Cerita Anggota DPRD DKI Habiskan Sore di Pinggir Kali Item...

Kompas.com - 25/07/2018, 10:48 WIB
Pekerja memasang jaring-jaring untuk menutupi aliran Kali Sentiong atau Kali Item di Jakarta Utara, Jumat (20/7/2018). Pemasangan jaring-jaring berbahan nilon untuk mengatasi buruknya rupa Kali Item sebelum menerima para atlet Asian Games 2018 dari mancanegara yang akan menginap di Wisma Atlet. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPekerja memasang jaring-jaring untuk menutupi aliran Kali Sentiong atau Kali Item di Jakarta Utara, Jumat (20/7/2018). Pemasangan jaring-jaring berbahan nilon untuk mengatasi buruknya rupa Kali Item sebelum menerima para atlet Asian Games 2018 dari mancanegara yang akan menginap di Wisma Atlet.
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus, menghabiskan sore di Kali Item samping Wisma Atlet, Kemayoran, Selasa (24/7/2018). Bestari mengatakan, dia ingin mencium langsung bau menyengat di Kali Item usai ditutupi kain waring.

"Saya cukup lama berada di lokasi seberang Wisma Atlet Kemayoran. Sambil ngopi menunggu kapan bau menyengat itu datang," ujar Bestari melalui keterangan tertulisnya, Rabu (25/7/2018).

Bestari mengatakan dia tidak kunjung mencium bau menyengat dari Kali Item itu. Dia pun sempat menunduk ke arah permukaan kain waring untuk mencium baunya. Namun, dia tidak mencium bau yang begitu menyengat.

Baca juga: Anggaran Setengah Miliar untuk Meredam Bau Menyengat Kali Item...

Dia mengatakan, aromanya memang tidak sekuat dulu. Hal ini diperkuat dengan obrolan Bestari dengan Yadi. Yadi merupakan pemilik warung yang sudah 12 tahun berjualan di seberang Kali Item.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Bestari Barus di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Rabu (28/3/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Bestari Barus di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Rabu (28/3/2018).

"Yadi mengatakan bahwa bau itu sudah sangat berkurang sejak Kali Item dinormalisasi zaman gubernur lalu. Sayangnya belum diberi sentuhan akhir pada masa kini," ujar Bestari.

Baca juga: Saat Anies Kritik Pemerintahan Terdahulu dan Media soal Kali Item

Bestari mengatakan, pada masa pemerintahan sebelumnya, normalisasi menjadi prioritas termasuk di Kali Item yang merupakan aliran Kali Sentiong. Namun, dia menilai saat ini program normalisasi kurang diprioritaskan.

Berdiri di samping Kali Item, Bestari menyimpulkan sendiri alasan dipasangnya kain waring. Kain waring tidak hanya untuk mengurangi bau tetapi juga agar tidak terlihat oleh atlet.

"Mungkin alasannya agar jangan sampai Kali Item itu dilihat secara telanjang oleh duta olahraga negara negara peserta Asian games. Difoto atau dikomentari secara terbuka yang bisa membuat malu Jakarta," ujar Bestari.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Megapolitan
Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Megapolitan
Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Megapolitan
Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Megapolitan
Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Megapolitan
Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Megapolitan
Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Megapolitan
Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Megapolitan
Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai  Ancaman

Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai Ancaman

Megapolitan
Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

Megapolitan
PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

Megapolitan
Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X