DKI Sediakan Titik Antar-Jemput Penumpang Ojek Online di Kantor Pemerintah

Kompas.com - 23/07/2018, 21:55 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan disambut warga saat meninjau mural bertema Asian Games di Kampung Serdang, Kamayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (21/7/2018).  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperindah kota Jakarta menjelang Asian Games XVIII 2018 dengan mempercantik lingkungan di sekitar Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOGubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan disambut warga saat meninjau mural bertema Asian Games di Kampung Serdang, Kamayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (21/7/2018). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperindah kota Jakarta menjelang Asian Games XVIII 2018 dengan mempercantik lingkungan di sekitar Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menyiapkan titik antar dan jemput penumpang ojek online di dalam area kantor-kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pengemudi ojek online nantinya harus menurunkan penumpang di titik tersebut. Pengemudi itu juga harus menunggu dan menjemput penumpang di titik tersebut.

Namun, titik itu bukan pangkalan bagi ojek online yang belum mendapat orderan.

"Itu bukan parkir nongkrong, bukan, ini ketika ojek sudah datang, tapi customer-nya belum turun (keluar kantor). Itu titik pengantaran dan titik penjemputan," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (23/7/2018).

Baca juga: Penyelesaian Masalah Ojek Online Harus Libatkan Semua Kementerian Terkait

Anies menyampaikan, titik antar dan jemput itu disiapkan agar pengemudi ojek online tidak berhenti di pinggir jalan dan menimbulkan kemacetan.

Titik antar dan jemput di kantor-kantor pemerintah juga diharapkan jadi contoh agar gedung-gedung di Jakarta menyiapkan area serupa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semua kantor-kantor Pemprov akan menyiapkan tempat khusus bagi ojek untuk bisa parkir sehingga tidak mengganggu rumija, ruang milik jalan, badan jalan dan bahu jalan," kata dia.

Selain di kantor-kantor pemerintah, kata Anies, area serupa akan disiapkan di lokasi-lokasi yang berada di bawah otoritas Pemprov DKI, seperti pasar di bawah PD Pasar Jaya, terminal, dan rumah sakit.

Baca juga: Dijambret Saat Naik Ojek Online, Mahasiswi Jatuh hingga Tak Sadarkan Diri

Titik antar jemput penumpang ojek online ini ditargetkan mulai tersedia pada pekan ini. "Mudah-mudahan Kamis sudah jadi, nanti dilihat," ucap Anies.

Upaya lainnya yang akan dilakukan Pemprov DKI yakni memanggil penyedia aplikasi ojek online untuk membicarakan pengaturan di lokasi yang tidak memungkinkan disediakan titik antar dan jemput penumpang.



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

22 Reklame Rokok di Jakarta Timur Telah Ditertibkan

22 Reklame Rokok di Jakarta Timur Telah Ditertibkan

Megapolitan
Tertabrak Bus Saat Sedang Belok, Pengendara Motor Tewas di Kalideres

Tertabrak Bus Saat Sedang Belok, Pengendara Motor Tewas di Kalideres

Megapolitan
Sentra Flora dan Fauna di Semanan Akan Direvitalisasi

Sentra Flora dan Fauna di Semanan Akan Direvitalisasi

Megapolitan
Seorang Ustaz di Bekasi Jadi Korban Begal

Seorang Ustaz di Bekasi Jadi Korban Begal

Megapolitan
Pohon Tumbang di Simpang Tugu Jam, Jalan Margonda Raya Padat Merayap

Pohon Tumbang di Simpang Tugu Jam, Jalan Margonda Raya Padat Merayap

Megapolitan
Warga Bantargebang Bergumul dengan Bau Setiap Hari, Air Tanah pun Sudah Tercemar

Warga Bantargebang Bergumul dengan Bau Setiap Hari, Air Tanah pun Sudah Tercemar

Megapolitan
Empat Kali Beraksi, Begal di Kawasan Bintaro Mengaku Iseng

Empat Kali Beraksi, Begal di Kawasan Bintaro Mengaku Iseng

Megapolitan
Anies Merasa Senang Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Munjul

Anies Merasa Senang Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Munjul

Megapolitan
Sejumlah Bar di Jaksel Masih Membandel, Aparat Beri Denda hingga Puluhan Juta

Sejumlah Bar di Jaksel Masih Membandel, Aparat Beri Denda hingga Puluhan Juta

Megapolitan
Tinjau Vaksinasi, Anies: Positivity Rate Jakarta 0,7 Persen

Tinjau Vaksinasi, Anies: Positivity Rate Jakarta 0,7 Persen

Megapolitan
Gadis 13 Tahun Jadi Korban Kekerasan Seksual di Kota Tangerang, Kasus Dilaporkan Sejak 2020

Gadis 13 Tahun Jadi Korban Kekerasan Seksual di Kota Tangerang, Kasus Dilaporkan Sejak 2020

Megapolitan
Kasus Pria Disekap dan Dianiaya di Duren Sawit Berujung Damai, Polisi: Tak Ada yang Buat Laporan

Kasus Pria Disekap dan Dianiaya di Duren Sawit Berujung Damai, Polisi: Tak Ada yang Buat Laporan

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pria Gantung Diri Saat 'Live' TikTok di Rusun

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pria Gantung Diri Saat "Live" TikTok di Rusun

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang di Margonda Depok, 2 Mobil Ringsek Tertimpa Panel Bangunan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Margonda Depok, 2 Mobil Ringsek Tertimpa Panel Bangunan

Megapolitan
Kejaksaan Cabut Banding Vonis Eks Dirut Garuda Terkait Penyelundupan Harley dan Brompton

Kejaksaan Cabut Banding Vonis Eks Dirut Garuda Terkait Penyelundupan Harley dan Brompton

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.