5 Fakta Equestrian Park Pulomas yang Terbesar di Asia Tenggara

Kompas.com - 03/08/2018, 10:12 WIB
Jakarta Internasional Equestrian Park di Pulomas diresmikan Gubernur DKI Jakarta anies Baswedan, Kamis (2/8/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Jakarta Internasional Equestrian Park di Pulomas diresmikan Gubernur DKI Jakarta anies Baswedan, Kamis (2/8/2018).

"Ini faktor terbesar bahwa DKI bisa diakui dunia, karena posisi Pulomas sama dengan di Eropa. Kuda-kuda dari Eropa bisa langsung masuk dan keluar. Ini menyatakan begitu bersihnya kita saat ini, sehingga untuk ke depan mudah-mudahan bisa mempertahankan. Ini tugas berat," ujar dia.

Baca juga: Dari Pasir hingga Kandang, Ini Keistimewaan Equestrian Pulomas

4. Air dan pasir kualitas tinggi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan salah satu sarana yang istimewa dari JIEP adalah pasir yang digunakan di arena pertandingan merupakan pasir yang berasal dari daerah

Bangka dicampur dengan bio tekstil dari Negara Jerman sehingga membuat tekstur pasir terasa lembab.

"Dan dan kalo kita jalan itu empuk. katanya kalo kuda itu loncat dan jatuh dia tidak terbenam dan kuda setelahnya bisa menggunakan tanpa terbenam. jadi pasirnya memungkinkan dipakai terus menerus sehingga tetap memiliki standar yang sama," kata Anies.

Baca juga: Anies Ceritakan Beratnya Syarat Equestrian Pulomas Jadi Venue Asian Games...

Selain pasir air yang digunakan untuk menyiram lapangan berkuda diambil langsung dari danau yang terletak persis di depan tribun utama.

Namun penyiraman ini melalui beberapa proses sebelum disiramkan ke lapangan. Diantaranya proses filtrasi pertama yaitu water treatment, selanjutnya akan dialirkan ke Ground Water Tank (GWT) dan melewati proses osmosis serta ultraviolet sebelum disiramkan ke lapangan.

5. Tribun utama yang mewah

Tribun utama mampu menampung 900 orang penonton termasuk para penyandang disabilitas. Bukan hanya tribun biasa, bangunan yang memiliki tiga lantai ini juga dilengkapi dengan ruang VIP sekelas kafe mewah, lantai yang dialasi karpet.

Bangunan tribun lantai pertama untuk ruangan tiket, ruangan ofisial, atlet, lobi, ruang serba guna, dan kantor. Lantai kedua terdapat ruang rapat, ruang konferensi pers, ruang wasit dan ruang penyiaran. Lantai ketiga terdiri dari ruang VIP lounge, area makan atlet dan ruang VIP biasa.

"Ini equestrian kelas dunia, bisa menampung 990 penonton, fasilitasnya luar biasa, dan di Asia hanya ada tiga yang seperti ini. Diharapkan dari fasilitas ini muncul posisi (dan prestasi) Indonesia di dunia internasional, betul-betul bisa dimanfaatkan," ujar Anies.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Megapolitan
Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

Megapolitan
5 Fakta Persidangan Kasus Pembobolan Rekening Ilham BIntang

5 Fakta Persidangan Kasus Pembobolan Rekening Ilham BIntang

Megapolitan
Lebih Aman dan Nyaman Jalani Masa Transisi dengan Protokol J3K dari Gojek

Lebih Aman dan Nyaman Jalani Masa Transisi dengan Protokol J3K dari Gojek

BrandzView
5 Fakta Aksi Perusakan dan Penganiayaan oleh Anggota PPSU, Berawal dari Karaoke

5 Fakta Aksi Perusakan dan Penganiayaan oleh Anggota PPSU, Berawal dari Karaoke

Megapolitan
Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel, Polisi: Info Keluarga Tidak Ada Masalah

Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel, Polisi: Info Keluarga Tidak Ada Masalah

Megapolitan
UPDATE Grafik 8 Juli Depok: 10 Kasus Baru Covid-19

UPDATE Grafik 8 Juli Depok: 10 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Tak Lolos PPDB Jakarta, Pelajar Peraih Ratusan Penghargaan Akhirnya Putus Sekolah

Tak Lolos PPDB Jakarta, Pelajar Peraih Ratusan Penghargaan Akhirnya Putus Sekolah

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Hujan Guyur Bekasi Siang dan Sebagian Jakarta Malam Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Hujan Guyur Bekasi Siang dan Sebagian Jakarta Malam Nanti

Megapolitan
Menyantap Bubur Ayam Barito untuk Kali Pertama di Masa Pandemi Covid-19

Menyantap Bubur Ayam Barito untuk Kali Pertama di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
Percobaan Perampokan Sadis di Bekasi, Pelaku Terlilit Hutang

Percobaan Perampokan Sadis di Bekasi, Pelaku Terlilit Hutang

Megapolitan
Anggota PPSU Rusak Kantor Satpel LH Mampang Prapatan, Polisi: Salah Paham Saja

Anggota PPSU Rusak Kantor Satpel LH Mampang Prapatan, Polisi: Salah Paham Saja

Megapolitan
Pengelola: Pengembangan Fasilitas Ancol Dilakukan Supaya Orang Tak Perlu ke Luar Negeri

Pengelola: Pengembangan Fasilitas Ancol Dilakukan Supaya Orang Tak Perlu ke Luar Negeri

Megapolitan
UPDATE 8 Juni: Tak Ada Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Pasien Sembuh Bertambah 2

UPDATE 8 Juni: Tak Ada Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Pasien Sembuh Bertambah 2

Megapolitan
Fasilitas di Atas Lahan Reklamasi Ancol Bakal Dibangun pada 2021

Fasilitas di Atas Lahan Reklamasi Ancol Bakal Dibangun pada 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X