Mardani Ali Sera Diusulkan Jadi Wagub DKI Pengganti Sandiaga

Kompas.com - 10/08/2018, 16:47 WIB
Ketua Tim Pemenangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera, saat acara silaturahim relawan Anies-Sandi di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Ketua Tim Pemenangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera, saat acara silaturahim relawan Anies-Sandi di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah Sandiaga Uno mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI, Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kini harus mengusulkan nama penggantinya.

Salah satu nama yang beredar yakni Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

"Salah satunya Pak Mardani Ali Sera," kata Wakil Sekjen PKS Abdul Hakim ketika dihubungi, Jumat (10/8/2018).

Baca juga: Sandiaga Mundur dari Wagub DKI, OK OCE Kehilangan Maskot

Ketika dikonfirmasi, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengaku dirinya belum tahu soal kemungkinan dirinya dipilih sebagai wakil gubernur pengganti Sandiaga.

"Ya kalau menyebut... Semua juga bisa menyebut (nama), tetapi kan menununggunya nanti," ujar Mardani.

Mardani mengatakan, pengganti wagub diusulkan PKS dan Gerindra.

Baca juga: Soal Wagub Pengganti Sandiaga, Taufik Sebut Gerindra Tak Bernafsu

Nama ini kemudian diajukan ke DPRD DKI untuk disetujui. Mardani menyerahkan usulan nama PKS ke Presiden PKS Sohibul Iman.

"Tanya saja ke Pak Prabowo (Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto) atau Pak Sohibul Iman. Saya juga enggak tahu apa-apa. Aku nih sekarang lagi fokus menangin Sandi dulu," ujar Mardani.

Pada 2016, Mardani Ali Sera merupakan Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Napi Bandar Narkoba Lapas Tangerang Rencanakan Pelarian Sejak 6 Bulan Lalu

Napi Bandar Narkoba Lapas Tangerang Rencanakan Pelarian Sejak 6 Bulan Lalu

Megapolitan
Tak Gunakan Masker Medis dan Kain, Penumpang KRL di Stasiun Bogor Dilarang Masuk

Tak Gunakan Masker Medis dan Kain, Penumpang KRL di Stasiun Bogor Dilarang Masuk

Megapolitan
Pasangan Kekasih Pelaku Mutilasi Sempat Tidur dengan Jasad Korban di Apartemen

Pasangan Kekasih Pelaku Mutilasi Sempat Tidur dengan Jasad Korban di Apartemen

Megapolitan
26 Angkot di Tanah Abang Terjaring Operasi Yustisi

26 Angkot di Tanah Abang Terjaring Operasi Yustisi

Megapolitan
RSD Stadion Patriot Chandrabaga Akhirnya Mulai Terisi Pasien Covid-19

RSD Stadion Patriot Chandrabaga Akhirnya Mulai Terisi Pasien Covid-19

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, KRL Terakhir Berangkat dari Stasiun-stasiun di Ibu Kota pada Pukul 19.00 WIB

Selama PSBB Jakarta, KRL Terakhir Berangkat dari Stasiun-stasiun di Ibu Kota pada Pukul 19.00 WIB

Megapolitan
Belajar dari Youtube, Sepasang Kekasih Mutilasi Jasad Rinaldi Harley Wismanu

Belajar dari Youtube, Sepasang Kekasih Mutilasi Jasad Rinaldi Harley Wismanu

Megapolitan
Kelurahan Cengkareng Timur Catat Kasus Aktif Covid-19 Terbanyak, Kebanyakan dari Klaster Keluarga

Kelurahan Cengkareng Timur Catat Kasus Aktif Covid-19 Terbanyak, Kebanyakan dari Klaster Keluarga

Megapolitan
Hari ini, KCI Resmi Larang Penumpang KRL Pakai Buff dan Masker Scuba

Hari ini, KCI Resmi Larang Penumpang KRL Pakai Buff dan Masker Scuba

Megapolitan
Periksa 10 Saksi, Polisi Kejar Pembacok di Pesanggrahan yang Diduga Geng Moonraker

Periksa 10 Saksi, Polisi Kejar Pembacok di Pesanggrahan yang Diduga Geng Moonraker

Megapolitan
PSBB Tangsel Diperpanjang Lagi, Pengawasan Protokol Kesehatan Akan Diperketat

PSBB Tangsel Diperpanjang Lagi, Pengawasan Protokol Kesehatan Akan Diperketat

Megapolitan
Hilang di Kali Ciliwung, Remaja Ditemukan Tewas 200 Meter dari Lokasi Tenggelam

Hilang di Kali Ciliwung, Remaja Ditemukan Tewas 200 Meter dari Lokasi Tenggelam

Megapolitan
Sepekan Pengetatan PSBB di Jakarta, Jumlah Penumpang KRL Turun 21 Persen

Sepekan Pengetatan PSBB di Jakarta, Jumlah Penumpang KRL Turun 21 Persen

Megapolitan
Pekan Kedua Pengetatan PSBB, Situasi Stasiun KRL Disebut Kondusif Pagi Ini

Pekan Kedua Pengetatan PSBB, Situasi Stasiun KRL Disebut Kondusif Pagi Ini

Megapolitan
Kebakaran di Kemensos Hanguskan Studio di Lantai 1

Kebakaran di Kemensos Hanguskan Studio di Lantai 1

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X