Sandiaga Mundur dari Wagub DKI, OK OCE Kehilangan Maskot - Kompas.com

Sandiaga Mundur dari Wagub DKI, OK OCE Kehilangan Maskot

Kompas.com - 10/08/2018, 15:57 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meresmikan Gerai Tani OK OCE Ragunan di Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman, Jakarta Selatan, Jumat (20/7/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meresmikan Gerai Tani OK OCE Ragunan di Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman, Jakarta Selatan, Jumat (20/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Persatuan Gerakan OK OCE Faransyah Jaya mengaku senang sekaligus sedih Sandiaga Uno mundur sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta dan maju sebagai calon wakil presiden. Pasalnya, Sandiaga merupakan maskot gerakan OK OCE selama ini.

"Di olahraga kan selalu ada maskot. Dia maskotnya OK OCE," kata Faransyah saat dihubungi, Jumat (10/8/2018).

Menurut Faransyah, Sandiaga adalah sosok yang selama ini menggaet warga DKI untuk gabung dengan OK OCE sehingga kini anggotanya sekitar 48.000 orang. Mau tak mau, OK OCE kini mencari maskot baru di DKI.

"Kami udah mengenal Pak Sandi sudah cukup lama, kan semua sudah kenal beliau. Cari maskot baru cukup repot memang," ujar Faransyah.

Soal Sandiaga maju sebagai calon wakil presiden (Cawapres), Faransyah mengaku baru tahu Rabu malam lalu. Setelah siang hari rapat soal OK OCE di Balai Kota DKI, malamnya Faransyah menanyakan kabar Sandiaga akan diusung sebagai cawapres.

Baca juga: Harga Telur di Gerai OK OCE Ragunan Rp 19.500, Pembelian Dibatasi 2 Kg

"Pak Wagub apa iya? Ya dia bilang sih istilahnya 'Saya ngikuti Pak Prabowo'. Jadi bisa dibilang dia diminta, bukan dia yang mau. Nah, mungkin sebagai tim atau bawahan yang baik dia mesti mengiyakan," kata Faransyah.

Faransyah mengaku kaget karena keputusan itu begitu cepat dan tidak diduga. Di grup WhatsApp OK OCE, kata dia, banyak yang sedih dengan perginya Sandiaga dari DKI.

OK OCE merupakan program kewirausahaan yang dikembangkan Sandiaga sejak masa kampanye Pilkada DKI 2017. OK OCE kini diadopsi di 44 kecamatan di DKI Jakarta.


Komentar
Close Ads X