Kompas.com - 13/08/2018, 13:40 WIB
Promo Merdeka PT KAI Instagram PT KAIPromo Merdeka PT KAI

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke 73- Republik Indonesia, PT KAI Daop I menjual tiket promo untuk 12 kereta api (KA) komersial jarak jauh dan menengah yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen, Jakarta.

Senior Manager Humas Daop I Jakarta Edy Kuswoyo mengatakan, tarif bertemakan "Promo Kemerdekaan" itu diberikan kepada kereta api dengan tujuan Cirebon, Tegal, Cilacap, Kutuarjo, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya dengan tarif Rp 73.000. Promo itu berlaku pada keberangkatan tanggal 13,14,15,27,28,29, dan 30 Agustus.

"Tarif yang diberikan Dp 73.000 untuk satu tempat duduk di setiap KA. Namun, kapasitas terbatas," ujar Edy dalam keterangan resmi, Senin (13/8/2018).

Baca juga: Sambut HUT RI, PT KAI Sediakan 11.956 Kursi dengan Tarif Diskon

Edy mengatakan, penjualan dan pemesanan tiket dengan tarif promo itu dimulai pada 12 Agustus melalui aplikasi KAI Access. Kuota tarif promo pada tiap-tiap KA terbatas.

Tarif promo itu tidak berlaku parsial dan tidak dapat digabung dengan reduksi atau diskon lainnya. Tarif promo tersebut dapat dibatalkan dan diubah jadwalnya.

"Dengan adanya tarif promo ini semoga para pengguna jasa kereta api dapat ikut merasakan euforia peringata kemerdekaan RI," ujar Edy.

Daftar kereta api yang mendapatkan tiket promo adalah Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi (pulang pergi) kelas eksekutif dengan jumlah tempat duduk 17 kursi, Purwojaya relasi Gambir-Cilapacap kelas eksekutif 17 kursi, Cirebon Ekspres relasi Gbir-Cirebon kelas eksekutif fan ekonomi 17 kursi, Argo Jati relasi Gambir-Cirebon kelas eksekutif 17 kursi.

Tarif promo itu juga berlaku untuk kerata api Tegal Bahari relasi Gambir-Tegal kelas eksekutif dan ekonomi 17 kursi, Argo Sindoro relasi Gambir-Semarang Tawang kelas eksekutif 17 kursi, Argo Lawu relasi Gambir- Solo Balapan kelas eksekutif 17 kursi, Singasari relasi Pasar Senen Blitar kelas ekonomi 17 kursi, Gumarang relasi Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi kelas eksekutif dan bisnis 17 kursi, Tawang Jaya relasi Pasar Senen-Semarang Pancol kelas ekonomi 18 kursi, Fajar Utama Yogya relasi Pasar Senen-Yogyakarta kelas bisnis 17 kursi, dan Sawanggalih relasi Pasar Seben-Kutoarjo kelas eksekutif, bisnis dan ekonomi 17 kursi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berbeda dengan Kabid Humas, Dirreskrimsus Polda Metro Sebut Pinjol Ilegal di PIK Tak Intimidasi Nasabah

Berbeda dengan Kabid Humas, Dirreskrimsus Polda Metro Sebut Pinjol Ilegal di PIK Tak Intimidasi Nasabah

Megapolitan
3 Siswa dan 1 Guru Positif Covid-19, SDN Pademangan Timur 05 Pagi Akan Tutup Sementara

3 Siswa dan 1 Guru Positif Covid-19, SDN Pademangan Timur 05 Pagi Akan Tutup Sementara

Megapolitan
Jakpro dan IMI Terbang ke Diriyah untuk Pelajari Penyelenggaraan Formula E

Jakpro dan IMI Terbang ke Diriyah untuk Pelajari Penyelenggaraan Formula E

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Menanjak, Pemprov DKI Diminta Jangan Anggap Remeh Tetap Gelar PTM

Kasus Covid-19 Terus Menanjak, Pemprov DKI Diminta Jangan Anggap Remeh Tetap Gelar PTM

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangerang Meningkat, Pemkot Akan Tambah Rumah Isolasi Terkonsentrasi

Kasus Covid-19 di Tangerang Meningkat, Pemkot Akan Tambah Rumah Isolasi Terkonsentrasi

Megapolitan
Pelaksanaan PTM 100 Persen Dinilai Timbulkan Kecemasan Guru dan Orangtua

Pelaksanaan PTM 100 Persen Dinilai Timbulkan Kecemasan Guru dan Orangtua

Megapolitan
Pembobol Toko Kelontong di Bekasi Gasak Sekarung Rokok dan Uang Rp 20 Juta

Pembobol Toko Kelontong di Bekasi Gasak Sekarung Rokok dan Uang Rp 20 Juta

Megapolitan
Perhimpunan Guru Desak Gubernur DKI Kembalikan PTM Terbatas 50 Persen

Perhimpunan Guru Desak Gubernur DKI Kembalikan PTM Terbatas 50 Persen

Megapolitan
Ada Dugaan Pemerasan oleh Pegawai Bea Cukai Bandara Soetta, Kejati Banten Sita Rp 1,16 Miliar

Ada Dugaan Pemerasan oleh Pegawai Bea Cukai Bandara Soetta, Kejati Banten Sita Rp 1,16 Miliar

Megapolitan
Cegah Keributan Terulang, Lapangan Ingub Muara Angke Akan Dilengkapi Penghalang

Cegah Keributan Terulang, Lapangan Ingub Muara Angke Akan Dilengkapi Penghalang

Megapolitan
Truk Kontainer Mogok, Macet Panjang Terjadi di Jalan Kapuk Kamal Raya Cengkareng

Truk Kontainer Mogok, Macet Panjang Terjadi di Jalan Kapuk Kamal Raya Cengkareng

Megapolitan
Ralat Pernyataan Kabid Humas, Dirreskrimsus Polda Metro Sebut Tak Ada Pegawai Anak-anak di Kantor Pinjol Ilegal PIK

Ralat Pernyataan Kabid Humas, Dirreskrimsus Polda Metro Sebut Tak Ada Pegawai Anak-anak di Kantor Pinjol Ilegal PIK

Megapolitan
Maling Motor di Cakung Babak Belur Dihajar dan Ditelanjangi Warga

Maling Motor di Cakung Babak Belur Dihajar dan Ditelanjangi Warga

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tetapkan Manajer Kantor Pinjol Ilegal yang Digerebek di PIK sebagai Tersangka

Polda Metro Jaya Tetapkan Manajer Kantor Pinjol Ilegal yang Digerebek di PIK sebagai Tersangka

Megapolitan
Tenteng Senjata Tajam di Permukiman, Pelajar yang Hendak Tawuran di Tambora Dibubarkan

Tenteng Senjata Tajam di Permukiman, Pelajar yang Hendak Tawuran di Tambora Dibubarkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.