Sandiaga: Warga Jakarta Lebih Tahu Pengganti Saya - Kompas.com

Sandiaga: Warga Jakarta Lebih Tahu Pengganti Saya

Kompas.com - 12/08/2018, 19:39 WIB
Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menghadari pembukaan Festival Jakarta Great Sale, Minggu (12/8/2018) soreKOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menghadari pembukaan Festival Jakarta Great Sale, Minggu (12/8/2018) sore

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno enggan memberi pendapat soal Wakil Gubernur DKI Jakarta penggantinya.

Sandiaga menilai, warga Ibu Kota lebih tahu siapa sosok yang bakal menggantikannya itu.

"Yang cocok menemani Pak Anies? Warga Jakarta lebih tahu," kata Sandiaga, ditemui di Mal One Belpark, Jakarta Selatan, Minggu (12/8/2018).

Sandiaga menyatakan, wewenang memilih penggantinya ada di partai politik pengusungnya sesuai aturan.

Baca juga: Harapan Warga tentang Sosok Pengganti Sandiaga

Ia enggan cawe-cawe mencari penggantinya, sehingga memilih mengikuti mekanisme yang ada.

Sandiaga bahkan tak punya kriteria khusus terkait sosok penggantinya. Ia meminta warga Jakarta untuk bersuara meminta Wagub DKI yang diinginkan.

"Saya sudah tidak punya wewenang lagi untuk menentukan kriteria. Kalian lah yang menentukan, rakyat Jakarta lah yang bersuara maunya seperti apa," ujar Sandi.

Mengenai tata cara penggantiannya, tercantum dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah Pasal 26 Ayat 1.

Pasal itu berbunyi, "Dalam hal terjadi kekosongan jabatan wakil kepala daerah yang berasal dari partai politik atau gabungan partai politik karena meninggal dunia, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan kewajibannya selama 6 (enam) bulan secara terus menerus dalam masa jabatannya dan masa jabatannya masih tersisa 18 (delapan belas) bulan atau lebih, kepala daerah mengajukan 2 (dua) orang calon wakil kepala daerah berdasarkan usul partai politik atau gabungan partai politik yang pasangan calonnya terpilih dalam pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk dipilih oleh Rapat Paripurna DPRD".

Baca juga: M Taufik Siap Diusulkan Jadi Wagub Pengganti Sandiaga, tetapi Tak Mau Buru-buru

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono menyatakan, partai pengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat Pilkada DKI, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berhak mengusulkan dua nama calon pengganti.

Setelah itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengirim dua nama tersebut ke DPRD DKI Jakarta. DPRD DKI akan memilih salah satu dari calon itu.

PKS dan Gerindra belum membahas soal pengganti Sandiaga. Namun, mereka membenarkan dua kandidat yang diusulkan yakni Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dan Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik.


Terkini Lainnya


Close Ads X