Kompas.com - 11/08/2018, 15:08 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Festival Muara Baru, Sabtu (11/9/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Festival Muara Baru, Sabtu (11/9/2018).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyinggung peran Presiden Joko Widodo di balik kerja yang dia lakukan selama ini.

Hal itu dia sampaikan di depan warga ketika membuka Festival Muara Baru yang digelar Perum Perikanan Indonesia, Sabtu (11/8/2018).

"Bagaimanapun juga, saya bisa menyelesaikan persoalan pencurian ikan karena Pak Jokowi berani. Berani untuk mendukung dan berani untuk memerintahkan sikat habis pencurian ikan," ujar Susi di Jalan Muara Baru Ujung, Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Empat Tahun Jadi Menteri, Susi Tenggelamkan 363 Kapal Asing

Susi mengatakan, apa yang dia lakukan tidak lepas dari dukungan Jokowi. Aksi-aksi penenggelaman kapal tidak akan terlaksana tanpa didukung Presiden.

"Kalau Pak Jokowi tidak membantu dengan dukungan penuh, ya tidak bisa juga. Saya kan cuma pembantu," ujar Susi.

Dalam acara Festival Muara Baru ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga hadir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Menteri Susi Ingin Muara Baru Jadi Seperti Tsukiji Fish Market Jepang

Susi menyampaikan itu ketika membahas Pemilihan Presiden 2019 yang akan berlangsung.

Susi meminta warga Muara Baru untuk tidak saling membenci dan mencaci meski berbeda pilihan nanti.

Hal-hal yang baik dari pemerintahan saat ini juga harus diapresiasi.

"Jadi di sini Pak Anies kita juga harus mengakui kehebatan Beliau dalam misinya dan tidak ragu-ragu untuk memerintahkan menterinya untuk 'nenggelemin' kapal. Kita harus mengakui apa yang baik, apa yang prestasi, apa yang ingin kita perbaiki bersama," kata Susi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Megapolitan
Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Megapolitan
Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Megapolitan
59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Megapolitan
Anak Diduga Korban Kekerasan Ibu Kandung di Duri Kepa Dapat Pendampingan Psikologis

Anak Diduga Korban Kekerasan Ibu Kandung di Duri Kepa Dapat Pendampingan Psikologis

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Megapolitan
Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Megapolitan
Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Megapolitan
Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Megapolitan
Toko PS Store di Condet Terbakar

Toko PS Store di Condet Terbakar

Megapolitan
Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Megapolitan
Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Megapolitan
Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.