Gencar Penertiban, Kawasan Kota Tua Bersih PKL Liar

Kompas.com - 20/07/2018, 18:24 WIB
Tidak tampak Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan Museum Mandiri, Jumat (20/7/2018) KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELATidak tampak Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan Museum Mandiri, Jumat (20/7/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, nampak bersih dari pedagang kaki lima ( PKL) liar, Jumat (20/7/2018). Hal ini dikarenakan gencarnya petugas Satpol PP melakukan penertiban terhadap PKL.

Pantauan Kompas.com Jumat sore, wajah kawasan wisata Kota Tua tidak terlihat semrawut seperti sebelumnya.

Baca juga: Sambut Asian Games, Kota Tua akan Dipasangi Koneksi 5G


Tak tampak para PKL liar yang biasa berjualan di kawasan Kota Tua, misalnya depan Museum Mandiri atau sekitar Stasiun Kota.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat Tamo Sijabat mengatakan, jajarannya tak segan menertibkan PKL liar yang masih nekat berjualan di sekeliling Kota Tua.

Hal ini dilakukan demi mewujudkan wisata Kota Tua yang bersih dari PKL. "Kami lakukan penertiban terus-menerus agar mereka tidak kembali lagi," kata Tamo, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (20/7/2018).

Baca juga: Konsorsium Kota Tua Tak Bisa Berikan Lahan untuk Menampung PKL Liar

Petugas Satpol PP tak segan mengangkut barang dagangan PKL liar untuk memberikan efek jera. "PKL yang kami tangkap, barangnya kami angkut ke gudang Satpol PP," tegas Tamo.

Menurut data pihaknya, terdapat 1.100 PKL yang tersebar di sekeliling Kota Tua, sedangkan yang tertampung di lokasi binaan (lokbin) Taman Kota Intan hanya 450 PKL.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Ahok Berbaik Sangka Terhadap Bus Zhong Tong yang Kembali Beroperasi di Jakarta

Ketika Ahok Berbaik Sangka Terhadap Bus Zhong Tong yang Kembali Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Kisah Pemotong Kapal Tua di Utara Jakarta, Pertaruhkan Keselamatan demi Rupiah

Kisah Pemotong Kapal Tua di Utara Jakarta, Pertaruhkan Keselamatan demi Rupiah

Megapolitan
Rusman Jadi Penjahit Langganan Jokowi Sejak Dikenalkan Ahok

Rusman Jadi Penjahit Langganan Jokowi Sejak Dikenalkan Ahok

Megapolitan
3 Fakta Tumpukan Sampah Bambu di Kali Cikeas, Bekasi

3 Fakta Tumpukan Sampah Bambu di Kali Cikeas, Bekasi

Megapolitan
Cerita Penjahit Langganan, Jokowi Kini Memilih Model “Slim Fit”

Cerita Penjahit Langganan, Jokowi Kini Memilih Model “Slim Fit”

Megapolitan
BMKG: Waspada Hujan Petir di Jakarta Selatan dan Timur Malam Ini

BMKG: Waspada Hujan Petir di Jakarta Selatan dan Timur Malam Ini

Megapolitan
Antisipasi Demo, Polisi Kembali Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR RI

Antisipasi Demo, Polisi Kembali Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR RI

Megapolitan
SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

Megapolitan
SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

Megapolitan
Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Megapolitan
Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Megapolitan
Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Megapolitan
9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X