika LKPJ 2017 belum selesai.

Baca juga: Ketua DPRD Belum Tanda Tangan LKPJ, Sandiaga Minta Pengesahan Jangan Dicampuri Politik

"Harapan kita jangan sampai tertunda dan (akhirnya) masyarakat yang terdampak secara negatif tidak bisa menikmati pangan murah," ujar Sandiaga.

Sebelumnya dalam rapat tindak lanjut pembahasan komisi-komisi terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi menolak menandatangani Raperda itu.

"Ini enggak saya tandatangani. Tolong itu dibereskan karena penyerapannya seperti ini. Kok silpa (sisa lebih penggunaan anggaran) dibesar-besarkan, permintaan digede-gedein?" kata Prasetio dalam rapat, Senin (16/7/2018).

APBD 2017 menyisakan anggaran Rp 13,1 triliun. Pras menyebut silpa itu melonjak dari tahun lalu yang hanya Rp 7 triliun.

Baca juga: Ketua DPRD DKI Tolak Tindaklanjuti Pertanggungjawaban APBD 2017

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ajukan PSBB, Pemkot Bekasi Akui Kekurangan Dana Tangani Covid-19

Ajukan PSBB, Pemkot Bekasi Akui Kekurangan Dana Tangani Covid-19

Megapolitan
Hari Ini, 1.000 Paket Sembako Dibagikan kepada Warga Kurang Mampu di Tebet

Hari Ini, 1.000 Paket Sembako Dibagikan kepada Warga Kurang Mampu di Tebet

Megapolitan
Polisi Tetapkan Vanessa Angel sebagai Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkotika

Polisi Tetapkan Vanessa Angel sebagai Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkotika

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 di Tangsel Bakal Tampung Pasien ODP dan PDP

Rumah Lawan Covid-19 di Tangsel Bakal Tampung Pasien ODP dan PDP

Megapolitan
Seorang Warga Tewas dalam Kebakaran di Grogol Pagi Tadi

Seorang Warga Tewas dalam Kebakaran di Grogol Pagi Tadi

Megapolitan
Depok Perpanjang Masa Belajar di Rumah hingga 30 April 2020

Depok Perpanjang Masa Belajar di Rumah hingga 30 April 2020

Megapolitan
Ini Kebijakan Operasional Transjakarta Selama PSBB

Ini Kebijakan Operasional Transjakarta Selama PSBB

Megapolitan
Suspect Covid-19 yang Wafat Kian Banyak, Pemkot Depok Siapkan Labkesda untuk Periksa Tes Swab

Suspect Covid-19 yang Wafat Kian Banyak, Pemkot Depok Siapkan Labkesda untuk Periksa Tes Swab

Megapolitan
Aksi TH Menipu hingga 80 Kali, Menyasar Ibu-ibu, Membius, hingga Merampas Harta

Aksi TH Menipu hingga 80 Kali, Menyasar Ibu-ibu, Membius, hingga Merampas Harta

Megapolitan
Pemprov DKI Mulai Distribusikan Sembako dan Masker untuk Warga Penjaringan

Pemprov DKI Mulai Distribusikan Sembako dan Masker untuk Warga Penjaringan

Megapolitan
Susul Jakarta, Depok Bersiap PSBB

Susul Jakarta, Depok Bersiap PSBB

Megapolitan
PSBB Diterapkan Besok, Pemprov DKI Jamin Stok Pangan Tercukupi

PSBB Diterapkan Besok, Pemprov DKI Jamin Stok Pangan Tercukupi

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 di Depok 8 April: 3 Suspect Wafat dalam Sehari, ODP Tembus 2.000

[UPDATE] Covid-19 di Depok 8 April: 3 Suspect Wafat dalam Sehari, ODP Tembus 2.000

Megapolitan
Bersiap Ajukan PSBB, Kabupaten Bekasi Data Warga yang Terdampak

Bersiap Ajukan PSBB, Kabupaten Bekasi Data Warga yang Terdampak

Megapolitan
Banyak Tempat Diliburkan, Jumlah Sampah Jakarta Diklaim Turun 620 Ton Per Hari

Banyak Tempat Diliburkan, Jumlah Sampah Jakarta Diklaim Turun 620 Ton Per Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X