Jakpro Bereskan Jalan Rusak di Bawah Jalur LRT Jakarta

Kompas.com - 07/08/2018, 21:43 WIB
Jalan raya Kelapa Nias, Kelapa Gading yang nampak berantakan dan berpasir imbas pembangunan LRT, Minggu (05/08/2018). KOMPAS.com/DEAN PAHREVIJalan raya Kelapa Nias, Kelapa Gading yang nampak berantakan dan berpasir imbas pembangunan LRT, Minggu (05/08/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan yang membentang di bawah proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta mulai diperbaiki PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Direktur Pengembangan Bisnis Jakpro Hendra Lesmana mengatakan, perbaikan mesti dilakukan karena jalan di bawah jalur LRT melewati sejumlah arena pertandingan Asian Games.

"Kalau Thamrin-Sudirman dirapikan sedemikian rupa oleh MRT, begitu juga tanggung jawab kami kan ada venue di situ, pokoknya semua venue yang dilewati harus rapi," kata Hendra, Selasa (7/8/2018).

Sejumlah arena pertandingan Asian Games yang berada di jalur LRT Jakarta yaitu Velodrome di Rawamangun, arena BMX di Pulomas, serta Jakarta International Euqestrian Park juga di Pulomas.

Baca juga: LRT Jakarta Diprediksi Baru Beroperasi Penuh pada Desember

Hendra mengatakan, proyek perbaikan jalan ditargetkan selesai pada Jumat mendatang. Ia menyatakan, proses perbaikan telah dimulai.

"Kita lihatlah teman-teman sekarang semua kan sedang berupaya untuk merapikan seperti yang diminta oleh panitia," kata Hendra.

Pada hari Minggu lalu, jalan di bawah proyek LRT Jakarta tampak bergelombang. Selain bergelombang, pengendara juga mengeluhkan jalan yang penuh debu dan berlubang di sejumlah titik.

Proyek LRT Jakarta membentang sejauh 5,8 kilometer dari Kelapa Gading, Jakarta Utara, hingga Rawamangun, Jakarta Timur. Ruas jalan yang dilalui proyek tersebut adalah Jalan Raya Kelapa Nias, Jalan Boulevard Raya, Jalan Kayu Putih Raya, dan Jalan Balap Sepeda.

Baca juga: Jalan di Bawah Jalur LRT Kelapa Gading-Velodrome Bergelombang dan Dikeluhkan Pengendara



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Megapolitan
Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Megapolitan
Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Megapolitan
Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Megapolitan
Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Megapolitan
Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Megapolitan
Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Megapolitan
Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Megapolitan
Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X