Kompas.com - 27/07/2018, 18:11 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik di ruangannya, lantai 9 Gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COMWakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik di ruangannya, lantai 9 Gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa hari lalu, program televisi Mata Najwa menampilkan liputan khusus terkait isi sel narapidana korupsi di Lapas Sukamiskin.

Salah satu sel yang didatangi adalah sel mantan anggota DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi.

Sanusi merupakan adik kandung Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik. Apa kata Taufik ketika melihat tayangan itu?

"Kalau saya sih ketawa ketawa saja, santai saja," ujar Taufik di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (27/7/2018).

Baca juga: Menurut M Sanusi, Tak Semua Kamar di Lapas Sukamiskin Mewah

Terkait isi sel Sanusi, Taufik menilai tidak ada yang istimewa. Menurut dia, sel Sanusi tidak mewah dan biasa-biasa saja.

Kata Taufik, sel tahanan memang harus manusiawi karena bukan dihuni satu atau dua hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam tayangan tersebut, ada sofa mewah di sel Sanusi. Taufik mengatakan hal itu tidak aneh.

"Menurut saya masih batas normal. Kalau tidur masak pakai kasur palembang? Kan bukan yang hanya sehari di situ, mestinya normal-normal saja," kata Taufik.

Baca juga: Jero Wacik, Choel Mallarangeng hingga M Sanusi Ajukan PK ke MA

Termasuk ketika tim Mata Najwa menemukan uang di dalam sel Sanusi. Taufik mengatakan wajar saja jika Sanusi memegang sejumlah uang di dalam penjara. Apalagi, jumlahnya masih jutaan rupiah.

"Uang orang mesti pegang dong, memang makan pakai apa? Kadang kan kita kan pingin beli yang lain juga. Saya kira uang mesti pegang, kecuali kalau uangnya Rp 1 miliar. Kalau uang Rp 2 juta mah normal lah," ujar Taufik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berubah Pakai Data Dukcapil, Depok Akan Kurangi Target Vaksinasi Covid-19

Berubah Pakai Data Dukcapil, Depok Akan Kurangi Target Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Pelaku Masturbasi di Dekat Motor Korban Ditangkap, Polisi: Lebih dari 20 Kali Beraksi

Pelaku Masturbasi di Dekat Motor Korban Ditangkap, Polisi: Lebih dari 20 Kali Beraksi

Megapolitan
Asyik Bermain Ponsel di Depan Rumah, Dua Bocah Dijambret

Asyik Bermain Ponsel di Depan Rumah, Dua Bocah Dijambret

Megapolitan
Anies Resmikan Pembangunan Gereja Batak Karo Protestan di Jakarta Utara

Anies Resmikan Pembangunan Gereja Batak Karo Protestan di Jakarta Utara

Megapolitan
3 Wilayah Rawan Banjir di Kota Tangerang: Ciledug, Karang Tengah, dan Periuk

3 Wilayah Rawan Banjir di Kota Tangerang: Ciledug, Karang Tengah, dan Periuk

Megapolitan
Kasus Masturbasi di Jok Motor Milik Perempuan di Pesanggrahan, Polisi: Pelaku Hobi Nonton Film Porno sejak Kecil

Kasus Masturbasi di Jok Motor Milik Perempuan di Pesanggrahan, Polisi: Pelaku Hobi Nonton Film Porno sejak Kecil

Megapolitan
Jelang Musim Hujan, Sejumlah Perahu Karet BPBD Kota Tangerang Rusak

Jelang Musim Hujan, Sejumlah Perahu Karet BPBD Kota Tangerang Rusak

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Masturbasi di Jok Motor Milik Seorang Perempuan di Pesanggrahan

Polisi Tangkap Pria yang Masturbasi di Jok Motor Milik Seorang Perempuan di Pesanggrahan

Megapolitan
Masih Ada 10 Pelintasan Sebidang Tak Dijaga di Jakarta Barat

Masih Ada 10 Pelintasan Sebidang Tak Dijaga di Jakarta Barat

Megapolitan
Kendaraan Usia Lebih dari 3 Tahun di Jakarta Harus Lulus Tes Uji Emisi atau Bersiap Ditilang

Kendaraan Usia Lebih dari 3 Tahun di Jakarta Harus Lulus Tes Uji Emisi atau Bersiap Ditilang

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang di Cipete Selatan, Pohon Mangga Tumbang Timpa Mobil

Hujan Deras dan Angin Kencang di Cipete Selatan, Pohon Mangga Tumbang Timpa Mobil

Megapolitan
41 RT di Kota Bekasi Masuk Zona Kuning

41 RT di Kota Bekasi Masuk Zona Kuning

Megapolitan
Sidang Lanjutan Perkara Hoaks Babi Ngepet di Depok Ditunda

Sidang Lanjutan Perkara Hoaks Babi Ngepet di Depok Ditunda

Megapolitan
Asosiasi Pilot Garuda Minta Pemerintah Tinjau Ulang Syarat Penumpang Wajib Tes PCR

Asosiasi Pilot Garuda Minta Pemerintah Tinjau Ulang Syarat Penumpang Wajib Tes PCR

Megapolitan
Seluruh RT di DKI Jakarta Bebas dari Zona Merah dan Oranye Penyebaran Covid-19

Seluruh RT di DKI Jakarta Bebas dari Zona Merah dan Oranye Penyebaran Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.