Kalla: Kita Makan Pisang di Kali Item, Tidak Ada Campur dengan Bau...

Kompas.com - 03/08/2018, 12:28 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama sejumlah menteri dan panitia penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc), meninjau Kali Sentiong di sebelah Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018), sambil makan pisang. Dok. Humas WapresWakil Presiden Jusuf Kalla bersama sejumlah menteri dan panitia penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc), meninjau Kali Sentiong di sebelah Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018), sambil makan pisang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla bercerita tentang pengalamannya berkunjung ke Kali Item, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018).

Wapres ingin melihat lebih lanjut terkait usaha untuk menghilangkan bau Kali Item di samping Wisma Atlet itu.

"Lebih khusus lagi usaha untuk meredam bau, kita makan pisang di situ tidak ada campur dengan bau," ujar Wapres saat konferensi pers di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018).

Baca juga: Usai Tinjau Wisma Atlet, Jusuf Kalla dan Anies Makan Pisang di Pinggir Kali Item

Wapres makan pisang bersama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi, dan Ketua INASGOC Erick Thohir.

Anies mengatakan mereka semua awalnya meninjau Wisma Atlet.

Kemudian lanjut mendekati Kali Item untuk melihat langsung kondisi pagi itu. Dia pun menyatakan bahwa bau di Kali Item sudah tidak tercium lagi.

Baca juga: Lagi, Jusuf Kalla Antarkan Anies ke Balai Kota

"Tadi ketika ke Wisma Atlet menyaksikan juga dari dekat bahwa kondisi Kali Sentiong, Kali Item ini, tidak lagi menghasilkan bau yang mengganggu," ujar Anies.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

Megapolitan
Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Megapolitan
Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Megapolitan
Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Megapolitan
Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Megapolitan
Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Megapolitan
Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Megapolitan
Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Megapolitan
Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Megapolitan
Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Megapolitan
Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Megapolitan
Penyintas Covid-19 Sebut Mereka yang Abai Protokol Kesehatan sebagai Orang Arogan

Penyintas Covid-19 Sebut Mereka yang Abai Protokol Kesehatan sebagai Orang Arogan

Megapolitan
Jubir Ralat Data, Ada Dua Pegawai PN Jakarta Barat yang Terpapar Covid-19

Jubir Ralat Data, Ada Dua Pegawai PN Jakarta Barat yang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Sepasang Lansia di Warakas Ditemukan Tewas di Dalam Rumah yang Terkunci

Sepasang Lansia di Warakas Ditemukan Tewas di Dalam Rumah yang Terkunci

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: Tambah 357, Total Kasus Covid-19 di Jakarta Ada 23.266

UPDATE 5 Agustus: Tambah 357, Total Kasus Covid-19 di Jakarta Ada 23.266

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X