Kompas.com - 06/08/2018, 15:15 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis saat ditemui di Gedung Promoter, Mapolda Metro Jaya, Senin (6/8/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaKapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis saat ditemui di Gedung Promoter, Mapolda Metro Jaya, Senin (6/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, pihaknya akan menerjunkan polisi wanita untuk melakukan trauma healing atau upaya untuk mengobati trauma pada korban bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Juga kami rencana menurunkan polwan dalam rangka untuk membantu menghilangkan trauma, namanya trauma healing, khususnya balita dan anak-anak. Jadi kami akan bekerja di sana terutama untuk membantu korban yang luka maupun yang meninggal dunia, anak-anak dan wanita yang trauma," ujar Tito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/8/2018).

Ia mengatakan, dalam proses ini, pihaknya bekerja sama dengan TNI.

Baca juga: Menteri Yohana Beri Trauma Healing Pengungsi Gunung Agung

Pesawat Hercules milik TNI akan digunakan untuk mengantarkan personel dan mengirimkan berbagai macam bantuan.

Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan berapa banyak dan kapan polwan-polwan tersebut akan diterjunkan.

"Ini lagi dikoordinasikan oleh As SDM. Dipilih polwan-polwan yang memiliki pengalaman untuk trauma healing. Jumlahnya berapa nanti kami lihat semampunya berapa yang kami kirim. Prinsip kami membantu mendukung, ini kan operasi kemanusiaan," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Psikiater-Psikolog Disiapkan untuk Trauma Healing Keluarga dan Korban Pabrik Mercon

Sebelumnya diberitakan, Polri mengerahkan 460 personel gabungan terkait pemberian bantuan kepada korban gempa di NTB, Senin (6/8/2018).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal menjelaskan personel gabungan tersebut terdiri dari 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Korps Brimob Polri, 2 SSK Polda Jawa Timur, dan lima tim kesehatan.

"Jadi artinya, hari ini akan berangkat 460 personel, 400 tim Polri, 60 tim kesehatan, yang akan menuju Mataram dulu dan langsung berbagi tugas menuju Lombok Utara dan Lombok Timur," ujar Iqbal di Mabes Polri, Jakarta.

Baca juga: Komunitas Dongeng Akan Berikan Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Kebakaran di Koja

Bantuan yang diberikan berupa makanan, peralatan kesehatan, obat-obatan, termasuk satu unit helikopter tambahan.

Seperti diketahui, gempa bermagnitudo 7 mengguncang NTB, Minggu (5/8/2018) pukul 18.46. Gempa bumi tersebut terasa hingga ke Bali dan Nusa Tenggara Timur.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, lokasi paling parah terdampak gempa yaitu Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur, dan Kota Mataram.

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Calo Kremasi, Polisi Periksa Agen Jasa Layanan Terkait Kematian

Kasus Calo Kremasi, Polisi Periksa Agen Jasa Layanan Terkait Kematian

Megapolitan
UPDATE 27 Juli: Ada 3.567 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta,14.583 Pasien Sembuh

UPDATE 27 Juli: Ada 3.567 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta,14.583 Pasien Sembuh

Megapolitan
Kronologi Warga Cengkareng Dianiaya Tetangga hingga Meninggal karena Anjingnya Buang Kotoran Sembarangan

Kronologi Warga Cengkareng Dianiaya Tetangga hingga Meninggal karena Anjingnya Buang Kotoran Sembarangan

Megapolitan
Dinkes DKI Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Aman

Dinkes DKI Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Aman

Megapolitan
Gerakan Teman Bantu Teman, Bagi-bagi Makanan Gratis untuk Pasien Covid-19 Isoman

Gerakan Teman Bantu Teman, Bagi-bagi Makanan Gratis untuk Pasien Covid-19 Isoman

Megapolitan
Anies Bungkam Ketika Ditanya soal Rencana Pemeriksaan oleh KPK

Anies Bungkam Ketika Ditanya soal Rencana Pemeriksaan oleh KPK

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di RSUD Pasar Rebo Menurun 5 Hari Terakhir, IGD Sudah Kosong

Jumlah Pasien Covid-19 di RSUD Pasar Rebo Menurun 5 Hari Terakhir, IGD Sudah Kosong

Megapolitan
Pemprov DKI Latih 895 CPNS Jadi Tracer Digital untuk Lacak Covid-19

Pemprov DKI Latih 895 CPNS Jadi Tracer Digital untuk Lacak Covid-19

Megapolitan
Warga Cengkareng Dianiaya Tetangga hingga Meninggal karena Anjingnya Buang Kotoran Sembarangan

Warga Cengkareng Dianiaya Tetangga hingga Meninggal karena Anjingnya Buang Kotoran Sembarangan

Megapolitan
Insentif Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 di Tangsel Belum 100 Persen Cair

Insentif Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 di Tangsel Belum 100 Persen Cair

Megapolitan
Pemkot Tangsel Didesak Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

Pemkot Tangsel Didesak Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

Megapolitan
Seorang Perempuan Dibunuh di Jagakarsa, Pelaku Diduga Suaminya

Seorang Perempuan Dibunuh di Jagakarsa, Pelaku Diduga Suaminya

Megapolitan
Beroperasi Sejak Juni 2021, Pemalsu Surat Hasil PCR buat Syarat Perjalanan Ditangkap

Beroperasi Sejak Juni 2021, Pemalsu Surat Hasil PCR buat Syarat Perjalanan Ditangkap

Megapolitan
Jusuf Hamka, Pengusaha yang Ingin Jadi Mother Teresa Versi Jakarta

Jusuf Hamka, Pengusaha yang Ingin Jadi Mother Teresa Versi Jakarta

Megapolitan
Herman Hanafi Diangkat Jadi Penjabat Sekda Kabupaten Bekasi

Herman Hanafi Diangkat Jadi Penjabat Sekda Kabupaten Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X