Kompas.com - 30/07/2018, 23:32 WIB
Ilustrasi pemilu KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASAIlustrasi pemilu

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Banani Bahrul mengatakan, 13 dari 16 partai politik belum menyerahkan perbaikan berkas hingga H-1 batas terakhir pengumpulan pada 31 Juli 2018.

Ada 659 bakal caleg yang mendaftar untuk pemilihan anggota DPRD Kota Tangerang periode 2019-2024.

"Untuk perbaikan, baru tiga partai yang selesai menyampaikan perbaikannya. PSI (Partai Solidaritas Indonesia), Partai Berkarya, dan PDI-Perjuangan," kata Banani saat dihubungi wartawan, Senin (30/7/2018).

Baca juga: INFOGRAFIK: 17 Bakal Caleg di 11 Kota Eks Koruptor

Sementara 13 parpol yang belum menyerahkan berkas perbaikan yaitu PKB, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Garuda, PKS, Partai Perindo, PPP, PAN, Partai Hanura, Partai Demokrat, PBB dan PKPI.

Banani mengatakan, beberapa berkas persyaratan yang perlu diperbaiki bakal caleg seperti surat riwayat hidup hingga perubahan kekeliruan akta lahir.

"Perbaikan itu ada yang salinan ijazahnya belum dilegalisir, belum ada surat keterangan dari pengadilan bahwa yang bersangkutan bukan mantan terpidana, variatif," ujarnya. 

Baca juga: Data Bawaslu, 93 Bakal Caleg DPRD Kabupaten Terindikasi Eks Koruptor

KPU Kota Tangerang memberi kesempatan pengajuan perbaikan berkas administrasi bakal caleg pada 22-31 Juli 2018.

Selanjutnya, pada 8-12 Agustus 2018 akan dilakukan pengumuman dan penetapan daftar calon sementara.

Sementara penetapan daftar calon legislatif akan dilaksanakan pada 20 September 2018.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Berizin, Sebuah Gudang di Tangsel Disegel

Tak Berizin, Sebuah Gudang di Tangsel Disegel

Megapolitan
Polres Jakarta Selatan Buka 31 Gerai Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Polres Jakarta Selatan Buka 31 Gerai Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Megapolitan
Warga Tangerang Selatan Masih Kesulitan Peroleh Minyak Goreng Murah

Warga Tangerang Selatan Masih Kesulitan Peroleh Minyak Goreng Murah

Megapolitan
Belum Dapat Bantuan, Warga Tegal Alur Dirikan Dapur Umum dan Bagikan Makanan ke Warga

Belum Dapat Bantuan, Warga Tegal Alur Dirikan Dapur Umum dan Bagikan Makanan ke Warga

Megapolitan
Relawan Jokowi Mania Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Ubedilah Badrun

Relawan Jokowi Mania Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Ubedilah Badrun

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Puncak Musim Hujan, Warga Bumi Nasio Kota Bekasi Siapkan Pompa

Antisipasi Banjir di Puncak Musim Hujan, Warga Bumi Nasio Kota Bekasi Siapkan Pompa

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Masyarakat Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Masyarakat Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Sebut Kendaraan Berpelat Khusus RF Kerap Langgar Ganjil-Genap karena Merasa Kebal Hukum

Polisi Sebut Kendaraan Berpelat Khusus RF Kerap Langgar Ganjil-Genap karena Merasa Kebal Hukum

Megapolitan
Tahanan Narkoba Polres Jaksel Tewas, Keluarga Bakal Lapor ke Propam Polri

Tahanan Narkoba Polres Jaksel Tewas, Keluarga Bakal Lapor ke Propam Polri

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.012

UPDATE 19 Januari: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.012

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Palmerah Dipercepat dengan 'Door to Door'

Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Palmerah Dipercepat dengan "Door to Door"

Megapolitan
2 Hari Terjebak Banjir, Sebagian Warga Tegal Alur Belum Dapat Bantuan

2 Hari Terjebak Banjir, Sebagian Warga Tegal Alur Belum Dapat Bantuan

Megapolitan
Sindir Anies 'Kerja Senyap' Saat Banjir, Fraksi PDI-P: Karena Memang Tidak Ada yang Dikerjakan

Sindir Anies "Kerja Senyap" Saat Banjir, Fraksi PDI-P: Karena Memang Tidak Ada yang Dikerjakan

Megapolitan
Kebakaran Melanda Toko Pakaian dan Sembako di Kebayoran Lama

Kebakaran Melanda Toko Pakaian dan Sembako di Kebayoran Lama

Megapolitan
Sudinsos Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Sudinsos Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.