Polisi Tembak Mati Pencuri Kotak Amal Restoran di Cipondoh

Kompas.com - 20/07/2018, 19:58 WIB
Ilustrasi pencurian Kompas.com/ The Digital WayIlustrasi pencurian


TANGERANG, KOMPAS.com - Satu dari tiga pelaku pencurian kotak amal di Rumah Makan Ayam Plosok di Cipondoh, Kota Tangerang, berinisial G (18), tewas ditembak mati polisi.

G bersama rekannya ME (19) dan A (19), juga mencuri 15 tabung gas elpiji dari rumah makan tersebut.

Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley Silalahi mengatakan, G terpaksa ditembak lantaran pelaku melawan saat pihaknya sedang melakukan pengejaran untuk meringkus tersangka A.

Baca juga: Pelaku Keroyok Pencuri Kotak Amal Masjid di Cengkareng karena Kesal


"Dalam penangkapan, tersangka G melakukan perlawanan dengan merebut senjata anggota. Kemudian, (kami) melakukan tindakan tegas pada salah satu tersangka (G)," kata Harley, di RSUD Kabupaten Tangerang, Jumat (20/7/2018). 

Kini tersisa tersangka A yang masih buron, sedangkan ME telah diringkus petugas. Menurut Harley, dalam beraksi ketiga pelaku mengincar rumah dan rumah makan.

Mereka membagi peran dalam beraksi, di mana satu orang menunggu di luar, dua orang beraksi di dalam TKP. 

"Pengakuan yang bersangkutan sudah melakukan tindakan pencurian dengan pemeberatan seperti ini lebih kurang empat kali," kata Harley.

Baca juga: Kronologi Pengeroyokan Pencuri Kotak Amal di Masjid di Cengkareng

Dari kejadian ini, polisi menyita barang bukti berupa 15 tabung gas elpiji 3 kilogram, satu unit ponsel Oppo, sebilah golok, kotak amal, sebuah flashdisk rekaman CCTV, dan uang tunai Rp 530.000.

Tersangka ME dikenakan Pasal 363 Ayat (2) KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara.

Sementara, jenazah G kini berada di RSUD Kabupaten Tangerang.    

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

26 Lokasi Rawan Genangan di Jakarta Utara Saat Musim Hujan

26 Lokasi Rawan Genangan di Jakarta Utara Saat Musim Hujan

Megapolitan
Kronologi Nenek Buta Huruf Ditipu Tetangganya

Kronologi Nenek Buta Huruf Ditipu Tetangganya

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Abdul Basith Usai Rapat Perencanaan Peledakan Bom Rakitan Saat Aksi Mujahid 212

Kronologi Penangkapan Abdul Basith Usai Rapat Perencanaan Peledakan Bom Rakitan Saat Aksi Mujahid 212

Megapolitan
Survei Median: 24 Persen Warga Jakarta Enggan Bekasi Bergabung

Survei Median: 24 Persen Warga Jakarta Enggan Bekasi Bergabung

Megapolitan
Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

Megapolitan
Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

Megapolitan
Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

Megapolitan
Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

Megapolitan
Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Megapolitan
Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Megapolitan
Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Megapolitan
Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Megapolitan
Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Megapolitan
Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Megapolitan
Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X