Cerita Pengemudi Go-Jek yang Dituduh Pakai Narkoba dan Dianiaya Polisi Gadungan

Kompas.com - 07/08/2018, 15:54 WIB
Polres Tangerang Selatan mengungkap kasus penganiayaan pengemudi ojek online oleh kelompok polisi gadungan pada Selasa (7/8/2018). RIMA WAHYUNINGRUMPolres Tangerang Selatan mengungkap kasus penganiayaan pengemudi ojek online oleh kelompok polisi gadungan pada Selasa (7/8/2018).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pengemudi ojek online bernama Totok Sunarto (57) dituduh menggunakan narkoba oleh polisi gadungan yang mengaku dari satuan reserse narkoba di wilayah Tangerang.

Polisi gadungan tersebut berinisial DA (24), BD (28), dan AJ (33).

Mereka melakukan aksinya di depan Hotel FM 3, Jalan MH Thamrin, Kota Tangerang pada Kamis (25/7/2018) pukul 02.30 WIB.

"Begitu mereka datang, persis di depan ku. Dari mobil keluar dua orang langsung bawa pistol. Nunjuk-nunjuk ke saya 'Narkoba kamu ya, narkoba'," kata Totok di Mapolres Tangerang Selatan pada Selasa (7/8/2018).

Baca juga: Pengemudi Ojek Online Pukul Pejalan Kaki karena Diingatkan agar Tak Melintas di Trotoar

Saat itu, Totok baru mengantarkan penumpang dari arah Pagedangan. Ia berhenti menunggu pesanan penumpang di depan Hotel FM 3, tempat biasa ia dan teman-teman ojek online mangkal.

Tiba-tiba, sebuah mobil Avanza berwarna hitam mendekatinya dan langsung menariknya ke dalam mobil. Totok kemudian dianiaya para pelaku di dalam mobil.

"Di dalam mobil saya pikir polisi tapi kok saya dianiaya terus-terusan. Saya juga enggak boleh lihat, disuruh nunduk terus. Saya ditimpuk pakai benda keras di belakang (leher), enggak tahu pakai apa," kata dia.

Adapun sepeda motor yang biasa digunakan Totok yang diparkir di depan Hotel FM 3 belum ditemukan sampai sekarang.

Saat penganiayaan, kata Totok, mulut, hidung, dan kepalanya diplester menggunakan lakban.

Selain itu, barang-barng Totok, seperti kartu ATM, perhiasan, dan ponsel dirampas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Hanguskan 3 Toko dan 2 Rumah di Jalan Sultan Agung Bekasi

Kebakaran Hanguskan 3 Toko dan 2 Rumah di Jalan Sultan Agung Bekasi

Megapolitan
Polisi Periksa Korban dan Tersangka pada Kasus Tamu Hotel Bobobox Direkam Saat Mandi

Polisi Periksa Korban dan Tersangka pada Kasus Tamu Hotel Bobobox Direkam Saat Mandi

Megapolitan
Proyektil Peluru Ditemukan di Rumah Warga di Pondok Pucung

Proyektil Peluru Ditemukan di Rumah Warga di Pondok Pucung

Megapolitan
Kuota Pengunjung Terpenuhi, Pintu Utama Ancol Ditutup Sementara

Kuota Pengunjung Terpenuhi, Pintu Utama Ancol Ditutup Sementara

Megapolitan
Cerita Natalia Tetap Bekerja Saat Merayakan Lebaran dan Kenaikan Yesus Kristus

Cerita Natalia Tetap Bekerja Saat Merayakan Lebaran dan Kenaikan Yesus Kristus

Megapolitan
Banyak yang Tak Pakai Masker di TPU Sawangan, Peziarah: Kayak Gak Takut Covid-19

Banyak yang Tak Pakai Masker di TPU Sawangan, Peziarah: Kayak Gak Takut Covid-19

Megapolitan
Petugas Cegat Warga yang Gunakan Ambulans untuk Jalan-jalan

Petugas Cegat Warga yang Gunakan Ambulans untuk Jalan-jalan

Megapolitan
Pengunjung Membeludak, Pintu Timur Ancol Ditutup Sementara

Pengunjung Membeludak, Pintu Timur Ancol Ditutup Sementara

Megapolitan
Pengguna KRL Naik Selama Libur Lebaran, KCI Tambah 6 Jadwal Perjalanan

Pengguna KRL Naik Selama Libur Lebaran, KCI Tambah 6 Jadwal Perjalanan

Megapolitan
SMA Negeri 12 Bekasi Dibobol Maling Saat Malam Takbiran, Laptop dan Ponsel Raib

SMA Negeri 12 Bekasi Dibobol Maling Saat Malam Takbiran, Laptop dan Ponsel Raib

Megapolitan
Kisah Kurir Tama, Harus Antar Paket yang Menumpuk di Hari Lebaran

Kisah Kurir Tama, Harus Antar Paket yang Menumpuk di Hari Lebaran

Megapolitan
TPU Tegal Alur Sempat Dijebol Peziarah, Polisi Datang ke Lokasi Minta Warga untuk Bubar

TPU Tegal Alur Sempat Dijebol Peziarah, Polisi Datang ke Lokasi Minta Warga untuk Bubar

Megapolitan
Pengelola RS Polri Arahkan Layanan ke IGD Selama Libur Lebaran

Pengelola RS Polri Arahkan Layanan ke IGD Selama Libur Lebaran

Megapolitan
Anies Izinkan Warga Ziarah Kubur Mulai Senin

Anies Izinkan Warga Ziarah Kubur Mulai Senin

Megapolitan
Kapolda: Kebijakan Penyekatan Pemudik Efektif Tekan 50 Persen Kendaraan yang Keluar Jakarta

Kapolda: Kebijakan Penyekatan Pemudik Efektif Tekan 50 Persen Kendaraan yang Keluar Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X