Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Kompas.com - 20/07/2018, 22:42 WIB
Situasi di sekitar klinik kecantikan yang mengalami kebocoran gas karbon dioksida di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (20/7/2018). KOMPAS.com/ARDITO RAMADHANSituasi di sekitar klinik kecantikan yang mengalami kebocoran gas karbon dioksida di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (20/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak kepolisian memastikan jenis gas yang dihirup korban keracunan di sebuah klinik kecantikan di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (20/7/2018), merupakan gas karbon monoksida (CO).

" Karbon monoksida, CO, bukan CO2. Tadi, statement Pak Kapolres kan sudah jelas kalau CO," kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Martua Silitonga, ketika dikonfirmasi.

Baca juga: Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Martua menuturkan, indikasi tersebut didapat dari keterangan sejumlah saksi serta pihak kedokteran dan pemadam kebakaran.

Peristiwa keracunan itu sendiri baru diketahui pada Jumat petang sekitar pukul 18.18 WIB. Para korban disebut mengalani mual dan pusing ketika dievakuasi oleh pihak pemadam kebakaran.

Sebanyak 17 orang sebelumnya menjadi korban keracunan karbon monoksida di klinik kecantikan tersebut.

Baca juga: Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Ke-17 orang tersebut mengalami keracunan akibat gas karbon monoksida yang muncul dari aktivitas pengeboran di lantai satu bangunan.

Para korban telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas terdekat.
Sementara polisi sudah memulai proses penyelidikan dengan memeriksa saksi dan mengamankan barang bukti.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dirawat di RS Ummi Bogor, Bima Arya Minta Rizieq Shihab di Swab

Dirawat di RS Ummi Bogor, Bima Arya Minta Rizieq Shihab di Swab

Megapolitan
Fraksi PDI-P Minta Pemprov DKI Serius Kaji Rencana KBM Tatap Muka

Fraksi PDI-P Minta Pemprov DKI Serius Kaji Rencana KBM Tatap Muka

Megapolitan
Tangsel Disebut Torehkan Sejumlah Penghargaan, PSI: Itu Kulit Luarnya Saja...

Tangsel Disebut Torehkan Sejumlah Penghargaan, PSI: Itu Kulit Luarnya Saja...

Megapolitan
Satu Anggota Komplotan Pencuri Geng Pandawa Terbukti Konsumsi Sabu-sabu

Satu Anggota Komplotan Pencuri Geng Pandawa Terbukti Konsumsi Sabu-sabu

Megapolitan
UPDATE 26 November: Bertambah 37, Total Ada 2.754 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang

UPDATE 26 November: Bertambah 37, Total Ada 2.754 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 26 November: Ada 2.481 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Terbanyak di Pamulang Barat

UPDATE 26 November: Ada 2.481 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Terbanyak di Pamulang Barat

Megapolitan
Dirut RS Ummi Bogor: Rizieq Shihab Kemarin Masuk IGD karena Capek

Dirut RS Ummi Bogor: Rizieq Shihab Kemarin Masuk IGD karena Capek

Megapolitan
UPDATE 26 November: Ada 1.064 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Totalnya 131.525

UPDATE 26 November: Ada 1.064 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Totalnya 131.525

Megapolitan
Simulasi KBM Tatap Muka untuk PAUD, SD, SMP di Bekasi Digelar 18 Januari 2020

Simulasi KBM Tatap Muka untuk PAUD, SD, SMP di Bekasi Digelar 18 Januari 2020

Megapolitan
Dalam Seminggu, Polres Jaksel Tangkap 26 Tersangka Kasus Narkoba

Dalam Seminggu, Polres Jaksel Tangkap 26 Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
Tumpukan Sampah Kayu dan Bambu di Kali Bekasi Disebut Tak Pernah Dibersihkan

Tumpukan Sampah Kayu dan Bambu di Kali Bekasi Disebut Tak Pernah Dibersihkan

Megapolitan
Bima Arya Sebut Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi Bogor karena Kelelahan

Bima Arya Sebut Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi Bogor karena Kelelahan

Megapolitan
Gunung Sampah Kayu dan Bambu Jadi Pemandangan Baru di Kali Bekasi

Gunung Sampah Kayu dan Bambu Jadi Pemandangan Baru di Kali Bekasi

Megapolitan
BNNK Jakarta Utara Rekomendasikan Millen Cyrus Direhabilitasi

BNNK Jakarta Utara Rekomendasikan Millen Cyrus Direhabilitasi

Megapolitan
Jumat, Polda Metro Kembali Gelar Tes Rapid dan Swab di Petamburan

Jumat, Polda Metro Kembali Gelar Tes Rapid dan Swab di Petamburan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X