5 Hal yang Belum Rampung Dikerjakan di Trotoar Sudirman-Thamrin

Kompas.com - 27/07/2018, 08:19 WIB
Pekerja menyelesaikan pembuatan separator di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (24/7). Pemprov DKI Jakarta menargetkan penataan Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin selesai sebelum dimulainya perhelatan Asian Games 2018 di bulan Agustus mendatang. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj/18. Pekerja menyelesaikan pembuatan separator di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (24/7). Pemprov DKI Jakarta menargetkan penataan Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin selesai sebelum dimulainya perhelatan Asian Games 2018 di bulan Agustus mendatang. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj/18.

JAKARTA, KOMPAS.com - Trotoar Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin yang direvitalisasi untuk perhelatan Asian Games 2018 masih belum menunjukkan wujud rancangannya.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Yusmada Faizal mengatakan, setidaknya ada lima hal yang belum dibangun di trotoar kawasan tersebut.

Lima hal tersebut adalah:

1. Selter sejajar dengan jalur hijau

Media sosial sempat dihebohkan dengan posisi selter atau halte bus di Jalan Sudirman yang terhalang rerumputan jalur hijau.

Pejalan kaki kebingungan ketika naik bus sebab aksesnya terhalang rumput.

Baca juga: Gubernur DKI: Alhamdulillah Sekarang Jalan Thamrin-Sudirman Sudah Lurus Semua

Tanggal 22 Juli 2018, pengerjaan trotoar Sudirman-Thamrin masih terus dikebut. Kompas.com/Sherly Puspita Tanggal 22 Juli 2018, pengerjaan trotoar Sudirman-Thamrin masih terus dikebut.
Salah satu contohnya ada di depan Panin Tower, Bundaran Senayan, Jakarta Pusat.

Adapun contoh yang sudah benar sesuai desain ada di depan Hotel Le Meridien yang selternya sebidang dengan jalur hijau.

"Itu masih dalam proses pembangunan. Haltenya itu nanti di depan (mepet jalan), semuanya nanti akan seperti itu," kata Yusmada, Kamis (26/7/2018).

Baca juga: Koalisi Pejalan Kaki Sebut Trotoar Sudirman-Thamrin Belum Ramah Difabel

2. Motif lurik

Dalam desain, lantai trotoar akan bermotif lurik.

Namun, di koridor Semanggi hingga Dukuh Atas yang sebagian lantainya sudah diganti dengan batu alam, belum terlihat adanya motif lurik.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X