HKTI DKI Sebar Bubuk untuk Kurangi Bau Menyengat Kali Item

Kompas.com - 29/07/2018, 21:16 WIB
Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DKI Jakarta menyebar 500 kilogram bubuk DeoGone  di Kali Sentiong atau Kali Item, Jakarta, Minggu (29/7/2018). Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DKI Jakarta menyebar 500 kilogram bubuk DeoGone di Kali Sentiong atau Kali Item, Jakarta, Minggu (29/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DKI Jakarta menyebarkan 500 kilogram bubuk DeoGone ke Kali Sentiong atau Kali Item di Jakarta Pusat, Minggu (29/7/2018) sekitar pukul 09.30 WIB.

Suwardi Hagani selaku ketua panitia mengatakan, aksi sebar bubuk penghilang bau tersebut murni inisiatif pihaknya sebagai wujud keprihatinan atas permasalahan Kali Sentiong.

"Saya sebagai masyarakat, khususnya pengurus HKTI merasa prihatin saja terhadap permasalahan Kali Sentiong. Itu kan suda ramai banget di media, baik lokal maupun internasional," kata Suwardi.

Baca juga: 2.500 Liter Cairan Mikroba Disemprotkan ke Kali Item

Ia menjelaskan, bubuk DeoGone merupakan hasil penemuan Dr Tri Panji, MS., APU, yang telah teruji di laboraturium.  Dr Tri Panji adalah pakar mikrobiologi.

Suwardi mengatakan, bubuk DeoGone juga dikenal dengan sebutan bubuk pembasmi bau busuk limbah cair dan sampah. Bubuk itu telah dipatenkan tahun 2014.

HKTI pernah melakukan aksi serupa di Kali Grogol tahun 2015. "Kami sudah pernah melakukannya di Kali Grogol tahun 2015 dan sukses. Makanya kami coba berpartisipasi lagi," ujar Suwardi.

Baca juga: Sandiaga Tak Mau Banyak Tanggapi Pernyataan soal Kali Item hingga Bikin Masalah Tak Tertangani

Ia menyatakan dibutuhkan pembiayaan yang besar untuk mengurangi bau menyengat di Kali Sentiong.

"Pembelian bubuk itu 100 persen iuran sendiri para pengurus. Tadi kami cuma bisa menebar 500 kilogram, padahal idealnya dibutuhkan setidaknya 7,5 ton untuk Kali Sentiong," kata Suwardi.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Megapolitan
UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

Megapolitan
Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Rektor IPB University Positif Covid-19

Rektor IPB University Positif Covid-19

Megapolitan
Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Megapolitan
Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Megapolitan
Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Megapolitan
Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Megapolitan
Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Megapolitan
2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Megapolitan
Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X