Tak Lulus PPDB "Online", 600 Siswa Kurang Mampu di Bekasi Diakomodir Masuk SMP Negeri

Kompas.com - 25/07/2018, 23:36 WIB
Suasana pengumuman hasil PPDB di SMAN 2 Kota Magelang, Kamis (12/7/2018). KOMPAS.com/IKA FITRIANA Suasana pengumuman hasil PPDB di SMAN 2 Kota Magelang, Kamis (12/7/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Sebanyak 600 siswa tidak mampu yang tidak lulus seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online telah didata Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk menempuh pendidikan di SMP negeri.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengatakan, kemungkinan jumlah siswa tersebut akan terus bertambah.

"Sejauh ini ada 600 siswa yang sudah kami sisir dan kami akomodir untuk sekolah di SMP negeri, mungkin akan bertambah menunggu rekap terakhirnya hari ini," kata Inayatullah, Rabu (25/7/2018).

Baca juga: Pungli PPDB, Sebagian Calon Orangtua Siswa SMPN 10 Diperiksa Polisi

Pihaknya mendapati beberapa bangku kosong di beberapa SMP negeri di Bekasi.

Selain itu, pihaknya juga kerap mendapat laporan masyarakat terkait banyaknya siswa tidak mampu yang tidak lulus seleksi PPDB online.

"Setelah PPDB online, ada beberapa bangku kosong lalu banyak aduan masyarakat terkait siswa tak mampu tidak masuk seleksi. Kami juga tambah rombongan belajar dari yang semula 38 kini jadi 39 atau 40," ujar Inayatullah.

Baca juga: Pungli PPDB SMPN 10 ke Ratusan Orangtua Siswa Mencapai Rp 274 Juta

Adapun penyisiran siswa tidak mampu dilakukan dengan menyebarkan surat edaran ke 52 kelurahan di Kota Bekasi.

"Jadi langkah cepatnya, kami sebar surat edaran karena penyisiran perlu waktu cepat agar anak-anak tidak tertinggal pelajaran," ucapnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasudin LH Jaktim Imbau Masyarakat Manfaatkan Bank Sampah

Kasudin LH Jaktim Imbau Masyarakat Manfaatkan Bank Sampah

Megapolitan
RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Covid-19, Mayoritas Orang Bergejala

RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Covid-19, Mayoritas Orang Bergejala

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangsel Tambah Kerja Sama RS Swasta

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangsel Tambah Kerja Sama RS Swasta

Megapolitan
Kebakaran Terjadi di SPBU MT Haryono Pancoran

Kebakaran Terjadi di SPBU MT Haryono Pancoran

Megapolitan
Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

Megapolitan
Penembakan Mahasiswa Halu Oleo, Vonis Brigadir AM Dijadwal Hari Ini

Penembakan Mahasiswa Halu Oleo, Vonis Brigadir AM Dijadwal Hari Ini

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Dekat Rel, Diduga Korban Tertabrak Kereta

Jasad Pria Ditemukan di Dekat Rel, Diduga Korban Tertabrak Kereta

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies Minta Doa Masyarakat Jakarta

Positif Covid-19, Anies Minta Doa Masyarakat Jakarta

Megapolitan
Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di Jakarta?

Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di Jakarta?

Megapolitan
Sejumlah Wilayah di Jaksel Padam Listrik, Lampu Merah Pertigaan Kalibata Tidak Berfungsi

Sejumlah Wilayah di Jaksel Padam Listrik, Lampu Merah Pertigaan Kalibata Tidak Berfungsi

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies Mengaku Tanpa Gejala

Positif Covid-19, Anies Mengaku Tanpa Gejala

Megapolitan
Terpapar Covid-19, Anies Tetap Akan Pimpin Rapat Virtual

Terpapar Covid-19, Anies Tetap Akan Pimpin Rapat Virtual

Megapolitan
Anies dan Riza Positif Covid-19, Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Ditutup

Anies dan Riza Positif Covid-19, Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Ditutup

Megapolitan
Jumlah RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta Bertambah, Kini Jadi 21

Jumlah RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta Bertambah, Kini Jadi 21

Megapolitan
Kronologi Anies Tertular Covid-19 dari Wagub DKI

Kronologi Anies Tertular Covid-19 dari Wagub DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X