Kompas.com - 01/08/2018, 21:57 WIB
Terminal Sementara, depan Stasiun Depok Baru, Jalan Arif Rahman, Depok, Selasa (31/7/2018). Kompas.com/Cynthia LovaTerminal Sementara, depan Stasiun Depok Baru, Jalan Arif Rahman, Depok, Selasa (31/7/2018).

DEPOK, KOMPAS.com - Pemindahan angkutan umum dari Terminal Depok ke terminal sementara di depan Stasiun Depok Baru, dinilai membuat angkutan menjadi lebih tertib.

Angkutan di Terminal Depok dipindahkan ke terminal sementara karena akan ada pembangunan Terminal Metro Stater Depok. 

“Semenjak pemindahan Terminal Depok ke terminal sementara, tidak lagi macet di sini, soalnya kita ngetem 10 menit per angkotnya,” ucap Adit (21), salah satu sopir angkot saat ditemui di depan terminal sementara depan Stasiun Depok Baru, Jalan Arif Rahman, Depok, Rabu (1/8/2018).

Terlihat para sopir angkot hanya menurunkan penumpang, lalu keluar menuju Jalan Arif Rahman. Hanya dua atau tiga angkot yang ngetem mengambil penumpang.

Baca juga: Terminal Depok Akan Terintegrasi dengan Stasiun dan Pusat Perbelanjaan

 

Angkot yang ngetem pun tidak berlangsung lama. Hal serupa diungkapkan Arif (38), supir angkot 112.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, jalanan semakin tertib karena pintu keluar bus dengan pintu keluar angkot dibedakan.

“Dulu kan satu pintu di terminal sebelumnya, pintu keluarnya sama-sama di Jalan Margonda. Sekarang dipisahkan, yang bus pintu keluarnya di Margonda, samping ITC Depok, sedangkan angkutan umum pintu keluarnya ada di Jalan Arif Rahman Hakim,” ujar dia.

Sementara Marwan (58), supir angkot lainnya mengatakan, awalnya kolong flyover Jalan Arif Rahman Hakim dipenuhi oleh PKL liar sehingga menghambat alur angkutan lewat.

Namun, setelah PKL liar dibenahi pada Senin (30/7/2018), jalanan dinilai menjadi semakin lebar.

Baca juga: Terminal Depok Dipindah Sementara, Dishub Rekayasa Traffic Light

“Biasanya Pasar Kemiri ini ramai pembeli, angkot juga ramai. Belum lagi ojek atau motor yang lewat. Sekarang mah sudah semakin lebar semenjak pemindahan angkutan umum ini,” ucap Marwan.

Meski begitu, ia jarang mengambil penumpang di terminal sementara yang jadi terminal baru bagi para sopir angkutan.

“Saya cuma mutar saja lewat stasiun sementara buat bayar retribusi, selebihnya cari penumpangnya di luar terminal," ucap Marwan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Megapolitan
Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Megapolitan
Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Megapolitan
Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Megapolitan
Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Megapolitan
73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Megapolitan
Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Megapolitan
Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Megapolitan
Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Megapolitan
Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Megapolitan
Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Megapolitan
Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.