Saat Jokowi Puji "Pelican Crossing", Kalla Puji Kali Item yang Tak Lagi Bau...

Kompas.com - 04/08/2018, 08:54 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama sejumlah menteri dan panitia penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc), meninjau Kali Sentiong di sebelah Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018), sambil makan pisang. Dok. Humas WapresWakil Presiden Jusuf Kalla bersama sejumlah menteri dan panitia penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc), meninjau Kali Sentiong di sebelah Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018), sambil makan pisang.

Keesokan harinya, Jumat (3/8/2018), Anies giliran mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau kesiapan infrastruktur menjelang Asian Games.

Salah satunya adalah Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, yang akan jadi tempat menginap para atlet Asian Games.

Di akhir kunjungan, Kalla beserta rombongan menuju Kali Sentiong atau Kali Item yang tepat berada di sebelah Wisma Atlet.

Baca juga: Diantar ke Balai Kota, Anies Ajak Jusuf Kalla ke Ruangannya

Ia bersama Anies, Menpora Imam Nahrawi, dan Menteri Basuki terlihat berbincang hangat sambil memakan buah pisang.

Kalla menyebut Kali Item itu kini sudah tidak bau.

"Bau enggak, bau enggak? Enggak kan? Ini hanya bau pisang saja, jadi ya sudah ketahuan kan gimana? Sudah tidak bau," tutur Kalla.

Baca juga: Kalla: Kita Makan Pisang di Kali Item, Tidak Ada Campur dengan Bau...

Kalla mengaku tidak mencium bau Kali Item saat memakan pisang di sana.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengantar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Balai Kota, Jumat (3/8/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Wakil Presiden Jusuf Kalla mengantar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Balai Kota, Jumat (3/8/2018).
"Lebih khusus lagi usaha untuk meredam bau, kita makan pisang di situ tidak ada campur dengan bau," ujar Kalla.

Anies pun memastikan Kali Item sudah tidak bau lagi.

Baca juga: Usai Tinjau Wisma Atlet, Jusuf Kalla dan Anies Makan Pisang di Pinggir Kali Item

"Iya, Pak, memang (Kali Item) sudah enggak bau. Yang masih bau itu di medsos, tetapi kalau di kalinya sudah enggak ada," kata Anies.

Wapres Jusuf Kalla bersama rombongan saat meninjau kesiapan venue dan non-venue Asian Games 2018, Jumat (3/8/2018) di Jakarta.Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Wapres Jusuf Kalla bersama rombongan saat meninjau kesiapan venue dan non-venue Asian Games 2018, Jumat (3/8/2018) di Jakarta.
Pemprov DKI Jakarta melakukan sejumlah upaya untuk mengurangi bau Kali Item.

Selain menutup kali dengan kain waring, Pemprov DKI juga mengoperasikan nano bubble dan beberapa alat lainnya untuk memperbaiki baku mutu air Kali Item.

Baca juga: Wapres Jusuf Kalla Nyatakan Indonesia Sudah Siap Gelar Asian Games

Kementerian PUPR juga menggelontorkan air kali itu agar airnya mengalir dan mengalihkan alirannya ke Kali Sunter, Jakarta Utara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Barito 1 Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah

Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Barito 1 Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah

Megapolitan
UPDATE 26 Februari: Bertambah 154 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 7.589

UPDATE 26 Februari: Bertambah 154 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 7.589

Megapolitan
Raih Penghargaan STA, Anies: Kita Berhasil Mengungguli Kota Lainnya di Dunia

Raih Penghargaan STA, Anies: Kita Berhasil Mengungguli Kota Lainnya di Dunia

Megapolitan
Kapolda Metro Usulkan Kampung Tangguh Jaya Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19 Masyarakat Umum

Kapolda Metro Usulkan Kampung Tangguh Jaya Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19 Masyarakat Umum

Megapolitan
UPDATE 26 Februari: Ada 39 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 44 Orang Sembuh

UPDATE 26 Februari: Ada 39 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 44 Orang Sembuh

Megapolitan
Sabu yang Hendak Diedarkan di Pondok Aren Diduga Milik Terpidana di Lapas Cilegon

Sabu yang Hendak Diedarkan di Pondok Aren Diduga Milik Terpidana di Lapas Cilegon

Megapolitan
Pemerintah Izinkan Vaksinasi Mandiri, Kadin DKI Berharap Pengusaha Diberikan Kemudahan

Pemerintah Izinkan Vaksinasi Mandiri, Kadin DKI Berharap Pengusaha Diberikan Kemudahan

Megapolitan
Terkait Penembakan di Cengkareng, Polri Diminta Tes Kejiwaan Polisi Pemegang Senjata Api

Terkait Penembakan di Cengkareng, Polri Diminta Tes Kejiwaan Polisi Pemegang Senjata Api

Megapolitan
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Mayat Dalam Plastik Sampah di Bogor, Termasuk Pacar Korban

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Mayat Dalam Plastik Sampah di Bogor, Termasuk Pacar Korban

Megapolitan
UPDATE 26 Februari: Depok Catat 262 Kasus Baru Covid-19, 5 Pasien Meninggal

UPDATE 26 Februari: Depok Catat 262 Kasus Baru Covid-19, 5 Pasien Meninggal

Megapolitan
Kadin DKI: Sudah 6.644 Perusahaan Mendaftar Vaksin Mandiri

Kadin DKI: Sudah 6.644 Perusahaan Mendaftar Vaksin Mandiri

Megapolitan
Diduga Hendak Transaksi, Pengedar Sabu Ditangkap di Ruko Pondok Aren

Diduga Hendak Transaksi, Pengedar Sabu Ditangkap di Ruko Pondok Aren

Megapolitan
UPDATE 26 Februari: Kasus Covid-19 di Jakarta Tambah 1.661, Sebagian Data Belum Dilaporkan

UPDATE 26 Februari: Kasus Covid-19 di Jakarta Tambah 1.661, Sebagian Data Belum Dilaporkan

Megapolitan
PSI Ajak Interpelasi Anies soal Banjir, Sekretaris Fraksi Golkar: Terlalu Mengada-ada

PSI Ajak Interpelasi Anies soal Banjir, Sekretaris Fraksi Golkar: Terlalu Mengada-ada

Megapolitan
Modus Penyelundupan Narkotika di Depok, 100 Kilogram Ganja Disembunyikan di Dalam Drum

Modus Penyelundupan Narkotika di Depok, 100 Kilogram Ganja Disembunyikan di Dalam Drum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X