Napi Kendalikan Penyelundupan 1,4 Ton Ganja Dalam Tumpukan Limbah Ikan Asin

Kompas.com - 30/07/2018, 20:35 WIB
Rilis kasus penyelundupan ganja di dalam truk ikan asin di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/7/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaRilis kasus penyelundupan ganja di dalam truk ikan asin di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Reserse Narkoba Kombes Suwondo Nainggolan mengatakan, penyelundupan 1.434 ton ganja dalam tumpukan limbah ikan asin dikendalikan oleh narapidana kasus narkoba.

Sebelumnya, pihaknya menggagalkan upaya penyelundupan 1,4 ton ganja asal Aceh yang akan didistribusikan ke kawasan Jakarta dan Bogor, Jawa Barat, tersebut.

"Ada dua napi yang mengendalikan. Satu napi dari LP Gintung Cirebon dan satu lagi dari LP Lampung," ujar Suwondo, di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).

Baca juga: Digagalkan, Penyelundupan 1,4 Ton Ganja dalam Limbah Ikan Asin

Ia mengakui, kasus ini menambah daftar panjang pengendalian peredaran narkotika oleh para napi.

"Kami terus berkoordinasi dengan Ditjen PAS (Direktorat Jenderal Permasyarakatan) untuk mengungkap dan mencegah seorang napi terhubung dengan dunia luar dan terlibat dalam pengendalian peredaran narkoba," kata dia.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi Arianto mengatakan, atas kendali kedua napi tersebut, ganja dengan berat lebih dari 1,4 ton tersebut diselundupkan di dalam truk bermuatan limbah ikan asin.

"Jadi, paket-paket ganja itu dikemas kemudian dimasukkan di dasar truk fuso dan ditumpuk dengan limbah ikan asin yang berbau busuk," ujar Purwadi.

Baca juga: Simpan Lebih dari 30 Paket Ganja, Warga Papua Niugini Diringkus Polisi

Purwadi mengatakan, bau busuk dari limbah ikan asin sengaja digunakan untuk menyamarkan bau ganja sehingga dapat mengelabuhi petugas dan mengganggu kepekaan penciuman anjing pelacak.

Diketahui, dua pekan lalu, polisi mengungkap kasus peredaran narkotika asal Perancis yang dikendalikan oleh napi LP Cipinang berinisaial AS.

Saat itu Suwondo mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk menggali cara AS dan napi lain mengendalikan peredaran narkoba.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Megapolitan
Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Megapolitan
Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Megapolitan
Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Megapolitan
Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Megapolitan
Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Megapolitan
Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Megapolitan
Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Megapolitan
Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Megapolitan
Siap Jadi Wagub DKI, Nurmansjah Lubis: Pindahkan Bully-nya Bang Anies ke Ane

Siap Jadi Wagub DKI, Nurmansjah Lubis: Pindahkan Bully-nya Bang Anies ke Ane

Megapolitan
Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

Megapolitan
Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Megapolitan
Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

Megapolitan
Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X