Terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, Zaki-Romli Siap Jalani 15 Program Unggulan

Kompas.com - 24/07/2018, 14:39 WIB
Ahmed Zaki Iskandar dan Mad Romli terpilih sebagai Bupati dan Kabupaten Tangerang dalam rapat pleno yang dilakukan pada Selasa (24/7/2018) di Arya Duta Hotel, Karawaci, Tangerang. RIMA WAHYUNINGRUMAhmed Zaki Iskandar dan Mad Romli terpilih sebagai Bupati dan Kabupaten Tangerang dalam rapat pleno yang dilakukan pada Selasa (24/7/2018) di Arya Duta Hotel, Karawaci, Tangerang.


KABUPATEN TANGERANG, KOMPAS.com - Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dan Mad Romli menyiapkan 15 program unggulan yang akan dilakukan nanti saat resmi menjabat.

Keduanya telah ditetapkan sebagai bupati dan wakil bupati Tangerang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang, Selasa (24/7/2018), di Aryaduta Hotel, Karawaci, Tangerang.

"Kami menegaskan akan mengemban tanggung jawab dan kepercayaan yang sudah diberikan masyarakat Kabupaten Tangerang, membangun 5 tahun mendatang dengan 15 program unggulan yang telah kami paparkan beberapa waktu lalu," kata Zaki, dalam sambutannya, Selasa.

Baca juga: Kalahkan Kotak Kosong, Ahmed Zaki-Romli Ditetapkan Jadi Bupati dan Wakil Bupati Tangerang

Berikut 15 program unggulan yang dijanjikan oleh pasangan Zaki-Romli untuk memimpin Kabupaten Tangerang:

1.Pembangunan unit sekolah baru dan tambahan ruang kelas serta peningkatan sumber data manusia pendidik.

2. Pembangunan dan pengembangan kualitas pelayanan kesehatan dasar dan rujukan serta pembiayaan kesehatan.

3. Peningkatan produktivitas pertanian berbasis intensifikasi dan teknologi modern pengolahan hasil pertanian.

4. Penyempurnaan progam-progam pelayanan publik berbasis e-government dalam rangka transparansi dan pemberantasan korupsi yang sistematis.

5. Revitalisasi dan peningkatan pemanfaatan aset daerah untuk pembangunan dan pengembangan infratukstur serta revitalisasi dan pembangunan pasar-pasar.

6. Gebrak pakumis plus (gerakan bersama rakyat atasi kawasan padat kumuh dan miskin).

7. Gerbang mapan (gerakan pembangunan masyarakat pantai) melalui pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Pusat Pendaratan Ikan (PPI) dan pasar ikan higienis.

8. Peningkatan akses sanitasi pesantren, madrasah dan masjid/mushalah.

9. Pengembangan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST), Bank Sampah, dan modernisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

10. Pembangunan dan pengolaan air baku, jaringan serta pembangunan instalasi pengolahan air untuk peningkatan layanan air minum.

11. Optimalisasi sport centre Bojong Nangka Kelapa Dua dan pengembangan sarana olahraga lainnya.

12. Penanggulan banjir, pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH), dan Ruang Terbuka Publik Ramah Anak (RTPRA).

13. Pembangunan perguruan tinggi/universitas tangerang raya melalui revitalisasi aset daerah.

14. Pembangunan dan intensifikasi sarana-prasana transportasi daerah serta integrasi antar moda (sistem angkut).

15. Pengembangan Usaha Mikro Kecil (UMK) koperasi, industri kecil, dan industri menengah (IKM).

Zaki mengatakan, semua program tersebut merupakan program prioritas. "Enggak ada yang didahulukan. Semuanya prioritas dan sesuai tahapan-tahapannya," kata Zaki.

Baca juga: Hasil Rekapitulasi KPU Kabupaten Tangerang: Ahmed Zaki-Romli Menang 83,72 Persen dari Kotak Kosong

Setelah ditetapkan KPU Kabupaten Tangerang sebagai bupati dan wakil bupati Tangerang, Zaki dan Romli mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memilih mereka.

Dalam hasil rekapitulasi, Zaki dan Romli meraih 83,72 persen dari kotak kosong dengan 941.804 suara sah. Mereka mengungguli kotak kosong yang meraih 16,28 persen dengan 183.095 suara sah.

Namun, meski telah ditetapkan oleh KPU Kabupaten Tangerang, mereka masih menantikan pelantikan dari pemerintah yang akan dilakukan pada 20 September 2018 untuk menjabat sebagai bupati dan wakil bupati Tangerang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Megapolitan
Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Megapolitan
Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Megapolitan
Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Megapolitan
Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Megapolitan
Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Megapolitan
Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Megapolitan
Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

Megapolitan
Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Megapolitan
Revitalisasi Monas Terhambat Legalitas, Apa yang Dilakukan Pemprov DKI?

Revitalisasi Monas Terhambat Legalitas, Apa yang Dilakukan Pemprov DKI?

Megapolitan
Melihat Sembahyang Imlek di Wihara Dharma Bakti Petak Sembilan

Melihat Sembahyang Imlek di Wihara Dharma Bakti Petak Sembilan

Megapolitan
Ini Lokasi dan Rangkaian Acara Perayaan Imlek di Jakarta

Ini Lokasi dan Rangkaian Acara Perayaan Imlek di Jakarta

Megapolitan
Jejak Orang Tionghoa dalam Roti Gambang dan Es Teler

Jejak Orang Tionghoa dalam Roti Gambang dan Es Teler

Megapolitan
Asal-usul Jalan Perniagaan, Perkampungan Masyarakat Keturunan Tionghoa di Jakarta

Asal-usul Jalan Perniagaan, Perkampungan Masyarakat Keturunan Tionghoa di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X