Kompas.com - 31/07/2018, 14:49 WIB
Pagar pembatas depan Stasiun Sudirman kembali jebol, Selasa (31/7/2018) KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELAPagar pembatas depan Stasiun Sudirman kembali jebol, Selasa (31/7/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pagar pembatas depan Stasiun Sudirman di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, arah Semanggi diketahui kembali jebol

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Selasa (31/7/2018) siang, sendi pagar pembatas sepanjang 1,5 meter terlihat sengaja dijebol.

Warga bebas berlalu lalang menuju dan keluar Stasiun Sudirman.

Baca juga: PKL Berdagang di Dalam Pagar Stasiun Kota

Beberapa Kopaja terlihat mengetem di depan Stasiun Sudirman.

Orang-orang yang ingin naik turun Kopaja tampak bebas melalui jalan kecil bekas pagar pembatas yang dijebol tersebut.

Tidak diketahui siapa yang pertama kali menjebol pagar tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kopaja, Ojek Online, hingga Taksi Mangkal di Depan Stasiun Sudirman

"Enggak tahu ya kerjaan siapa nih. Kayaknya sudah (jebol) begini dari minggu lalu deh," ujar Syahrul, seorang pedagang asongan di sekitar Stasiun Sudirman, kepada Kompas.com, Selasa.

Kompas.com juga tidak melihat petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan polisi lalu lintas yang berjaga di lokasi. 

Seperti diketahui, bagian depan Stasiun Sudirman dipasang pagar pembatas setinggi 1 meter agar penumpang bus atau ojek online tidak melompat. Namun, pagar pembatas beberapa kali dijebol orang tak dikenal.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.