Kompas.com - 19/07/2018, 18:15 WIB

BEKASI, KOMPAS.com - Menjelang Asian Games 2018, Dinas Perhubungan Kota Bekasi menghimbau warga sekitar Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, tidak membuka lahan parkir liar di area stadion.

"Himbauan untuk warga untuk tidak membuka parkir liar, karena kita melihat saat stadion digunakan untuk Liga 1 kemarin, banyak parkir liar di sekitaran stadion," kata Kepala Dinas Perhubungan Yayan Yuliana, Kamis (19/7/2018).

Diketahui, kapasitas lahan parkir di Stadion Patriot Candrabhaga hanya tersedia untuk 500 kendaraan roda dua dan 500 kendaraan roda empat. Sementara, stadion ini berkapasitas 30.000 orang.

Baca juga: Tinjau Stadion Patriot untuk Asian Games, Pj Gubernur Jabar Temukan Banyak Kekurangan

 

 

Solusinya, pihak Dishub menyediakan lahan parkir tambahan untuk menampung jumlah kendaraan yang dibawa penonton di stadion tersebut. "Lokasinya ada dua, pertama di Summarecon Mal Bekasi dan yang kedua di area parkir Gedung Islamic Center," ujar Yayan.

Yayan menambahkan, pihaknya juga akan menugaskan tim pengendalian massa (Dalmas) yang berjumlah 60 orang untuk menindak tegas siapapun yang memarkirkan kendaraannya sembarangan di sekitar stadion saat Asian Games berlangsung.

"Kita siapkan dua mobil derek. Tapi, nanti kita lakukan pengempesan ban kendaraan terlebih dahulu," ucap Yayan.

Baca juga: Stadion Patriot Bekasi Terus Berbenah sebagai Venue Asian Games 2018

Diketahui delapan negara yang tergabung di grup A yakni, tuan rumah Indonesia, Hong Kong, Laos, China Taipei dan grup B yaitu, Thailand, Uzbekistan, Bangladesh dan Qatar, akan melakoni laga penyisihan grup di stadion tersebut.

Pertandingan pembuka cabang sepak bola akan digelar tanggal 14 Agustus 2018, mempertemukan antara Indonesia melawan Taiwan.

Kompas TV Kurang dari 4 bulan jelang perhelatan Asian Games 2018, renovasi Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat baru mencapai 41%.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terowongan Kendal Jadi Favorit Remaja Citayam, Sampai Kapan Fenomena Berlanjut?

Terowongan Kendal Jadi Favorit Remaja Citayam, Sampai Kapan Fenomena Berlanjut?

Megapolitan
Saat Anak-anak Antusias Bermain 'Flying Fox' Gratis di Monas meski Antre Panjang...

Saat Anak-anak Antusias Bermain "Flying Fox" Gratis di Monas meski Antre Panjang...

Megapolitan
Wisata di Monas Akhir Pekan, Anak-anak Bisa Main 'Flying Fox' dan Keliling Naik Mobil Damkar Gratis

Wisata di Monas Akhir Pekan, Anak-anak Bisa Main "Flying Fox" dan Keliling Naik Mobil Damkar Gratis

Megapolitan
Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Dimulai Senin Besok Pukul 16.00

Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Dimulai Senin Besok Pukul 16.00

Megapolitan
Libur Akhir Pekan, Warga Antusias Foto-foto dengan Latar Tugu Monas

Libur Akhir Pekan, Warga Antusias Foto-foto dengan Latar Tugu Monas

Megapolitan
Dishub DKI Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Mulai Besok, Simak Rinciannya

Dishub DKI Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Mulai Besok, Simak Rinciannya

Megapolitan
Motornya Senggolan dengan Mobil di Mampang Prapatan, Pengemudi dan Penumpang Jatuh hingga Luka-luka

Motornya Senggolan dengan Mobil di Mampang Prapatan, Pengemudi dan Penumpang Jatuh hingga Luka-luka

Megapolitan
Terowongan Kendal Diserbu Remaja Citayam, Pengamat Ungkap Pemicunya

Terowongan Kendal Diserbu Remaja Citayam, Pengamat Ungkap Pemicunya

Megapolitan
Kronologi Perusakan Mobil Pakai Katapel di Pamulang, Pelaku Mengaku Terganggu Suara Bising Kendaraan

Kronologi Perusakan Mobil Pakai Katapel di Pamulang, Pelaku Mengaku Terganggu Suara Bising Kendaraan

Megapolitan
Polisi Buru Satu Pelaku Lain yang Bobol Rumah Kosong di Cengkareng

Polisi Buru Satu Pelaku Lain yang Bobol Rumah Kosong di Cengkareng

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria Perusak Mobil Pakai Katapel di Pamulang Tangsel

Polisi Tangkap Pria Perusak Mobil Pakai Katapel di Pamulang Tangsel

Megapolitan
Kronologi Pencurian 30 Ponsel dan Komputer 'Gaming' di Cengkareng, Pelaku Beraksi Siang Bolong

Kronologi Pencurian 30 Ponsel dan Komputer "Gaming" di Cengkareng, Pelaku Beraksi Siang Bolong

Megapolitan
Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Diduga Terjadi di Ciledug Tangerang

Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Diduga Terjadi di Ciledug Tangerang

Megapolitan
Curi 30 Ponsel dan Komputer 'Gaming', Pembobol Rumah Kosong di Cengkareng Ditangkap Polisi

Curi 30 Ponsel dan Komputer "Gaming", Pembobol Rumah Kosong di Cengkareng Ditangkap Polisi

Megapolitan
Terowongan Kendal Mendadak Tenar, Pengamat: Ada Citayam Rasa Jaksel

Terowongan Kendal Mendadak Tenar, Pengamat: Ada Citayam Rasa Jaksel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.