Setelah Ditutupi Waring, Kali Item Dipasangi Lampu LED

Kompas.com - 25/07/2018, 12:53 WIB
Petugas dari Dinas Penerangan dan Energi DKI Jakarta memasang sejumlah lampu LED selang atau lampu hias  di Kali Item yang ditutup kain waring berwarna hitam di samping Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (25/7/2018). Lampu yang dipasang di Kali Item sama seperti lampu yang dipasang di pohon-pohon yang berada di kawasan Medan Merdeka dan di depan Istana Negara. KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAPetugas dari Dinas Penerangan dan Energi DKI Jakarta memasang sejumlah lampu LED selang atau lampu hias di Kali Item yang ditutup kain waring berwarna hitam di samping Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (25/7/2018). Lampu yang dipasang di Kali Item sama seperti lampu yang dipasang di pohon-pohon yang berada di kawasan Medan Merdeka dan di depan Istana Negara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Penerangan dan Energi DKI Jakarta memasang sejumlah lampu penerangan di Kali Item yang ditutup kain waring di samping Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (25/7/2018). Lampu dipasang di atas kain waring.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah petugas Dinas PE tampak melakukan pemasangan lampu LED selang atau lampu hias di kali selebar 25 meter tersebut.

Tampak baru sebagian dari Kali Item yang dipasangi lampu tersebut.

Baca juga: Waring Kali Item Diberi Lampu, Kata Sandiaga agar Jadi Menarik

Salah satu petugas Dinas PE yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pemasangan lampu telah dilakukan sejak Selasa kemarin.

"Dari kemarin udah disuruh dipasang. Enggak tahu juga disuruh semuanya atau enggak," ujar petugas tersebut.

Ia mengatakan, lampu tersebut akan dialiri aliran listrik dari lampu penerangan jalan.

Lampu hias tersebut hanya akan hidup saat malam hari atau disesuaikan dengan lampu jalan yang berada di sekitar kali tersebut.

Warna lampu ini bervariasi, ada merah hijau dan biru.

Ia mengatakan, lampu yang dipasang di Kali Item sama seperti lampu yang dipasang di pohon-pohon sepanjang kawasan Jalan Medan Merdeka dan pohon di depan Istana Negara.

"Kalau ini kayaknya lampu stok lama, tiap ada acara juga ini pasti ada. Ini kan juga sama kayak lampu di depan Istana, yang ngelilit pohon," ujar petugas tersebut.

"Lampunya bakal nyala kalau malam doang, kan ngikutin lampu penerangan jalan, jadi dia otomatis," kata petugas itu.

Baca juga: Cerita Anggota DPRD DKI Habiskan Sore di Pinggir Kali Item...

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk menutup Kali Item menggunakan kain waring untuk mengurangi bau menyengat dari kali tersebut.

"Sudah menahun di situ. Saya yang menginstruksikan memang, setelah saya berdiskusi dengan beberapa orang pakar, salah satu caranya adalah dengan mengurangi proses penguapan dari sungai itu. Penguapannya adalah dengan diberikan kain penutup," kata Anies di Balai Kota, Jumat (20/7/2018).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSUD Pasar Rebo Telah Vaksinasi 227 Lansia

RSUD Pasar Rebo Telah Vaksinasi 227 Lansia

Megapolitan
Kisah Kakek 80 Tahun yang Tawarkan Jasa Timbang Berat Badan Keliling Jakarta Timur. . .

Kisah Kakek 80 Tahun yang Tawarkan Jasa Timbang Berat Badan Keliling Jakarta Timur. . .

Megapolitan
Beragam Respons Wali Murid di Kota Tangerang soal Wacana Belajar Tatap Muka Juli Mendatang

Beragam Respons Wali Murid di Kota Tangerang soal Wacana Belajar Tatap Muka Juli Mendatang

Megapolitan
Polisi Minta PSSI Gandeng Satgas Covid-19 Buat Pertandingan Sepak Bola

Polisi Minta PSSI Gandeng Satgas Covid-19 Buat Pertandingan Sepak Bola

Megapolitan
Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Pemprov DKI Disarankan Percepat Vaksinasi Lansia

Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Pemprov DKI Disarankan Percepat Vaksinasi Lansia

Megapolitan
Pemprov DKI Persilakan Kementerian PUPR Mulai Normalisasi Sungai di Lahan yang Sudah Dibebaskan

Pemprov DKI Persilakan Kementerian PUPR Mulai Normalisasi Sungai di Lahan yang Sudah Dibebaskan

Megapolitan
Harga Pangan Naik, Pengusaha Warteg Dikhawatirkan Gulung Tikar

Harga Pangan Naik, Pengusaha Warteg Dikhawatirkan Gulung Tikar

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tak Beri Sanksi untuk Penolak Vaksinasi Covid-19

Pemkot Tangsel Tak Beri Sanksi untuk Penolak Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Sejumlah Warteg di Jabodetabek Pilih Tutup Sementara

Harga Cabai Naik, Sejumlah Warteg di Jabodetabek Pilih Tutup Sementara

Megapolitan
Pemkot Tangsel Coret Peserta Vaksinasi Covid-19 yang Tak Hadir Saat Penyuntikan

Pemkot Tangsel Coret Peserta Vaksinasi Covid-19 yang Tak Hadir Saat Penyuntikan

Megapolitan
Komnas Perempuan Imbau Korban Pelecehan Seksual Tak Sebarkan Bukti di Media Sosial

Komnas Perempuan Imbau Korban Pelecehan Seksual Tak Sebarkan Bukti di Media Sosial

Megapolitan
10 Pemuda Hendak Tawuran Ditangkap, 21 Celurit dan Senjata Tajam Disita

10 Pemuda Hendak Tawuran Ditangkap, 21 Celurit dan Senjata Tajam Disita

Megapolitan
Kasus Pelecehan 2 Karyawati oleh Bos, Komnas Perempuan: Polisi Harus Pakai Perspektif Korban

Kasus Pelecehan 2 Karyawati oleh Bos, Komnas Perempuan: Polisi Harus Pakai Perspektif Korban

Megapolitan
Ditendang Satpol PP Saat Bermain di Trotoar, Pemain Skateboard: Kita Tidak Punya Tempat yang Memadai

Ditendang Satpol PP Saat Bermain di Trotoar, Pemain Skateboard: Kita Tidak Punya Tempat yang Memadai

Megapolitan
Harga Daging Sapi Belum Turun Sejak Januari, Pedagang Khawatir Ada Lonjakan Saat Lebaran

Harga Daging Sapi Belum Turun Sejak Januari, Pedagang Khawatir Ada Lonjakan Saat Lebaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X