Mobil Odong-odong Diseruduk Truk di Cakung, 11 Anak Luka-luka

Kompas.com - 27/07/2018, 20:30 WIB
Ilustrasi Kecelakaan Mobil HANDININGIlustrasi Kecelakaan Mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah truk menabrak mobil odong-odong di Jalan Dr Radjiman Widyodiningrat, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (27/07/2018).

Akibatnya, 11 anak terluka dan dilarikan ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi.

Kecelakaan lalu lintas itu terjadi ketika odong-odong yang dikemudikan Mulyana (54) sedang mengangkut anak-anak dan ibu-ibu dari arah Cakung.

Baca juga: Odong-odong di Mata Pemerhati Keselamatan Lalu Lintas

 

Lalu di tengah perjalanan, sebuah truk menghantam bagian belakang odong-odong hingga terperosok ke dalam saluran air.

" Truk Hino berjalan dari selatan ke utara dengan melalui Jalan Radjiman Widyodiningrat dengan kecepatan sedang. Sesampainya di dekat Pasar Pulo Jahe, menabrak bagian belakang mobil odong-odong yang sedang berjalan searah. Akibatnya, 11 orang anak terluka," kata Kanit Laka Polres Metro Jakarta Timur AKP Agus, saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (27/07/2018).

Agus menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Hanya saja, kondisi mobil odong-odong mengalami kerusakan di bagian belakang.

Baca juga: Odong-odong Dilarang Beroperasi di Jalan Raya

"Tidak ada korban jiwa, 11 anak yang terluka sudah dibawa ke rumah sakit," ujar Agus.

Sementara itu, Agus Hermanto, sopir truk yang menabrak mobil odong-odong tersebut, kini sedang menjalani pemeriksaan oleh kepolisian.

"Sopirnya ada, tidak kabur, sedang kami periksa tadi dari jam 6 sore," ujar Agus.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X