Satpol PP Beri Waktu PKL Terminal Depok Bongkar Lapak hingga 4 Agustus

Kompas.com - 03/08/2018, 19:22 WIB
Penertiban damai Satpol PP Depok ke PKL terminal Depok, Jalan Margonda Raya, Jumat (3/8/2018). Kompas.com/Cynthia LovaPenertiban damai Satpol PP Depok ke PKL terminal Depok, Jalan Margonda Raya, Jumat (3/8/2018).

DEPOK, KOMPAS.com - Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Depok Kusumo mengatakan, pihaknya memberi waktu kepada pedagang kaki lima ( PKL) Terminal Depok untuk membongkar lapak mereka secara mandiri hingga Sabtu, (4/8/2018).

"Penertiban ini 3 kali 24 jam. Hari ini sebagian (PKL) sudah banyak yang membongkar (lapak secara) mandiri dan sebagian sudah selesai," ujar Kusumo, di Terminal Depok, Jawa Barat, Jumat (3/8/2018).

Mulai Jumat ini, Terminal Depok resmi ditutup seiring pembangunan Terminal Metro Starter Depok. 

Baca juga: Sebelum Ditertibkan Satpol PP, PKL Terminal Depok Bongkar Lapak Sendiri


Ia mengatakan, penertiban lapak pedagang mengedepankan cara-cara humanis. 

"Penertiban hari ini kami namakan penertiban damai dengan cara humanis dan harmonis dengan mengedepankan prinsip kemanusiaan," ucapnya. 

Menurut dia, para pedagang sudah mengerti dan menyadari untuk membongkar lapak mereka secara mandiri. 

Baca juga: Terminal Depok Resmi Ditutup, Angkot dan Bus Dipindahkan ke Terminal Sementara

Kusumo mengatakan, pihaknya akan menertibkan lapak yang belum dibongkar oleh pemiliknya. 

"Kalau masih ada (pedagang) yang belum bongkar (lapak), maka kami akan bantu bongkar. Terakhir hari Sabtu harus sudah selesai semua, karena Minggu sudah masuk alat-alat berat," ujar Kusumo. 

Berdasarkan pantauan Kompas.com, terlihat para petugas kepolisian bersenjata dan petugas Satpol PP berjaga di hari penutupan Terminal Depok.

Baca juga: Terminal Depok Akan Ditutup, Pedagang Kebingungan

Sebagian besar lapak pedagang di Terminal Depok sudah dibongkar. Hanya beberapa pedagang yang masih berjualan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Megapolitan
Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Megapolitan
Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Megapolitan
Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Megapolitan
Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

Megapolitan
Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Megapolitan
Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Megapolitan
BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

Megapolitan
Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Anggarannya Sempat Dicoret, Disdik DKI Usulkan SMK Pariwisata jadi Sekolah Asrama

Anggarannya Sempat Dicoret, Disdik DKI Usulkan SMK Pariwisata jadi Sekolah Asrama

Megapolitan
Bocah yang Hanyut di Kali Angke Ciputat Ditemukan 13 Meter dari Lokasi Awal

Bocah yang Hanyut di Kali Angke Ciputat Ditemukan 13 Meter dari Lokasi Awal

Megapolitan
Kisah Penjaga Lintasan Kereta Tak Berpalang di Ancol, Lari-lari 500 Meter hingga Ribut dengan Pengendara 'Ngeyel'

Kisah Penjaga Lintasan Kereta Tak Berpalang di Ancol, Lari-lari 500 Meter hingga Ribut dengan Pengendara "Ngeyel"

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X