Pakai "Boots" hingga Pelampung, Petugas Bersihkan Kawasan Wisma Atlet Kemayoran

Kompas.com - 20/07/2018, 09:40 WIB
Ribuan petugas UPK Badan Air mengikui apel sebelum memulai kegiatan grebek sampah di sekitaw Wisma Atlet Kemayoran, Jumat (20/7/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DRibuan petugas UPK Badan Air mengikui apel sebelum memulai kegiatan grebek sampah di sekitaw Wisma Atlet Kemayoran, Jumat (20/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI diterjunkan dalam kegiatan grebek sampah di sekitar Wisma Atlet Kemayoran, Jumat (20/7/2018).

Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ali Maulana Hakim menyatakan, kegiatan grebek sampah dilakukan untuk memastikan kebersihan kawasan sekitar Wisma Atlet jelang Asian Games 2018.

"Intinya hari ini kita mengingatkan pada semua jajaran bahwa (Asian Games 2018) tinggal 29 hari dan H-7 itu biasanya para atlet dan ofisial sudah mulai berdatangan. Jadi kita harus benar-benar ready," kata Ali kepada wartawan.

Baca juga: 5 Fakta soal Kali Item Beraroma Menyengat di Samping Wisma Atlet

Ali menjelaskan, ribuan petugas yang dikerahkan di sekitar Wisma Atlet akan dibagi ke sejumlah kelompok. Ada yang membersihkan Waduk Sunter, Kali Item, serta samping Wisma Atlet.

Pantauan Kompas.com, para petugas tampak menggunakan baju oranye dan tak sedikit yang menggunakan pelampung tanda akan terjun ke aliran Kali Item atau Waduk Sunter.

Sementara itu, kondisi di sekitar Wisma Atlet dan Waduk Sunter terbilang sudah cukup bersih. Tak banyak sampah-sampah yang berserakan di sana.

Ali menambahkan, masyarakat juga harus terlibat dalam menjaga kebersihan di sekitar Wisma Atlet dan Waduk Sunter.

"Jadi semua harus sama-sama menjaga, memelihara dan merawat. Kalau hanya diserahkan ke petugas saja saya kira itu jadi pekerjaan yang berat, kalau dikerjakan bersama-sama jadi ringan," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Edarkan Narkoba, 24 Orang Ditangkap Polisi di Bogor

Edarkan Narkoba, 24 Orang Ditangkap Polisi di Bogor

Megapolitan
Petugas Kebersihan Stasiun Temukan Uang Rp 500 Juta di Plastik, Dikembalikan ke Pemiliknya

Petugas Kebersihan Stasiun Temukan Uang Rp 500 Juta di Plastik, Dikembalikan ke Pemiliknya

Megapolitan
Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

Megapolitan
MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

Megapolitan
Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

Megapolitan
Tes Urine dan Rambut Negatif Narkoba, Ridho Ilahi Tetap Diproses Hukum Terkait Kepemilikan Sabu

Tes Urine dan Rambut Negatif Narkoba, Ridho Ilahi Tetap Diproses Hukum Terkait Kepemilikan Sabu

Megapolitan
Klarifikasi Pemprov DKI: Perluasan Ancol Dilakukan di Pulau L

Klarifikasi Pemprov DKI: Perluasan Ancol Dilakukan di Pulau L

Megapolitan
UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Megapolitan
Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjakan Kembali 2.600 Karyawan

Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjakan Kembali 2.600 Karyawan

Megapolitan
UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran buat Jakarta

Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran buat Jakarta

Megapolitan
Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Megapolitan
Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X