Hasto: Tim Pemenangan Pasangan Jokowi-Ma'ruf Akan Segera Difinalisasi

Kompas.com - 12/08/2018, 08:56 WIB
Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto (baju putih, kedua dari kiri) di RSPAD Gatot Subroto, Minggu (12/8/2018) KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELASekjen PDI-P Hasto Kristiyanto (baju putih, kedua dari kiri) di RSPAD Gatot Subroto, Minggu (12/8/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto mengatakan, sembilan partai politik yang merupakan anggota koalisi pendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pemilu Presiden (Pilres) 2019 akan segera melakukan tahap akhir penyusunan tim kemenangan.

Tahap penyusunan akan dilakukan setelah pasangan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin melakukan tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Minggu (12/8/2018).

"Setelah ini akan rapat koordinasi dengan para sekjen untuk melakukan finalisasi tahapan penting pemilu ini," kata Hasto di RSPAD Gatot Soebroto, Minggu.

Baca juga: Tes Kesehatan, Jokowi Mengaku Tak Punya Persiapan Khusus

Ia menyatakan, penyusunan tim kemenangan akan dilakukan bersama Joko Widodo a tau Jokowi.

"Nanti finalisasi termasuk dengan Bapak Jokowi," tambah Hasto.

Ia menjelaskan, tim kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin akan melibatkan partai koalisi, relawan, dan tokoh masyarakat.

"Karena tim kemenangan Jokowi melibatkan partisipasi masyarakat yang cukup besar, maka ini merupakan perpaduan dari tim partai politik yang mendukung beliau, tim relawan, dan tokoh masyarakat yang semua bersatu padu untuk kemenangan ini," ujar Hasto.

Bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin tiba di RSPAD Gatot Soebroto, Minggu pagi ini, untuk melakukan tes kesehatan. Joko Widodo didampingi putra bungsunya, Kaesang Pangarep. Sedangkan, Ma'ruf didampingi salah satu putrinya, Siti Haniatunnisa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kala Pemprov DKI Sebut Okupansi RS Covid-19 di DKI Menipis karena Warga Non-Jakarta

Kala Pemprov DKI Sebut Okupansi RS Covid-19 di DKI Menipis karena Warga Non-Jakarta

Megapolitan
Pengacara Tak Punya Surat Kuasa, Raffi Ahmad Dinilai Tak Serius Jalani Sidang

Pengacara Tak Punya Surat Kuasa, Raffi Ahmad Dinilai Tak Serius Jalani Sidang

Megapolitan
Sidang Perdana Raffi Ahmad Ditunda karena Pengacara Tak Punya Surat Kuasa

Sidang Perdana Raffi Ahmad Ditunda karena Pengacara Tak Punya Surat Kuasa

Megapolitan
Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Megapolitan
Epidemiolog Sebut Penggunaan GeNose untuk Tes Covid-19 Terburu-buru dan Tabrak Prosedur

Epidemiolog Sebut Penggunaan GeNose untuk Tes Covid-19 Terburu-buru dan Tabrak Prosedur

Megapolitan
Korsleting, Mobil Toyota Corolla DX Terbakar di Depan Rumah Cilandak

Korsleting, Mobil Toyota Corolla DX Terbakar di Depan Rumah Cilandak

Megapolitan
Saat Anies Diminta Mundur oleh Kader Partai Pengusungnya

Saat Anies Diminta Mundur oleh Kader Partai Pengusungnya

Megapolitan
27 RS Menunggu Stok Plasma Kovalesen di PMI Kabupaten Bekasi

27 RS Menunggu Stok Plasma Kovalesen di PMI Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Jadi Syarat Naik Kereta, Apa Beda GeNose, Rapid Test, dan Swab?

Jadi Syarat Naik Kereta, Apa Beda GeNose, Rapid Test, dan Swab?

Megapolitan
Cerita Dokter di RS Wisma Atlet, Jungkir Balik karena Klaster Liburan...

Cerita Dokter di RS Wisma Atlet, Jungkir Balik karena Klaster Liburan...

Megapolitan
3 Fakta Kasus Prostitusi Anak, Muncikari Jual 4 Korban hingga Kronologi Penangkapan

3 Fakta Kasus Prostitusi Anak, Muncikari Jual 4 Korban hingga Kronologi Penangkapan

Megapolitan
Saat Ini Ada 4.826 Pasien Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Saat Ini Ada 4.826 Pasien Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Megapolitan
4 Fakta Seputar Penangkapan Komplotan Perampok Minimarket di Ciputat

4 Fakta Seputar Penangkapan Komplotan Perampok Minimarket di Ciputat

Megapolitan
Dalam 2 Pekan, 8.000 Tenaga Kesehatan di Jakpus Disuntik Vaksin

Dalam 2 Pekan, 8.000 Tenaga Kesehatan di Jakpus Disuntik Vaksin

Megapolitan
Tersangka Terakhir yang Membegal Perwira Marinir di Medan Merdeka Selatan Ditangkap

Tersangka Terakhir yang Membegal Perwira Marinir di Medan Merdeka Selatan Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X