Saat Jokowi Puji "Pelican Crossing", Kalla Puji Kali Item yang Tak Lagi Bau...

Kompas.com - 04/08/2018, 08:54 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau trotoar di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Kamis (2/8/2018). Kementerian PUPRPresiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau trotoar di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Kamis (2/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memantau persiapan pelaksanaan Asian Games 2018 dalam dua hari kemarin.

Anies terlebih dahulu mendampingi Jokowi menjajal trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin dan meninjau penyeberangan dengan rambu lalu lintas atau  pelican crossing Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono juga turut mendampingi Jokowi.

Baca juga: Anies Ajak Ibunda Jajal Pelican Crossing bersama Jokowi, Ini Alasannya...

Jokowi, Basuki, dan Anies berjalan menyusuri trotoar dari depan Hotel Le Meridien menuju arah Bundaran HI.

Presiden Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau trotoar di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018).Fabian Januarius Kuwado Presiden Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau trotoar di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018).
Sesampainya di trotoar depan Hotel Grand Sahid, Jokowi melanjutkan peninjauannya menggunakan mobil dinas kepresidenan.

Anies duduk di samping Jokowi, sementara Basuki duduk di kursi sebelah sopir.

Baca juga: Jokowi, Basuki dan Anies Jajal Trotoar Jalan Sudirman

Kendaraan berhenti tepat di Bundaran HI.

Ketiganya kemudian turun dan melanjutkan peninjauan dengan berjalan kaki ke arah Sarinah.

Jokowi, Basuki, serta Anies juga mencoba pelican crossing yang berada di antara Grand Hyatt dan Hotel Pullman.

Jokowi puji trotoar Sudirman-Thamrin dan pelican crossing 

Presiden Jokowi mengapresiasi penataan infrastruktur pejalan kaki di sepanjang Jalan Sudirman-Jalan MH Thamrin.

Setelah meninjau trotoar di depan Hotel Le Meridien hingga trotoar Bundaran HI, Jokowi melihat Jakarta sudah siap menyambut Asian Games 2018.

"Tadi mengecek persiapan, terutama infrastruktur kota, fasilitas pejalan kaki. Kita melihat hampir semuanya sudah dikatakan selesai," ujar Jokowi.

Baca juga: Presiden Jokowi: Pelican Crossing Sudah Tepat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mengajak ibunya meninjau pelican crossing di Bundaran Hotel Indonesia bersama Presiden Joko Widodo, Kamis (2/8/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mengajak ibunya meninjau pelican crossing di Bundaran Hotel Indonesia bersama Presiden Joko Widodo, Kamis (2/8/2018).
Meski demikian, Jokowi mengakui, memang masih ada satu atau dua pekerjaan yang belum selesai.

Pekerjaan itu, kata Jokowi, akan dilanjutkan setelah Asian Games.

Tak hanya trotoar Sudirman-Thamrin, Jokowi juga memuji pelican crossing Bundaran HI.

Baca juga: Ini Kata Jokowi Setelah Jalan Kaki di Trotoar Sudirman-Thamrin

Menurut Jokowi, pelican crossing semakin memudahkan masyarakat yang ingin menyeberang jalan karena tidak perlu naik-turun JPO.

Presiden Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang berbincang di depan Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (26/2/2018).Fabian Januarius Kuwado Presiden Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang berbincang di depan Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (26/2/2018).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga berpendapat bahwa keberadaan JPO di Bundaran HI merusak estetika. 

"Saya melihat dari sisi estetika, jembatan penyeberangan orang kalau di sini secara estetika ya ganggu. Kalau enggak ada kan, waah...lebih cantik, lebih indah Bundaran HI, ini bisa kita lihat ya," ujar Jokowi.

Kalla puji Kali Item yang tidak bau lagi

Keesokan harinya, Jumat (3/8/2018), Anies giliran mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau kesiapan infrastruktur menjelang Asian Games.

Salah satunya adalah Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, yang akan jadi tempat menginap para atlet Asian Games.

Di akhir kunjungan, Kalla beserta rombongan menuju Kali Sentiong atau Kali Item yang tepat berada di sebelah Wisma Atlet.

Baca juga: Diantar ke Balai Kota, Anies Ajak Jusuf Kalla ke Ruangannya

Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama sejumlah menteri dan panitia penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc), meninjau Kali Sentiong di sebelah Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018), sambil makan pisang. Dok. Humas Wapres Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama sejumlah menteri dan panitia penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc), meninjau Kali Sentiong di sebelah Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018), sambil makan pisang.
Ia bersama Anies, Menpora Imam Nahrawi, dan Menteri Basuki terlihat berbincang hangat sambil memakan buah pisang.

Kalla menyebut Kali Item itu kini sudah tidak bau.

"Bau enggak, bau enggak? Enggak kan? Ini hanya bau pisang saja, jadi ya sudah ketahuan kan gimana? Sudah tidak bau," tutur Kalla.

Baca juga: Kalla: Kita Makan Pisang di Kali Item, Tidak Ada Campur dengan Bau...

Kalla mengaku tidak mencium bau Kali Item saat memakan pisang di sana.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengantar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Balai Kota, Jumat (3/8/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Wakil Presiden Jusuf Kalla mengantar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Balai Kota, Jumat (3/8/2018).
"Lebih khusus lagi usaha untuk meredam bau, kita makan pisang di situ tidak ada campur dengan bau," ujar Kalla.

Anies pun memastikan Kali Item sudah tidak bau lagi.

Baca juga: Usai Tinjau Wisma Atlet, Jusuf Kalla dan Anies Makan Pisang di Pinggir Kali Item

"Iya, Pak, memang (Kali Item) sudah enggak bau. Yang masih bau itu di medsos, tetapi kalau di kalinya sudah enggak ada," kata Anies.

Wapres Jusuf Kalla bersama rombongan saat meninjau kesiapan venue dan non-venue Asian Games 2018, Jumat (3/8/2018) di Jakarta.Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Wapres Jusuf Kalla bersama rombongan saat meninjau kesiapan venue dan non-venue Asian Games 2018, Jumat (3/8/2018) di Jakarta.
Pemprov DKI Jakarta melakukan sejumlah upaya untuk mengurangi bau Kali Item.

Selain menutup kali dengan kain waring, Pemprov DKI juga mengoperasikan nano bubble dan beberapa alat lainnya untuk memperbaiki baku mutu air Kali Item.

Baca juga: Wapres Jusuf Kalla Nyatakan Indonesia Sudah Siap Gelar Asian Games

Kementerian PUPR juga menggelontorkan air kali itu agar airnya mengalir dan mengalihkan alirannya ke Kali Sunter, Jakarta Utara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota TNI AD Ditusuk Tetangga Pemakai Narkoba di Jakarta Timur

Anggota TNI AD Ditusuk Tetangga Pemakai Narkoba di Jakarta Timur

Megapolitan
Detik-detik Polisi Mabuk Tembak TNI dan Pegawai di Kafe RM, Saksi: Orang-orang Keluar Menangis

Detik-detik Polisi Mabuk Tembak TNI dan Pegawai di Kafe RM, Saksi: Orang-orang Keluar Menangis

Megapolitan
Oknum Polisi Tewaskan 3 Orang di Kafe Cengkareng, Kapolda Metro Meminta Maaf

Oknum Polisi Tewaskan 3 Orang di Kafe Cengkareng, Kapolda Metro Meminta Maaf

Megapolitan
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Dilantik Terpisah, Idris di Bandung dan Imam di RS karena Positif Covid-19

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Dilantik Terpisah, Idris di Bandung dan Imam di RS karena Positif Covid-19

Megapolitan
Cuma Kritik Anies tapi Tak Sentil Ganjar soal Banjir, PSI: Di Jateng Gubernurnya Mengaku Salah

Cuma Kritik Anies tapi Tak Sentil Ganjar soal Banjir, PSI: Di Jateng Gubernurnya Mengaku Salah

Megapolitan
Mobil Tabrak Separator Beton di Pondok Indah, Sopir Mengaku Mengantuk

Mobil Tabrak Separator Beton di Pondok Indah, Sopir Mengaku Mengantuk

Megapolitan
Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Tidak Didukung Fraksi Lain di DPRD DKI

Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Tidak Didukung Fraksi Lain di DPRD DKI

Megapolitan
Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek Malam Nanti dan Dini Hari Besok

Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek Malam Nanti dan Dini Hari Besok

Megapolitan
Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Disambut Gelak Tawa Pimpinan DPRD DKI

Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Disambut Gelak Tawa Pimpinan DPRD DKI

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penembakan di Cengkareng | Friedrich Silaban Belajar Shalat demi Rancang Masjid Istiqlal

[POPULER JABODETABEK] Penembakan di Cengkareng | Friedrich Silaban Belajar Shalat demi Rancang Masjid Istiqlal

Megapolitan
Kafe RM, Lokasi Penembakan yang Tewaskan 3 Orang di Cengkareng, Langgar Prokes dan Akan Ditutup Permanen

Kafe RM, Lokasi Penembakan yang Tewaskan 3 Orang di Cengkareng, Langgar Prokes dan Akan Ditutup Permanen

Megapolitan
Nasib Janji Pembangunan 1,8 Juta Sumur Resapan di Jakarta yang Minim Realisasi...

Nasib Janji Pembangunan 1,8 Juta Sumur Resapan di Jakarta yang Minim Realisasi...

Megapolitan
Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Megapolitan
UPDATE 25 Februari: Ada 40 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya 7.145

UPDATE 25 Februari: Ada 40 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya 7.145

Megapolitan
Musnahkan 3.140 Botol Miras, Wali Kota Tangerang: Peredaran Miras di Kota Tangerang Ilegal

Musnahkan 3.140 Botol Miras, Wali Kota Tangerang: Peredaran Miras di Kota Tangerang Ilegal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X