Kompas.com - 11/08/2018, 16:07 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memberi sambutan pada Festival Muara Baru 2018 di Dermaga Barat PPS Nizam Zachman, Jakarta, Sabtu (11/8/2018). Festival tersebut merupakan peringatan 34 tahun Perlabuhan Perikanan Samudra Nizam Zachman yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. MAULANA MAHARDHIKAMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memberi sambutan pada Festival Muara Baru 2018 di Dermaga Barat PPS Nizam Zachman, Jakarta, Sabtu (11/8/2018). Festival tersebut merupakan peringatan 34 tahun Perlabuhan Perikanan Samudra Nizam Zachman yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ikut membahas hiruk pikuk Pemilihan Presiden 2019 yang kini sedang hangat.

Dia meminta warga Muara Baru, Jakarta, tetap rukun di tengah suasana seperti ini.

"Saya tidak mau dengar di Muara Baru ada yang berkelahi hanya gara-gara Pilpres, tidak boleh. Ke laut saja kalian cari ikan yang banyak, bawa pulang ikan, bawa pulang uang untuk keluarga, bangun ekonomi, setuju ya," ujar Susi di Jalan Muara Baru Ujung, Jumat (11/8/2018).

"Pokoknya kalau ada di sini yang berkelahi gara-gara Pilpres, ibu tenggelamkan," tambah Susi.

Baca juga: Menteri Susi: Saya Bisa Selesaikan Pencurian Ikan karena Pak Jokowi Berani

Susi menyampaikannya di tengah-tengah acara Festival Muara Baru yang digelar Perum Perikanan Indonesia. Ucapan Susi disambut tepuk tangan dan tawa warga.

Dia kemudian bercerita, secara pribadi dia senang kini sudah ada nama calon presiden dan wakil presiden.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Susi senang karena sekarang tidak ada lagi yang menanyakan dirinya soal potensi menjadi cawapres Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Di Depan Para Nelayan, Jokowi Puji Menteri Susi soal Penenggelaman Kapal

Menteri Susi kerap ditanya soal cawapres setelah disebut-sebut masuk bursa pendamping Jokowi.

Jokowi sudah mendaftarkan diri sebagai capres didampingi Ma'ruf Amin sebagai cawapres.

"Saya pribadi senang sekali tidak ada lagi yang tanya-tanya, cawapres-cawapres apa itu, dari mana ceritanya, kalau sudah begini tidak ada yang tanya lagi," kata Susi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Bogor PPKM Level 2, Ini Sektor yang Dapat Kelonggaran

Kota Bogor PPKM Level 2, Ini Sektor yang Dapat Kelonggaran

Megapolitan
6.796 Nakes di Tangsel Belum Dapat Jatah Vaksin Booster

6.796 Nakes di Tangsel Belum Dapat Jatah Vaksin Booster

Megapolitan
Pengakuan Debt Collector Pinjol Edit Foto Nasabah Jadi Pornografi Saat Tagih Utang

Pengakuan Debt Collector Pinjol Edit Foto Nasabah Jadi Pornografi Saat Tagih Utang

Megapolitan
Alasan Polisi Jerat 6 Pegawai Pinjol Ilegal di Cengkareng Pakai UU ITE dan Pornografi

Alasan Polisi Jerat 6 Pegawai Pinjol Ilegal di Cengkareng Pakai UU ITE dan Pornografi

Megapolitan
20 Kios Pasar Kayu Jati Rawamangun Terbakar

20 Kios Pasar Kayu Jati Rawamangun Terbakar

Megapolitan
Anies Sebut Tengah Cari Skema Dana Sarana dan Prasarana LRT Fase 2A

Anies Sebut Tengah Cari Skema Dana Sarana dan Prasarana LRT Fase 2A

Megapolitan
UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Megapolitan
Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Megapolitan
PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

Megapolitan
UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Megapolitan
Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Megapolitan
Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Megapolitan
Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.